MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Rabu, 10 Juli 2019 14:23
RIPPDA Kaltara Tinggal Proses Pengesahan

Pertumbuhan Pariwisata Kaltara Lampaui Target 1 Persen

PENGEMBANGAN PARIWISATA: Kepala Dispar Kaltara Achmad Haerani beserta bendahara HPI Kaltara Sandra Dewi Suherman menjadi narasumber ResKal, Selasa (9/7).

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR – Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) Kaltara yang disusun Dinas Pariwisata (Dispar), kini tengah berproses di lembaga legislatif. 

 

Bila tak ada penyesuaian atau perubahan, maka tak lama lagi dokumen yang berisi seluruh potensi pariwisata andalan di Kaltara itu akan dapat disahkan. Tentunya, setelah melalui proses evaluasi di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

 

Itu disampaikan Kepala Dispar Kaltara Achmad Haerani saat menjadi narasumber Respons Kaltara (ResKal), Selasa (9/7) siang. Dituturkan Haerani, RIPPDA ini setidaknya berisi 1 atau 2 potensi pariwisata unggulan setiap kabupaten dan kota di Kaltara. 

 

“Jadi, RIPPDA disusun sejak 2017, lalu diusulkan ke DPRD Kaltara untuk dibahas lebih lanjut pada 2018, dan hingga kini masih berproses. Sebelum disusun, kami telah meminta kepada setiap kabupaten dan kota untuk mengusulkan 1 atau 2 potensi pariwisata yang menjadi andalan untuk dikembangkan,” kata Haerani. 

 

Dengan adanya RIPPDA, diharapkan progres pengembangan pariwisata di Kaltara dapat lebih tertata, terstruktur dan terpadu. Sekaitan dengan RIPPDA itu sendiri, setiap tahun Dispar Kaltara menargetkan peningkatan pertumbuhan kepariwisataan di Kaltara mencapai 1 persen. 

 

Haerani optimistis pertumbuhan pariwisata akan jauh lebih baik dari sebelumnya, saat RIPPDA sudah disahkan menjadi peraturan daerah (Perda). “Memang kami memasang target minimal pertumbuhan pariwisata itu mencapai 1 persen dari tahun sebelumnya. Namun, sejalan dengan perkembangan sektor pendukung lainnya, maka pertumbuhan pariwisata di Kaltara jauh melampaui target tersebut,” papar Haerani.

 

Salah satu sektor pendukung pertumbuhan kepariwisataan di Kaltara adalah keberadaan sumber daya manusia (SDM) yang bertindak sebagai fasilitator dan promosi wisata di Kaltara. Yakni, pramuwisata. 

 

Sementara itu, Bendahara Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kaltara Sandra Dewi Suherman mengatakan, sebagai faktor pendukung pertumbuhan kepariwisataan daerah, sedianya keberadaan pramuwisata dapat lebih diperhatikan oleh pemerintah. 

 

“Bukannya pemerintah tak memperhatikan. Hanya saja, masih terkesan fragmentatif. Akibatnya, ada keluhan dari pelaku pramuwisata lainnya, utamanya soal sertifikasi pramuwisata,” ucap Sandra.

 

HPI sebagai organisasi yang menaungi para pramuwisata di Kaltara, lanjutnya, tetap optimistis mampu membantu peningkatan pertumbuhan wisata. “Hal lainnya yang juga kami gencar promosikan adalah menggaet minat generasi saat ini untuk bergabung menjadi pramuwisata. Karena sampai saat ini, pramuwisata paling banyak berada di Tarakan dan Bulungan,” ungkapnya. 

 

Dia menyebutkan, HPI Kaltara sampai saat ini sudah memiliki sekitar 30-an anggota. Dan, mereka kebanyakan telah tersertifikasi. (humas)


BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 14:44

Pemprov-KPPPA Gelar Pelatihan PUG dan PUHA

TANJUNG SELOR – Pengetahuan masyarakat, khususnya sumber daya manusia (SDM)…

Jumat, 19 Juli 2019 14:43

Kapolri Akui Ada Peranan Gubernur

TANJUNG SELOR – Kapolri Jenderal Tito Karnavian tak memungkiri terbentuknya…

Jumat, 19 Juli 2019 14:43

Pembangunan Guest House Ditarget Agustus

TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara akan membangun guest house…

Kamis, 18 Juli 2019 14:52

Kelas RSUD Tarakan Turun, Pemprov Siapkan Surat Tanggapan

TANJUNG SELOR – Berasarkan hasil review atau peninjauan ulang terhadap…

Kamis, 18 Juli 2019 14:49

56 Peserta Ikuti Tes Kesehatan

TANJUNG SELOR – Setelah menjalani seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan…

Kamis, 18 Juli 2019 14:48

Gubernur Tegaskan Komitmen dan Aksi Nyata Berantas KKN

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…

Kamis, 18 Juli 2019 14:46

Disperindagkop Kendalikan Harga Beras

TANJUNG SELOR – Komoditas beras menjadi penyumbang garis kemiskinan terbesar…

Kamis, 18 Juli 2019 14:42

Pembentukan Balai BPOM Kaltara Jadi Prioritas

TANJUNG SELOR – Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)…

Rabu, 17 Juli 2019 14:15

Pemprov Kirim 16 Orang ke BLK Samarinda

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi…

Rabu, 17 Juli 2019 14:15

Bursa Kerja Kembali Digelar

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*