MANAGED BY:
MINGGU
18 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Selasa, 17 April 2018 11:34
ALHAMDULILLAH..!! Kemenhub Bakal Gelontorkan Rp 50,5 M untuk Bandara Ini

Pembebasan Lahan Butuh Proses

Pembebasan lahan milik warga yang terdampak pengembangan Bandara Tanjung Harapan sedang diupayakan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Taupan Madjid menyatakan pembebasan lahan milik warga yang terdampak pengembangan Bandara Tanjung Harapan sedang diupayakan.

Namun, kata dia, tidak bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Karena ada proses yang harus dilakukan. Apalagi, lanjutnya, anggaran di Pemkab Bulungan tidak tersedia.

“Kami mencoba memfasilitasinya sehingga pihak Kementerian Perhubungan bersedia menganggarkan pembebasan lahan Bandara Tanjung Harapan tahun 2019 sebesar Rp 50,5 miliar,” ujar Taupan kepada Bulungan Post, Senin (16/4).

Meski Kemenhub bersedia memberi anggaran, Taupan menyebut kementerian yang dipimpin Budi Karya Sumadi itu memberikan catatan. Yakni, Pemkab Bulungan dan Pemprov Kaltara yang menyelesaikan biaya perencanaan, tim pembebasan lahan dan lainnya.

Selain itu, Pemkab Bulungan dan Pemprov Kaltara juga diminta bersurat ke Menteri Perhubungan bahwa sanggup menyelesaikan ganti rugi lahan. Tahun ini pun, lanjutnya, pihaknya bersama Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Permukiman (DPUPR-Perkim) juga sudah menganggarkan biaya pembebasan lahan bandara.

“Jadi, kami tetap berusaha menyelesaikan hak-hak masyarakat. Hanya saja, prosedur atau mekanisme pembebasan lahan di pemerintahan cukup panjang,” terangnya.

Sebelumnya, perwakilan para pemilik tanah, I Made Wahyu Rahasia mengatakan, lahan masyarakat yang ada di dalam area bandara dan belum diganti rugi seluas lebih kurang 13 hektare.

Para pemilik tanah, kata dia, sejak 2013 lalu hingga kini hanya dijanjikan akan diberi ganti rugi oleh pemerintah. Namun, belum juga ada realisasi yang diterima berupa uang ganti rugi.

“Sudah ada 4-5 kali pertemuan, mereka janji terus, janji terus, sampai 2018 ini belum terealisasi. Padahal, proyek (pembangunan bandara, Red)-nya jalan terus. Tanah yang ada di dalam bandara itu milik sekitar 35 orang, tapi dari dulu pemerintah hanya janji terus,” ungkap pria yang akrab disapa Bandung ini, Jumat (13/4) lalu. (rus/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 17 Agustus 2019 17:41

Kaltara Masuk Zona Merah

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara yang memiliki garis perbatasan cukup…

Sabtu, 17 Agustus 2019 17:30

Status Tanah Kuning dan Mangkupadi Bakal Berubah

TANJUNG SELOR – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional…

Jumat, 16 Agustus 2019 16:03

12 Tahun Penjara untuk Pelaku Karhutla

TANJUNG SELOR - Polda Kaltara mengeluarkan maklumat yang menekankan kepada…

Jumat, 16 Agustus 2019 15:32

Nama KH Tetap Diusulkan

SEBANYAK 35 anggota DPRD Kaltara terpilih telah diserahkan Pemprov Kaltara…

Kamis, 15 Agustus 2019 19:10

Kuasa Hukum Mantan Wawali Tarakan Akan Ajukan Gugatan Jika Klien Tidak Dilantik

TARAKAN – Kuasa hukum KH, Syafruddin tetap mendesak agar kliennya…

Rabu, 14 Agustus 2019 14:20

Diminta Promosikan Potensi Daerah

TARAKAN – Kalimantan Utara kembali terlibat di kegiatan Siswa Mengenal…

Rabu, 14 Agustus 2019 14:16

Jumlah Motor Sampah Belum Ideal

TARAKAN – Pengelolaan sampah rumah tangga, terutama dalam hal pengangkutan…

Rabu, 14 Agustus 2019 14:16

Masuk Tengkayu I Dibatasi

TANJUNG SELOR – Penumpang maupun pengantar yang membawa kendaraan tidak…

Selasa, 13 Agustus 2019 14:16

27 ASN Absen Apel Pagi

SEBANYAK 27 ASN di lingkup Pemprov Kaltara tidak hadir pada…

Senin, 12 Agustus 2019 15:21

Bupati ‘Ancam’ Cabut Izin Lokasi

TANJUNG SELOR – Bulungan merupakan salah satu daerah di Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*