MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 15 Juni 2019 14:52
Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Tipikor
Sekkab Tana Tidung Bakal Dihadirkan
DUGAAN TIPIKOR: Terdakwa Mardiansyah ketika akan diberangkatkan ke Samarinda, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR – Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) yang merupakan mantan pejabat di Dinas Perhubungan Kabupaten Tana tidung (KTT), Mardiansyah akan kembali menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Samarinda, Kaltim, Rabu (19/6).

Persidangan yang ke-6 kalinya ini, kata Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Bulungan, Andi Aulia Rahman, juga akan menghadirkan sejumlah pejabat Pemkab Tana Tidung. Di antaranya, Sekkab Tana Tidung Yusuf Badrun, Kadis PU Tana Tidung Said Agil, Kepala BKPSDM Tana Tidung Iwanto dan Holden Purba yang merupakan mantan Kepala UPP Tanjung Selor.

“Jadi, saksi semuanya sebanyak 23 orang. Yang sudah dimintai keterangan 12 orang. Semua saksi akan dihadirkan untuk memperkuat dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa,” ujar Andi Aulia, Jumat (14/6).

Selain itu, dia juga menyebut akan menghadirkan ahli di persidangan. Yakni, ahli hukum pidana dari Universitas Borneo Tarakan dan Universitas Mulawarman Samarinda.

Menurutnya, menghadirkan Sekkab Tana Tidung sebagai saksi di persidangan dirasa perlu. Sebab, Sekkab Tana Tidung merupakan pembina utama dan sebagai perwakilan dari Pemkab Tana Tidung.

Karena Mardiansyah, kata Andi Aulia, saat itu menggunakan kuasa yang tidak pernah diperintahkan langsung dari Pemkab Tana Tidung untuk menjadi perwakilan meminta uang ganti rugi terhadap kapal yang menabrak pelabuhan di Kecamatan Sesayap.

Terdakwa, lanjut Andi Aulia, mengaku sebagai pihak yang memiliki kewenangan managih uang ganti rugi. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan, Sekkab Tana Tidung sama sekali tidak memberikan perintah atau tugas untuk menagih uang ganti rugi.

Seperti pernah diwartakan media ini, Mardiansyah pada 2015 menjabat kepala Bidang Perhubungan Dishub KTT. Saat itu, ada pembangunan pelabuhan di KTT yang didanai APBN. Pada proses pembangunannya, terjadi insiden setelah kapal ponton milik salah satu perusahaan menabrak pelabuhan yang dalam proses pembangunan. Kapal ponton tersebut ditahan oleh aparat kepolisian yang bertugas di KTT. Namun, terdakwa yang ke lokasi kejadian mengaku sebagai pihak yang berwenang meminta ganti rugi. Dan, terjadi proses negosiasi ganti rugi.

Selanjutnya, uang ganti rugi yang diberikan perusahaan tidak digunakan untuk perbaikan kerusakan proyek pelabuhan. Tapi, dipergunakan untuk kepentingan pribadi.

Atas dugaan tersebut, Mardiansyah dijerat beberapa pasal. Yakni, Pasal 12 huruf e UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) kesatu KUHP. Pasal 12 huruf b UU Nomor 20/2001 jo Pasal 55 ayat (1) kesatu KUHP. Pasal 5 ayat (2) UU 20/2001 jo Pasal 55 ayat (1) kesatu KUHP. Dan, Pasal 11 UU 20/2001 jo Pasal 55 ayat (1) kesatu KUHP. (*/fai/fen)


BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 14:41

Mayat Membusuk di Pondok

TANJUNG SELOR – Mayat seorang pria yang belum diketahui identitasnya…

Jumat, 19 Juli 2019 14:41

Enam Sumur Baru Pernah Produksi 3.600 Barel/Hari

Berpuluh-puluh tahun, eksploitasi minyak bumi dan gas (migas) di Kalimantan…

Jumat, 19 Juli 2019 14:36

Kaltara Jadi Target Pengawasan

TARAKAN – Badan Obat dan Makanan (BPOM) akan memaksimalkan tugas…

Jumat, 19 Juli 2019 14:35

Bawaslu Perkirakan di Bawah Rp 20 M

TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kaltara segera mengusulkan…

Kamis, 18 Juli 2019 14:40

Irianto Beri Sinyal Ganti Pengurus

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengaku sudah meminta…

Kamis, 18 Juli 2019 14:37

Pelabuhan Bunyu Terbentur Status Lahan

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pelabuhan di Pulau Bunyu, Bulungan,…

Kamis, 18 Juli 2019 14:36

Lantung Tehambur..!! Pertamina Bantah karena Eksploitasi

TARAKAN – Genangan minyak mentah atau lantung yang naik ke…

Kamis, 18 Juli 2019 14:35

Hanya ‘Bermodal’ Rp 2.000

TANJUNG SELOR - Kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur…

Rabu, 17 Juli 2019 14:11

Kemenag Pastikan Tak Ada Warga Luar

TANJUNG SELOR – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kaltara…

Rabu, 17 Juli 2019 14:10

PKL Diultimatum

TANJUNG SELOR – Setelah menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*