MANAGED BY:
SENIN
09 DESEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

OLAHRAGA

Kamis, 06 Desember 2018 14:37
Kaltara Perlu Perda Olahraga
Ilustrasi

PROKAL.CO, KEMAJUAN olahraga di suatu daerah tidak hanya fokus membicarakan soal pembinaan atlet dan cabang olahraga, tapi juga menyangkut regulasi yang mengaturnya.

Apalagi, bagi daerah baru seperti Kalimantan Utara. Peraturan daerah (perda) sangat diperlukan untuk membangun fondasi yang kuat dalam upaya mendorong berkembangnya olahraga di Bumi Benuanta.

“Sebagai provinsi yang baru, harus meletakkan fondasi keolahragaan. Salah satunya itu adalah perda tentang keolahragaan. Karena itu dasarnya dalam rangka memacu perkembangan olahraga di sini (Kaltara),” ujar akademisi dari Universitas Negeri Makassar (UNM), Herman, Selasa (4/12).

Karena itu, lanjut Herman, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sebagai kepanjangan tangan Pemprov Kaltara yang fokus pada olahraga, diharapkan dapat melakukan upaya percepatan agar Kaltara bisa sejajar seperti provinsi lain.

“Penting sekali. Karena peletakan sejarah juga kalau Dispora membuat perda keolahragaan,” ujar dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan UNM Makassar.

Perda nantinya diharapkan dapat merangkum seluruh kebijakan-kebijakan yang mengikat kepentingan olahraga di Kaltara. Seperti untuk sumber daya manusia (SDM), pembinaan hingga kepada keuangan. Sehingga, Pemerintah Provinsi Kaltara dalam menggelontorkan dukungan anggaran tidak ada halangan.

“Kan sekarang ini rawan sekali dengan pemeriksaan-pemeriksaan. Maka ketika ada dasar hukumnya untuk mengeluarkan, maka daerah berani. Kenapa daerah tidak berani, karena tidak ada payung hukum,” ujarnya.    

Terlepas perlunya dibuat perda, Herman juga menilai perlu ada program yang diusung pemerintah daerah dalam upaya mendorong kemajuan olahraga. Ia mencontohkan, perlu dibuat program Benuanta Unggul.

“Di dalam program itu banyak faktor di dalamnya. Harus kita unggul SDM, harus kita unggul pendanaan, fasilitas. Kalau kita sudah unggul, maka semboyan yang dibangun bahwa kita terbelakang dan akan terdepan bisa tercapai dalam konteks olahraga,” bebernya.

Di pihak lain, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara Haerumuddin mengaku sedang memikirkan regulasi yang bisa mengangkat kesejahteraan atlet. Misal, dengan mengangkat jadi pegawai negeri.

Hal itu menjadi perhatian pihaknya untuk mengantisipasi agar atlet Kaltara yang berprestasi tidak berpindah ke daerah lain. Ia tidak memungkiri atlet Kaltara sudah banyak berpindah, karena persoalan kesejahteraan.

“Misalnya, ada penerimaan CPNS. Yang nilai minimal boleh ikut. Katakanlah IP 2,75. Kita minta khusus untuk putra yang lahir di Kaltara tidak menggunakan standar itu. Turun sedikit,” ujarnya. (mrs/fen)  


BACA JUGA

Rabu, 25 November 2015 18:45

Masjid Al-Ikhlas Dirusak

<p><strong>TARAKAN</strong> &ndash; Diduga mengalami gangguan jiwa, Muhammad Fathur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.