MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 08 Juli 2019 14:18
Bawaslu KTT Temukan Kejanggalan, Laporan Dugaan Ijazah Palsu
Ilustrasi

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR – Adanya laporan dugaan penggunaan ijazah palsu oleh salah seorang calon legislatif, tidak hanya diterima Bawaslu Bulungan. Laporan serupa juga diterima Bawaslu Kabupaten Tana Tidung (KTT).

Namun, Ketua Bawaslu KTT Chaeril yang dikonfirmasi Harian Rakyat Kaltara melalui sambungan telepon, (7/7), menyatakan bahwa persyaratan laporan yang diterima pihaknya tidak lengkap, setelah dilakukan kajian awal. 

Laporan yang dibuat, menurutnya, harus memenuhi syarat formil dan materiil. Laporan yang disampaikan pun, kata dia, telah melebihi tenggat waktu yang ditentukan. Pelapor mengetahui dugaan pelanggaran pada 8 Mei lalu, namun baru dilaporkan pada 21 Mei. Dengan demikian, dianggap pihaknya tak memenuhi syarat.

"Syarat formil meliputi identitas pelapor yang berhak melaporkan. Waktu pelaporan tidak melebihi ketentuan paling lama tujuh hari terhitung sejak diketahui terjadinya dugaan pelanggaran pemilu," jelasnya.

Meski laporan yang diterima tidak memenuhi syarat formil dan meteriil, hasil investigasi yang dilakukan pihaknya, dengan mengklarifikan ke Dinas Pendidikan Tarakan, ditemukan beberapa kejanggalan terhadap ijazah paket C milik salah seorang calon legislatif tersebut.

Sementara itu, dugaan serupa kepada salah seorang caleg DPRD Bulungan, juga telah diklarifikasi Bawaslu Bulungan kepada saksi dari pelapor. Dan, Ketua Bawaslu Bulungan Ahmad menyatakan pihaknya pun akan meminta klarifikasi dari Disdik Tarakan. Termasuk ke pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) penyelenggara pendidikan paket C. 

"Paket C yang diikuti itu berada di Tarakan,” ujar Ahmad, belum lama ini.

Apabila dari hasil klarifikasi terindikasi adanya penggunaan ijazah palsu, kata dia, pihaknya akan memanggil sentra penegakan hukum terpadu. Menurut Ahmad, waktu yang diberikan untuk menindaklanjuti laporan itu selama 14 hari kerja. Jika terbukti, maka kasusnya bisa naik status. Disebutkan, laporan masuk dan diregistrasi Bawaslu Bulungan pada 24 Juni lalu. (uno/fen)


BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 14:42

Terdakwa Dugaan Tipikor Dituntut 8 Tahun

TANJUNG SELOR – Terdakwa kasus dugaan korupsi yang merupakan mantan…

Jumat, 19 Juli 2019 14:41

Mayat Membusuk di Pondok

TANJUNG SELOR – Mayat seorang pria yang belum diketahui identitasnya…

Jumat, 19 Juli 2019 14:41

Enam Sumur Baru Pernah Produksi 3.600 Barel/Hari

Berpuluh-puluh tahun, eksploitasi minyak bumi dan gas (migas) di Kalimantan…

Jumat, 19 Juli 2019 14:36

Kaltara Jadi Target Pengawasan

TARAKAN – Badan Obat dan Makanan (BPOM) akan memaksimalkan tugas…

Jumat, 19 Juli 2019 14:35

Bawaslu Perkirakan di Bawah Rp 20 M

TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kaltara segera mengusulkan…

Kamis, 18 Juli 2019 14:40

Irianto Beri Sinyal Ganti Pengurus

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengaku sudah meminta…

Kamis, 18 Juli 2019 14:37

Pelabuhan Bunyu Terbentur Status Lahan

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pelabuhan di Pulau Bunyu, Bulungan,…

Kamis, 18 Juli 2019 14:36

Lantung Tehambur..!! Pertamina Bantah karena Eksploitasi

TARAKAN – Genangan minyak mentah atau lantung yang naik ke…

Kamis, 18 Juli 2019 14:35

Hanya ‘Bermodal’ Rp 2.000

TANJUNG SELOR - Kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur…

Rabu, 17 Juli 2019 14:11

Kemenag Pastikan Tak Ada Warga Luar

TANJUNG SELOR – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kaltara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*