MANAGED BY:
MINGGU
21 APRIL
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 23 Agustus 2017 00:30
Lahir dari Keluarga Miskin, Sekarang Jadi Motivator Mendunia

Onggy Hianata, Tokoh Inspirasi di Balik Film Terbang Menembus Langit

TOKOH INSPIRASI: Onggy Hianata di sela-sela menyaksikan syuting film Terbang Menembus Langit, kemarin (22/8).

PROKAL.CO, Film “Terbang Menembus Langit” yang mengambil lokasi syuting di Tarakan, diangkat dari kisah nyata warga Tarakan, Onggy Hianata. Siapa sebenarnya Onggy sehingga kisahnya diangkat menjadi film layar lebar?

 

MUHAMMAD RAJAB, Tarakan

 

SEPINTAS, tak ada yang menduga bahwa pria yang mengenakan baju kaos warna putih dipadu warna hitam di bagian lengan dan biru di bagian dada, merupakan sosok di balik film Terbang.

Warga yang menyaksikan syuting, hanya fokus pada sederet artis-artis papan atas Indonesia seperti Baim Wong, Dion Wiyoko, Marcel Darwin, Delon, Aline Adita, Chew Kin Wah, Melisa Karim dan Erick Estrada.

Penampilan Onggy memang tidak terlihat istimewa. Dia seperti warga biasa yang ikut menyaksikan syuting film yang rencananya tayang 2018. Tapi, dia terlihat lebih serius menyaksikan setiap adegan yang dilakoni artis-artis ibu kota itu. Karena adegan yang dilakoni merupakan kisah hidupnya puluhan tahun lalu saat masih tinggal di Tarakan.

Ia tidak sendiri, melainkan ditemani dengan sejumlah saudara maupun sepupunya yang tinggal di Tarakan. Ya, meski sudah menetap di Jakarta, sebagai putra daerah yang lahir dan sempat mengenyam pendidikan di Bumi Paguntaka hingga bangku SMA, Onggy masih memiliki keluarga besar di Tarakan.

Memiliki dara keturunan Tionghoa, tidak menjamin hidup Onggy dan keluarga di masa lalu sejahtera. Onggy kecil sebenarnya berasal dari keluarga tidak mampu yang tinggal di daerah Kampung Bugis, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat.

Ayahnya, almarhum Ong Choi Moi hanya sebagai karyawan yang memiliki gaji kecil dan tidak cukup untuk membiayai sembilan anaknya. Termasuk untuk membiayai sekolah Onggy yang merupakan anak ke delapan.   

“Saya lahir dari keluarga miskin,” ungkap pria kelahiran Tarakan, 6 Maret 1962 ini ketika ditemui Bulungan Post sebelum meninggalkan lokasi syuting.

Untuk bisa mencukupi kebutuhan hidup, Onggy dan saudaranya sudah diajarkan sejak kecil untuk bekerja keras. Mulai dari masuk keluar hutan guna mencari kayu bakar, angkat air, berkebun, memelihara ternak hingga berjualan di pasar sudah pernah dilakoni Onggy.

Bahkan, Onggy mengaku pasar yang ada di Tarakan tempo dulu penjualnya lebih banyak warga keturunan Tionghoa. Ini menandakan perbedaan ras tidak menjamin kehidupan yang sejahtera, tanpa kerja keras.

Pendidikan dasarnya dihabiskan di SD Kampung Bugis dan lulus pada 1976. Lulus dari SD, Onggy melanjutkan pendidikan ke SMP Tunas Kasih dan lulus pada 1980. Di yayasan yang sama, Onggy melanjutkan pendidikan ke SMA Tunas Kasih dan lulus pada 1983.

Onggy memang memiliki tekad yang kuat di antara saudara-saudaranya untuk menjadi orang sukses. Ia pun sadar untuk meraih impiannya perlu tantangan yang lebih besar. Karena itu, lulus dari SMA ia memilih hijrah ke Surabaya untuk melanjutkan kuliah.

Hidup sendiri di Surabaya membuat Onggy harus bekerja keras untuk bisa membiayai kuliahnya. Ditambah lagi kehidupan keluarganya di Tarakan memang terbilang tidak mampu.

Dengan pertimbangan itu, ia pun memilih kuliah sambil bekerja. Dengan kegigihannya, kurang lebih 6 tahun, Onggy berhasil menyelesaikan pendidikan S-1 di Universitas Satya Widya Surabaya pada 1989.

Namun, kehidupannya setelah lulus kuliah tidak langsung sukses seperti sekarang. Onggy mengaku masih sempat jatuh bangun dalam meraih kesuksesannya.  “Saya pernah jual jagung bakar di pinggir jalan. Berbagai pekerjaan saya lakoni yang penting halal,” tuturnya.    

Onggy juga sempat jatuh bangun dalam menjalankan bisnisnya. Bahkan, ia mengaku beberapa kali tertipu. Namun, ia tetap menanamkan kejujuran dalam menjalankan bisnisnya. Itu yang membuat Onggy bisa bangkit dari keterpurukkan.

Kini, Onggy menjadi pemilik dari Velue Your Life sebagai motivator yang bergerak dalam pembentukan karakter building dan sudah mendunia. Pesertanya berasal dari 80 negara.

Perjalanan hidup Onggy inilah yang menginspirasi sutradara film “Terbang Menembus Langit” untuk mengangkatnya ke layar lebar, karena sarat dengan pesan-pesan moral bagi masyarakat.

“Film ini kalau orang miskin, orang yang sedang berjuang, harus nonton. Dari situ paradigmanya harus berubah. Lahir miskin itu tidak salah, tinggal di mana enggak masalah, yang penting pikirannnya harus maju. Saya terus mencari dan mencari untuk kemajuan ke depan. Makanya judul ini namanya Terbang Menembus Langit”. Artinya, meraih impian yang setinggi mungkin,” bebernya.

Onggy mengaku tidak banyak terlibat dalam pembuatan film ini. Ia hanya menjadi tokoh inspirasi di balik film tersebut. Sementara untuk pembuatan dan biaya sepenuhnya menjadi tanggungan produser dan rumah produksi. (*/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 14:18

Tingkatkan Iman melalui Pelayanan kepada Tuhan

Ratusan jemaat Katolik di Gereja Katedral Santa Maria Assumpta, Tanjung…

Sabtu, 20 April 2019 11:51

Suara Merosot, Target Kursi Lepas

TARAKAN – Untuk pertama kalinya, Indonesia menyelenggarakan pemilihan serentak, mulai…

Jumat, 19 April 2019 14:39

Hari Ini, Rekapitulasi Suara Tingkat PPK

TANJUNG SELOR – Beberapa daerah di Indonesia, akan melaksanakan pemungutan…

Jumat, 19 April 2019 14:13

Bisa Menyasar ke Oknum Caleg

TANJUNG SELOR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltara, masih mendalami…

Jumat, 19 April 2019 14:09

Perkiraan Banjir Sering Meleset, Tapi Tetap Waspada

TANJUNG SELOR – Beredarnya informasi mengenai ketinggian air Sungai Bahau…

Kamis, 18 April 2019 16:24

Surat Suara Kurang, Proses Penghitungan Tidak Transparan

TANJUNG SELOR – Pesta demokrasi yang dibayangkan akan berjalan lancar,…

Kamis, 18 April 2019 16:19

Tak Gunakan Kotak Suara, Warga Binaan Juga Punya Harapan

Walau berada di balik jeruji besi, warga binaan yang ada…

Kamis, 18 April 2019 16:16

Transaksi C6 di TPS, 3 Orang Diamankan

TANJUNG SELOR – Dugaan praktik jual-beli formulir C6, ditemukan di…

Kamis, 18 April 2019 16:12

Bakar Surat Suara Rusak

Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bulungan,…

Rabu, 17 April 2019 14:07

Temukan Kecurangan, Laporkan!

TARAKAN – Sesuai jadwal yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*