MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 11 Juli 2019 15:20
Realisasi Dana Desa Capai 60 Persen

Gubernur Minta Aparat Desa Punya Kreativitas

PEMBANGUNAN DESA: Gubernur Kaltara Dr H Irianto saat melakukan kunjungan ke salah satu desa, belum lama ini.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Hingga memasuki Juli, realisasi penyaluran dana desa di Kalimantan Utara (Kaltara) sudah mencapai 60 persen dari pagu anggaran sebesar Rp 463,2 miliar pada 2019 ini. Pencairan tahap I dengan nilai Rp 92,6 miliar atau 20 persen, dan dilanjutkan tahap kedua sebesar Rp 185,3 miliar. Sisanya atau 40 persennya lagi akan disalurkan pada pencairah tahap III.

 

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan, sesuai laporan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kaltara, hingga Juli melalui dua tahapan penyaluran, dana desa untuk 447 desa di Kaltara sudah tersalurkan sebesar Rp 277,9 miliar atau 60 persen dari alokasi Rp 463,2 miliar.

 

“Pencairan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Yaitu pencairan tahap I sebesar 20 persen dan tahap II 40 persen. Penyaluran langsung ke rekening kas umum daerah (RKUD) yang ada di setiap pemerintah kabupaten,” ungkap Irianto, kemarin.

 

Sesuai ketentuan, lanjut Gubernur, yang telah ditetapkan pemerintah melaui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, dana desa yang telah disalurkan dari RKUN (rekening kas umum negara) ke RKUD tidak boleh mengendap dalam tempo yang ditentukan. Jika hal tersebut terjadi, maka pemerintah daerah berhak diberikan sanksi.

 

Gubernur mengatakan, pemberian dana desa dilakukan pemerntah dalam upaya memperkuat masyarakat desa sebagai subjek dari pembangunan di desa. Setiap tahun alokasi dana desa mengalami peningkatan. Tak terkecuali di Kaltara. Dimana pada 2019 ini mengalami kenaikan sekitar 20 persen dari tahun sebelumnya.

 

Disebutkan, 2018 pemerintah menganggarkan dana desa di Kaltara sebesar Rp 387,5 miliar. Meningkat menjadi Rp 436 miliar pada tahun ini. “Kita bersyukur setiap tahunnya dana desa mengalami kenaikan. Hal ini tentu berdampak bagi perkembangan desa. Atas nama masyarakat Kalimantan Utara, kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat. Utamanya kepada Presiden. Harus kita akui selama berpuluh tahun Indonesia sudah merdeka, baru di era Presiden Jokowi alokasi dana ke desa-desa begitu besar. Setiap desa bisa mengelola anggaran hingga Rp 1 miliar, bahkan ada yang lebih,” ungkapnya.

 

Dari itu, lanjutnya, bagi masyarakat desa, utamanya para aparat desa wajib mensyukuri dan harus diikuti dengan tindakan nyata. Yaitu dengan bekerja lebih baik.

 

Dengan alokasi dana yang begitu besar ke desa ini, Gubernur juga mengingatkan kepada para kepala desa maupun aparat desa agar dalam pengelolaannya lebih hati-hati. “Lakukan secara benar dan tepat sasaran,” pesannya.

 

Lanjut Gubernur, penggunaan dana desa mendapat pengawasan ketat oleh para aparat penegak hukum. “Kades dan aparat desa perlu banyak belajar. Pahami aturan-aturan tentang pemerintahan desa. Termasuk aturan bagaimana pengelolaan dana desa yang benar. Agar jangan sampai salah dalam melangkah. Apalagi sampai ke kesalahan yang berujung ke masalah hukum,” ujarnya.

 

Selain itu, Gubernur juga mengharapkan aparat desa dan kepala desa harus banyak berinovasi, berkreasi untuk memajukan desanya. Dengan dana desa yang besar, jika dibarengi dengan kreasi yang positif, diyakini desa-desa di Kaltara akan menjadi cepat maju.

 

Dari pemantauan Gubernur setelah keliling ke banyak desa di Kaltara. Diketahui masih banyak rumah warga yang tidak layak huni. Untuk itu, kepada para kades diminta untuk memperhatikan. “Dana desa jangan hanya untuk membangun infrastruktur, tapi juga bisa untuk membantu masyarakat. Salah satunya dapat membantu rehab rumah masyarakat,” ujarnya. (humas) 


BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 14:45

Pemprov Kenalkan Bahaya Rabies ke Pelajar

TANJUNG SELOR – Pengenalan dan pencegahan bahaya rabies, menjadi sasaran…

Jumat, 19 Juli 2019 14:44

Pemprov-KPPPA Gelar Pelatihan PUG dan PUHA

TANJUNG SELOR – Pengetahuan masyarakat, khususnya sumber daya manusia (SDM)…

Jumat, 19 Juli 2019 14:43

Kapolri Akui Ada Peranan Gubernur

TANJUNG SELOR – Kapolri Jenderal Tito Karnavian tak memungkiri terbentuknya…

Jumat, 19 Juli 2019 14:43

Pembangunan Guest House Ditarget Agustus

TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara akan membangun guest house…

Kamis, 18 Juli 2019 14:52

Kelas RSUD Tarakan Turun, Pemprov Siapkan Surat Tanggapan

TANJUNG SELOR – Berasarkan hasil review atau peninjauan ulang terhadap…

Kamis, 18 Juli 2019 14:49

56 Peserta Ikuti Tes Kesehatan

TANJUNG SELOR – Setelah menjalani seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan…

Kamis, 18 Juli 2019 14:48

Gubernur Tegaskan Komitmen dan Aksi Nyata Berantas KKN

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…

Kamis, 18 Juli 2019 14:46

Disperindagkop Kendalikan Harga Beras

TANJUNG SELOR – Komoditas beras menjadi penyumbang garis kemiskinan terbesar…

Kamis, 18 Juli 2019 14:42

Pembentukan Balai BPOM Kaltara Jadi Prioritas

TANJUNG SELOR – Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)…

Rabu, 17 Juli 2019 14:15

Pemprov Kirim 16 Orang ke BLK Samarinda

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*