MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Jumat, 24 Mei 2019 14:26
Dua Hal Jadi Penekanan Gubernur

Masing-Masing OPD Diminta Lakukan Persiapan

PERSIAPAN LEBARAN: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie memimpin rakor persiapan menjelang Hari Raya Idulftri 1440 H, Rabu (22/5).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Arus mudik dan balik Lebaran, serta lonjakan permintaan barang kebutuhan masyarakat, dua hal yang paling menjadi perhatian saat Hari Raya Idulfitri 1440 Hijriah/2019 Masehi nanti.

 

Atas hal itu, Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie meminta kepada seluruh instansi terkait di Kaltara, utamanya organisasi perangka daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi ntuk bersiap sesuai bidangnya masing-masing.

 

Hal tersebut disampaikan Irianto saat memimpin rapat koordinasi persiapan menjelang  Hari Raya Idulfitri 1440 H di Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (22/05). Turut hadir dalam rapat koordinasi itu, Kapolda Kaltara Brigjen Indrajit, Wakil Gubernur H Udin Hianggio, Danlantamal XI/Tarakan, Danlanud Tarakan, perwakilan dari Kodam VI/Mulawarman, Bupati Bulungan Sudjati, Wakil Wali Kota Tarakan Effendhy Djuprianto, perwakilan Pemkab Nunukan, Malinau, dan Tana Tidung, juga Kapolres Bulungan, dan pejabat terkait lainnya.

 

Terkait dengan kebutuhan bahan pokok, Gubernur menekankan pentingnya menjaga pasokan barang kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran, termasuk stabilitas harga yang harus diantisipasi sejak awal. "Terutama kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga. Seperti bawang putih yang sempat mahal dan langka. Disperindagkop, baik provinsi dan kabupaten/kota harus mengecek ke lapangan. Apakah sudah tersedia cukup atau masih kurang. Rantai distribusinya juga harus kita cek," kata Irianto.

 

Kebutuhan pokok lain seperti daging ayam dan telur juga perlu dipastikan persediannya. Gubernur meminta seluruh instansi mengerahkan upayanya untuk memastikan stabilitas dan ketersediaan barang kebutuhan aman hingga Lebaran.

“Selain Disperindagkop, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan junga harus memastikan kesiapan stok. Kemudian dalam hal distribusi, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lain-lainnya perlu memastikan kelancaran angkutannya,” pintanya.

 

Kemudian soal arus mudik dan arus balik Lebaran, Irianto mempercayakan Polda Kaltara, Dinas Perhubungan, serta polres dan Dinas Perhubungan kabupaten/kota untuk melakukan langkah-langkah antisipatif.

 

"Saya sudah dapat laporannya bahwa uji KIR dan ramp check sudah dilaksanakan sejak Selasa (21/5), secara bertahap di kabupaten/kota baik untuk kendaraan angkutan umum di darat maupun speedboat atau transportasi air lainnya," kata Gubernur.

 

Irianto juga meminta seluruh personel yang akan terlibat dalam pengamanan arus mudik intensif melakukan pengawasan di dermaga-dermaga, pelabuhan, dan terminal. Baik itu dari kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan instansi lainnya.

 

“Semua instansi yang terkait harus memastikan kesiapannya,” imbaunya.

 

Gubernur juga menginginkan masyarakat yang sedang mudik Lebaran, maupun aktivitas lainnya dipastikan lancar. Jangan sampai ada kendala. Irianto pun menekankan standar keselamatan dan keamanan transportasi harus ditaati juga oleh penumpang.

 

"Masyarakat juga harus taati aturannya. Ini demi keselamatan. Kalau ada yang tidak mau ikuti aturan, petugas harus menegur, menjelaskan. Jika masih tetap tidak bisa memahami, diturunkan saja, dari pada mengancam keselamatan," ujarnya.

 

Ditambahkan, petugas dari Dinas Kesehatan juga harus siap berjaga di tempat-tempat publik maupun pos-pos terpadu yang nantinya dibentuk. Ini penting, karena petugas perlu disiapkan untuk melayani masyarakat yang mudik maupun aparat dan personel lain yang bertugas nanti.

 

Masih berkaitan dengan kesiapan menghadapi arus mudik dan balik lebaran, terkhusus yang melalui jalur darat, Gubernur meminta kepada instansi terkait, untuk memperhatikan jalur-jalur yang rawan mengalami kerusakan. “Dinas PUPR perlu mengoordinasikan dengan Balai Pelaksana Jalan, perbaiki jalan-jalan yang kondisinya rusak, dan membahayakan. Kemudian dari Dishub memasang tanda peringatan,” ujarnya. (humas) 


BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 13:37

Minta Persoalan Lahan KBM Segera Tuntas

TANJUNG SELOR – Anggota Komisi III DPRD Kaltara, Norhayati Andris…

Selasa, 25 Juni 2019 13:34

OPD Diminta Usulkan Sarana Pendukung KBM

SEJUMLAH organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Kaltara diminta segera mengusulkan…

Selasa, 25 Juni 2019 13:33

Pemprov Seleksi 15 Calon Kepsek

TANJUNG SELOR – Dalam rangka mengisi formasi jabatan kepala sekolah…

Selasa, 25 Juni 2019 13:32

Pengobatan Gratis Digelar di Sekitar Lokasi Kebakaran

TANJUNG SELOR – Guna mengurangi beban para korban bencana kebakaran…

Selasa, 25 Juni 2019 13:31

KIPI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kaltara

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie…

Senin, 24 Juni 2019 17:09

Target Masuk 10 Besar di STGH

TARAKAN – Sekretaris Provinsi Kaltara H Suriansyah membuka pemusatan latihan…

Senin, 24 Juni 2019 17:08

Pembangunan RSUD Tipe B Segera Dimulai

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara optimistis pembangunan rumah sakit…

Senin, 24 Juni 2019 17:07

TMMD Digelar di Sebatik Utara

TANJUNG SELOR – Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan menjadi target…

Senin, 24 Juni 2019 17:05

Evaluasi Capaian Realisasi Dana Dekon dan TP

TANJUNG SELOR – Untuk mengetahui dan menganalisis ketercapaian pelaksanaan kegiatan…

Jumat, 21 Juni 2019 17:01

Warga Bunyu dan Nunukan Juara Lomba TTG

TANJUNG SELOR – Lomba teknologi tepat guna (TTG) yang digelar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*