MANAGED BY:
JUMAT
22 NOVEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Rabu, 05 Desember 2018 09:23
DLH Terima Empat Aduan

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Utara, berbagai sektor, seperti pertambangan, perkebunan dan sektor lainnya. Atensi pemerintah pusat maupun daerah, bahwa setiap perusahaan khususnya yang menghasilkan limbah harus mematuhi standar prosedur. 

Khususnya bagi perusahaan yang limbahnya berpotensi mencemari dan kerusakan lingkungan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang melakukan pembinaan terhadap masalah lingkungan, terus mengawasi. Terlebih dengan dikeluarkannya Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Proper Tahun 2017/2018, beberapa bulan lalu. Alhasil, masih ada perusahaan yang mendapat nilai merah.

Kepala Bidang Penataan dan Pentaatan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup DLH Kaltara Marni Karim menjelaskan, yang dapat nilai merah sudah dilakukan pembinaan. Bahkan telah dilakukan penilaian tahap 1 (P1) dan ada perubahan. Perubahan itu, semisal sudah mempunyai TPS dan IPAL. 

"Selama tahun ini ada empat aduan yang masuk ke kami, terkait adanya pencemaran lingkungan," ucapnya, kemarin (4/12).

Rata-rata aduan yang masuk dari penyampaian masyarakat, yakni adanya tanggul jebol di perusahaan tambang, seperti di Kabupaten Malinau. Termasuk yang sempat mencuat, juga terjadi di Malinau. Mengakibatkan pencemaran terhadap air sungai. Jumlah laporan ada empat yang masuk di DLH, meski ada juga yang langsung ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). 

Menurutnya, empat aduan itu kebanyakan merupakan perusahaan tambang. Potensi pencemaran lingkungan yang paling terlihat langsung berupa tambang batu bara. Sehingga tidak heran aduan paling banyak dari masyarakat didominasi pertambangan, dibanding perkebunan dan perusahaan lainnya. 

"Tapi potensi pelanggaran semua sektor perusahaan sama. Meski tambang paling menonjol dimata masyarakat," imbuhnya. Menerima aduan tersebut, DLH langsung menindaklanjuti dengan memberikan sanksi berupa paksaan pemerintah. 

Paksaan yang dimaksud agar perusahaan bertindak cepat terhadap kelalaian. Kaltara memiliki kondisi topografi yang dikelilingi banyak sungai, membuat risiko pencemaran terhadap lingkungan sebagian besar di perairan. 

Hal tersebut menjadi perhatian pemerintah untuk memantau kualitas air sungai. Khususnya aliran yang didalamnya terdapat perusahaan yang beroperasi. "Sejauh ini kami belum temukan resiko atau dampak pencemaran yang parah sampai memakan korban jiwa," bebernya.

Namun, lanjutnya, mempertimbangkan risiko pencemaran yang bisa saja terjadi. DLH mewacanakan adanya prasarana yang cukup memadai bagi setiap perusahaan, agar aktivitas di sungai berkurang. Semisal, bongkar muat tambang yang di sungai, bisa saja terjadi kelalaian. DLH pun telah mengumpulkan sejumlah perusahaan untuk membahas persoalan sarana dan prasarana ini. (uno/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 02 November 2019 21:15

Permintaan Pemprov ‘Dicuekin’ Forum CSR

TANJUNG SELOR – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setprov…

Sabtu, 02 November 2019 20:44

Tunggu Aturan Resmi

RENCANA pemerintah pusat memangkas jabatan eselon III dan IV, sejauh…

Jumat, 25 Oktober 2019 18:55

Bantah Ada Pegawai KUPP Kena OTT

TANJUNG SELOR – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli)…

Minggu, 20 Oktober 2019 17:15

Randis Parkir Sembarangan Bakal Ditindak

TANJUNG SELOR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kaltara…

Minggu, 20 Oktober 2019 17:09

Laboratorium Pengujian Tanah Masih Diusulkan

TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sampai saat ini…

Sabtu, 19 Oktober 2019 15:12

Expo Dikeluhkan Pedagang Pujasera

TANJUNG SELOR – Kegiatan expo yang rutin digelar di Lapangan…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:45

Hanya Bisa Dipakai Sekali Isi BBM

TANJUNG SELOR - Untuk mengurai antrean panjang yang terjadi selama…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:43

Warga Kesulitan Air Bersih

TANJUNG SELOR – Ratusan warga di Desa Ruhui Rahayu, Kecamatan…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:31

Tolak Demo Anarkis

TANJUNG SELOR – Penolakan terhadap demontrasi anarkis, terorisme dan paham…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:30

Tersangka Video Mesum Bertambah

TANJUNG SELOR - Polisi menetapkan tersangka baru dalam kasus penyebaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*