MANAGED BY:
MINGGU
20 OKTOBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Rabu, 16 Januari 2019 10:46
Turun, Penduduk Miskin Masih Diangka 49.590 Jiwa
PENDUDUK MISKIN: Warga di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan yang memasak masih menggunakan kayu bakar.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Jumlah penduduk miskin berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara per September 2018, sebanyak 49.590 jiwa atau 6,86 persen dari total penduduk Kaltara.

Jumlah tersebut mengalami penurunan apabila dibandingkan data 2016 dan 2017, di bulan yang sama. Pada September 2016, penduduk miskin sebanyak 47.030 jiwa. Sedangkan 2017, sebanyak 48.560 jiwa.

Bahkan, jumlah penduduk miskin pada September 2018 pun mengalami penurunan jika dibandingkan periode Maret 2018. (Selengkapnya lihat infografis)

Selama Maret-September 2018, pendapatan penduduk kemiskinan dari Rp 586.049 per kapita per bulan pada Maret 2018, menjadi Rp 620.501 per kapita per bulan pada September 2018.

Indeks kedalaman kemiskinan pun mengalami penurunan pada periode Maret-September 2018. Dari 1,095 menjadi 0,911. Termasuk untuk indeks keparahan kemiskinan mengalami penurunan dari 0,265 menjadi 0,175. 

Dikatakan Kepala BPS Kaltara Eko Marsoro, pengukuran angka kemiskinan sebenarnya pendekatan dari ketidakmampuan rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan dasar. Baik untuk makanan maupun non makanan. "Biasanya kami bangun melalui survei sosial ekonomi setiap Maret dan September," ujarnya, Selasa (15/1). 

Dari hasil survei, lanjut Eko, bisa terlihat pola konsumsi masyarakat. Baik masyarakat miskin maupun tidak miskin. Konsumsi yang jadi kebutuhan masyarakat, kata dia, sebesar 2.100 kalori per kapita per hari, yang dikonversi menjadi rupiah. Termasuk juga terhadap kebutuhan non makanan. 

"Ketika pengeluaran rumah tangga di bawah garis yang ditentukan, maka kami identifikasikan sebagai rumah tangga miskin," jelasnya.

Untuk 2.100 kalori tersebut, kata dia, dikonsumsi dari berbagai jenis makanan seperti beras, tepung, singkong dan lainnya. Lalu, kebutuhan non makanan seperti perumahan, pendidikan, kesehatan dan lainnya.

Dia menyebutkan, penduduk miskin yang terdata di antaranya ada yang belum memiliki administrasi kependudukan yang dikeluarkan instansi terkait di Kaltara. Artinya, di antaranya ada yang berasal dari luar provinsi ke-34 ini. Hanya saja, kata Eko, warga tersebut tetap didata karena secara de facto telah tinggal di Kaltara. (uno/fen)

 

Penduduk Miskin di Kalimantan Utara:

TAHUN 2016

Maret: 

Perkotaan: 14.210 jiwa

Perdesaan: 26.910 jiwa

Jumlah : 41.120 jiwa

September: 

Perkotaan: 17.250 jiwa

Perdesaan: 29.780 jiwa

Jumlah: 47.030 jiwa

 

TAHUN 2017

Maret: 

Perkotaan: 18.020 jiwa

Perdesaan: 31.450 jiwa

Jumlah : 49.470 jiwa

September: 

Perkotaan: 21.810 jiwa

Perdesaan: 26.750 jiwa

Jumlah: 48.560 jiwa

 

TAHUN 2018

Maret: 

Perkotaan: 22.540 jiwa

Perdesaan: 27.810 jiwa

Jumlah: 50.350 jiwa

September: 

Perkotaan: 22.600 jiwa

Perdesaan: 26.990 jiwa

Jumlah : 49.590 jiwa

 

Sumber: BPS Kaltara

 


BACA JUGA

Jumat, 20 November 2015 18:16

165 Calon Banpol PP Tak Lolos Tes Fisik

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Sebanyak 165 orang calon anggota Bantuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*