MANAGED BY:
MINGGU
09 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

OLAHRAGA

Senin, 30 Juli 2018 13:48
Stadion Utama Malinau Tak Terawat

Rumput Tinggi, Atap Rusak

BUTUH PERBAIKAN: Rumput di sekitar lapangan utama Stadion Malinau tumbuh tinggi. Atap pada tribun utama pun banyak yang rusak.

PROKAL.CO,

MALINAU - Stadion kebanggaan masyarakat Malinau yang berada di Jalan Pemda, kondisinya mengenaskan. Stadion yang berdekatan dengan kantor Bupati dan DPRD Malinau itu kondisinya tidak terawat.

Rumput liar tumbuh di sekitar lapangan. Tribun penonton pun retak-retak. Bahkan atap stadion pada tribun utama sebagian  terlepas.

Kondisi lebih parah juga di bagian utama stadion. Bangunan yang dimanfaatkan sebagai sekretariat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Malinay itu, pintunya tidak terkunci, jendela kaca pun banyak yang pecah.

Dari lantai dasar sampai atas sudah tidak pernah dibersihkan. Di halaman depan terlihat meja billiar yang sudah rusak tepat di bawah loket karcis untuk masuk ke tribun.

Buruknya kondisi stadion sejalan dengan keuangan pemerintah daerah yang defisit. Angota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Malinau, Jaenaludin mengatakan, pemerintah kesulitan merehabilitasi stadion tersebut. Padahal DPRD ucapnya, telah meminta kepada pemerintah daerah agar fasilitas olahraga seperti stadion dan gedung olahraga selalu dirawat.

“Anggota DPRD sudah beberapa kali meminta kepada pemerintah daerah agar fasilitas stadion utama dan gedung olahraga yang ada di Malinau Seberang agar dirawat. Supaya bisa difungsikan, agar tidak terlanjur bermasalah atau rusak” kata Jaenaludin kepada Bulungan Post, Minggu (29/7).

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 25 November 2015 18:45

Masjid Al-Ikhlas Dirusak

<p><strong>TARAKAN</strong> &ndash; Diduga mengalami gangguan jiwa, Muhammad Fathur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers