MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 27 Mei 2019 14:27
Penetapan Tersangka Sesuai Prosedur

Polda Siap Hadapi Praperadilan MN

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dugaan penyebaran hoaks tentara asal Tiongkok masuk wilayah Kaltara, dengan tersangka MN, anggota DPRD Bulungan, bakal melalui sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Tanjung Selor.

Seperti diketahui, tersangka MN yang didampingi penasihat hukumnya, Syahrudin, mengajukan praperadilan pada sidang di Pengadilan Negeri Tanjung Selor, Kamis (23/5) lalu. Karena penetapan tersangka MN dinilai terkesan terburu-buru dan dipaksakan.

Namun menurut Kapolda Kaltara Brigjen Indrajit melalui Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Kombel Helmi Kwarta Kusuma Putra, langkah yang dilakukan pihaknya menetapkan MN sebagai tersangka telah sesuai prosedur.

"Silakan diuji melalui praperadilan. Penyidik menetapkan seseorang jadi tersangka itu jika sudah memenuhi ketentuan," ujar Helmi, kemarin (26/5).

Penetapan tersangka, lanjut Helmi, dengan dasar Pasal 184 KUHP. Apabila alat bukti paling sedikit dua sudah terpenuhi, maka penyidik dapat menetapkan status tersangka. Apalagi, kata dia, ada saksi yang menguatkan dan ahli yang dimintai keterangan.

"Keterangan ahli dijadikan bukti tambahan dan petunjuk sesuai fakta bahwa tersangka melawan hukum," tegasnya.

Namun demikian, dia menyatakan jika tersangka tidak menerima dapat menempuh jalur praperadilan untuk menguji. Pihaknya mempersilakan MN untuk menempuhnya.

Helmi menegaskan pihaknya tidak gentar menghadapi praperadilan yang diajukan tersangka MN di Pengadilan Negeri Tanjung Selor. Karena menurutnya, gugatan praperadilan tersebut menjadi hak bagi MN.

Terkait anggapan pihak MN bahwa penetapan tersangka terkesan buru-buru dan menggunakan pasal abu-abu. Helmi menegaskan bahwa dalam tindakan dan penetapan tersangka tidak ada pasal abu-abu. Apalagi, kata dia, kasus yang dihadapi tersangka MN merupakan penyebaran hoaks. Dan, dia menegaskan bahwa pihaknya telah meminta keterangan saksi, memiliki alat bukti dan pemeriksaan ahli.

"Kiami tetapkan tersangka MN sesuai dasar hukum. Kami juga siap menghadapi praperadilan yang diajukannya," ujarnya.

Diwartakan sebelumnya, MN yang didampingi penasihat hukumnya mengajukan gugatan praperadilan terhadap Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltara.

"Upaya (praperadilan, Red) ini kami tempuh, karena penetapan tersangka terkesan terburu-buru dan dipaksakan," ujar Syahrudin, penasihat hukum MN.

Syahrudin juga menilai penerapan pasal terhadap kliennya kurang tepat, kurang cermat dan terkesan ragu-ragu. Apalagi, kata dia, pasal yang diberikan merupakan pasal kumulatif. Artinya, banyak pasal yang diragukan.

Selain itu, dia juga beranggapan bahwa penyitaan barang milik kliennya berupa handphone tidak melalui prosedur. Karena penyitaan tanpa persetujuan dari Pengadilan Negeri Tanjung Selor.

"Penyitaan itu tidak ada izin dari pengadilan setempat, karena perkara bukan perkara mendesak," tegasnya.

Dia juga menegaskan bahwa kasus yang menimpa kliennya bukanlah penyebaran berita bohong. Seharusnya, lanjut Syahrudin, kepolisian lebih cermat dalam memaknai kata yang tertulis dalam postingan di akun kliennya.

"Yang kami tanyakan kenapa penyebar pertama tidak ditetapkan tersangka," ujarnya. (uno/fen)


BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 14:42

Terdakwa Dugaan Tipikor Dituntut 8 Tahun

TANJUNG SELOR – Terdakwa kasus dugaan korupsi yang merupakan mantan…

Jumat, 19 Juli 2019 14:41

Mayat Membusuk di Pondok

TANJUNG SELOR – Mayat seorang pria yang belum diketahui identitasnya…

Jumat, 19 Juli 2019 14:41

Enam Sumur Baru Pernah Produksi 3.600 Barel/Hari

Berpuluh-puluh tahun, eksploitasi minyak bumi dan gas (migas) di Kalimantan…

Jumat, 19 Juli 2019 14:36

Kaltara Jadi Target Pengawasan

TARAKAN – Badan Obat dan Makanan (BPOM) akan memaksimalkan tugas…

Jumat, 19 Juli 2019 14:35

Bawaslu Perkirakan di Bawah Rp 20 M

TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kaltara segera mengusulkan…

Kamis, 18 Juli 2019 14:40

Irianto Beri Sinyal Ganti Pengurus

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengaku sudah meminta…

Kamis, 18 Juli 2019 14:37

Pelabuhan Bunyu Terbentur Status Lahan

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pelabuhan di Pulau Bunyu, Bulungan,…

Kamis, 18 Juli 2019 14:36

Lantung Tehambur..!! Pertamina Bantah karena Eksploitasi

TARAKAN – Genangan minyak mentah atau lantung yang naik ke…

Kamis, 18 Juli 2019 14:35

Hanya ‘Bermodal’ Rp 2.000

TANJUNG SELOR - Kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur…

Rabu, 17 Juli 2019 14:11

Kemenag Pastikan Tak Ada Warga Luar

TANJUNG SELOR – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kaltara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*