MANAGED BY:
SENIN
27 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 26 Juni 2018 14:27
Penumpang Berangkat 27 Ribu Orang
MELONJAK: Kepala Bandara Juwata Tarakan Asri Santosa memantau arus mudik di terminal bandara, beberapa waktu lalu.

TARAKAN – Penumpang berangkat melalui Bandara Juwata Tarakan pada arus mudik Lebaran Idulfitri tahun ini mencapai 27 ribu orang. Jumlah ini diperkirakan lebih banyak 5-7 persen dari arus mudik tahun lalu.

Jumlah terbanyak penumpang berangkat pada H+4 Lebaran. Data yang diperoleh Asri Santosa, Kepala Bandara Juwata Tarakan Asri Santosa, penumpang berangkat mencapai 2.100. Sedangkan yang datang mencapai 1.900 orang. Sejauh ini, pihaknya mencatat penumpang arus balik sekira 22 ribu orang.

Diperkirakannya lonjakan jumlah penumpang itu karena adanya pemberian tunjangan hari raya (THR) kepada PNS maupun pensiunan. Dengan demikian, banyak yang berlebaran di daerah asal.

 

 

Di sisi lain, Asri mengatakan bahwa setiap harinya hanya ada 17 pesawat yang beroperasi selama arus mudik dan balik. Sedangkan tahun lalu 18 armada. Penurunan jumlah armada tidak lepas dari tutupnya sejumlah maskapai di Indonesia. Seperti Kaltsar yang sudah tidak melayani masyarakat Kaltara.

Selain penurunan jumlah armada, juga banyak terjadi delay jadwal penerbangan. Menurut Asri, itu dikarenakan pengaturan tambahan penerbangan yang dilakukan masing-masing maskapai di Jakarta sehingga memengaruhi jadwal penerbangan di daerah.

Menurut Asri, lamanya waktu delay bervariasi. Namun, waktu delay maksimal pernah terjadi sampai 4 jam. Namun, kondisi seperti itu hanya terjadi pada satu atau dua jadwal penerbangan saja.

“Yang maksimal itu pernah sama 5 (pesawat). Terakhir itu sampai jam 12 malam baru take off. Yang harusnya take off jam 8 terakhir, take off-nya jam 12 malam. Itu yang paling parah. Itu bukan karena masalah teknis, tapi memang karena masalah pengaturan di Jakarta,” bebernya.

Sementara itu, selama arus mudik dan balik, pihaknya juga mendapatkan penumpang yang usil. Yakni, bercanda membawa bom. Ada dua kejadian seperti itu. “Betul dia (penumpang) main-main saja, tapi tetap harus kena (sanksi). Ada dua kali selama angkutan Lebaran ini. Jadi mereka ditangani oleh Polres (Tarakan),” ujarnya. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Kamis, 19 November 2015 18:03

Penghitungan Suara Gunakan Sistem Online

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers