MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Kamis, 20 Juni 2019 14:39
Butuh Tambahan 4.138 Pegawai
KEBUTUHAN PEGAWAI: Pendaftar CPNS ketika akan mengikuti tes menggunakan sistem CAT di Lab Pemprov Kaltara, tahun lalu. Pemprov Kaltara masih butuh tambahan 4.138 pegawai.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR - Berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, jumlah aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Kaltara saat ini sebanyak 3.483 orang.

Dari jumlah itu, golongan I sebanyak 18 pegawai, golongan II 546 pegawai, golongan III 2.408 pegawai dan golongan IV 511 pegawai. Namun, jumlah ASN tersebut belum ideal untuk provinsi termuda ini. 

Idealnya sebanyak 7.621 pegawai. Karena itu, Pemprov Kaltara masih membutuhkan 4.138 pegawai. "Saat ini yang belum terpenuhi masih 50 persen dari jumlah ideal ASN," ujar Plt Kepala BKD Kaltara Burhanuddin, Rabu (19/6). 

Menurutnya, jumlah ideal 7.621 ASN itu sudah termasuk guru. Usulan untuk formasi CPNS sudah masuk ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebanyak 2.200 orang. Jumlah ini sudah termasuk untuk CPNS dan PPPK. 

Proyeksi lima tahun ke depan, maka kebutuhan ASN Pemprov Kaltara sudah ideal. "Kita sebatas mengusulkan, tetapi ditentukan sepenuhnya dari BKN dan Kementerian PANRB," ujarnya. 

"Proses peng-input-an masih kita lakukan. Semoga dalam minggu-minggu ini bisa selesai," sambung Burhanuddin. 

Apabila input data rampung, maka bisa diketahui formasi yang dibutuhkan. Namun, formasi tenaga kesehatan dan pendidik tetap menjadi prioritas. Untuk format PPPK di BKN tidak tersedia, diutamakan CPNS. Bahkan, ujar Burhanuddin, kebutuhan CPNS terbagi dua. Pertama, untuk memenuhi pelayanan dasar satuan daerah terpencil, terdepan dan tertinggal.

Kedua, satuan unit kerja. Pengadaan kebutuhan CPNS juga dengan melihat penerimaan tahun lalu, yang tidak dapat alokasi tambahan baru. Menurut dia, pengadaan kebutuhan CPNS pun harus memperhatikan usulan berdasarkan peta jabatan dan dasar pembuatan usulan. 

"Termasuk memperhatikan PNS batas usia pensiun, rasio jumlah penduduk, luas wilayah dan ketersediaan angaran gaji," ujarnya. (uno/fen) 


BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 14:40

PP 34 Menuai Reaksi Warga Perbatasan

TANJUNG SELOR – Perdagangan di perbatasan negara, menurut Kepala Badan…

Jumat, 19 Juli 2019 14:38

Jangan Tergiur Kuota Negara Lain

TANJUNG SELOR – Menunaikan ibadah haji dengan menggunakan kuota negara…

Kamis, 18 Juli 2019 14:41

Perdagangan Lintas Batas Jadi Tantangan BPOM

TANJUNG SELOR – Demi meningkatkan pengawasan obat-obatan dan makanan ilegal…

Rabu, 17 Juli 2019 14:05

NAH..!! Polisi Temukan Kejanggalan dalam Penyaluran Bansos

DIREKTORAT Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Utara menemukan kejanggalan…

Selasa, 16 Juli 2019 13:35

DPKP Numpang Lab Kementerian

TANJUNG SELOR – Meskipun Kaltara dapat mengeluarkan sertifikat prima untuk…

Selasa, 16 Juli 2019 13:32

Abieng Lihan Padan untuk Kapolri

TANJUNG SELOR – Rencana kedatangan Kapolri Jenderal Tito Karnavian ke…

Selasa, 16 Juli 2019 13:29

Dalami Laporan Penipuan

PENYUPLAI bahan bakar minyak (BBM) di beberapa perusahaan berinisial HE,…

Selasa, 16 Juli 2019 13:27

Dua SMP Baru Kekurangan Guru

TARAKAN – Tahun ajaran baru SD dan SMP di Tarakan…

Senin, 15 Juli 2019 16:01

5.000 Warga Lanjutkan Pendidikan di PKBM

TANJUNG SELOR – Jumlah pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) di…

Sabtu, 13 Juli 2019 14:15

Usulan Anggaran Pilgub Rp 142 Miliar..!! Ini Kata Pemprov Kaltara

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kaltara telah mengajukan anggaran pemilihan gubernur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*