MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Jumat, 18 Januari 2019 13:55
Perikanan dan Pertanian Diharapkan Tumbuh Positif

Lewat APBD, Bangun Tambatan Perahu

PERIKANAN: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat meninjau tambatan perahu di Desa Balansiku, Selasa (15/1) sore.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Sebatik, Nunukan, 14-15 Januari lalu, sempat meninjau tambatan perahu yang dibangun Pemprov Kaltara melalui APBD Perubahan 2018 dengan nilai Rp 198.344.000.

 

Lokasinya di Desa Balansiku, Kecamatan Sebatik Barat. “Saya menilai keberadaannya cukup strategis, dan sangat diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas hasil perikanan di wilayah ini, sekaligus memperbaiki tingkat kesejahteraan para nelayan yang ada,” kata Gubernur, Selasa (15/1).

 

Bangunan dengan konstruksi kayu, itu memiliki tambatan kapal atau perahu seluas 159 meter persegi. Mampu menampung hingga 35 unit untuk kapal berkapasitas 3-5 gross ton (GT). “Jadi, hasil nelayan, baik nelayan tangkap maupun budidaya dapat ditempatkan di sini. Diperkirakan jumlah produksi ikan atau udang yang diproduksi melalui tambatan ini sekitar 300 kilogram per hari,” ujar Gubernur.

 

Dampak positif lain dari keberadaan proyek infrastruktur bidang perikanan itu adalah pengendalian banjir. Lantaran, bersamaan dengan dibangunnya tambatan perahu, juga dilakukan pengerukan sungai untuk memperlancar arus transportasi perahu dan aktivitas nelayan.

 

Untuk bidang pertanian, selain mengandalkan APBD, Pemprov Kaltara melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), juga memperjuangkan upaya peningkatan produktivitas pertanian, khususnya padi melalui APBN.

 

Lewat APBN, kini para petani padi di Pulau Sebatik, utamanya yang berada di Desa Binalawan, Kecamatan Sebatik Barat, sudah dapat memproduksi beras dari hasil panennya dengan lebih efektif dan efisien. Ini dikarenakan telah terbangunnya rice milling unit (RMU) atau penggilingan padi di desa tersebut. 

 

“RMU dibangun menggunakan dana APBN 2018 Kementerian Pertanian dengan nilai sekitar Rp 800 jutaan,” sebut Gubernur.

 

RMU memiliki kapasitas total sekitar 10 ton, dengan rata-rata produksi per jamnya sebanyak 30 ton padi. “Untuk menggilling padi dari hasil panen petani, RMU hanya butuh waktu sekitar 20 menit per karung (ukuran 10 kilogram). Dari itu, saya kira sangat membantu meningkatkan produktivitas dan kualitas padi yang dihasilkan di desa ini,” ujarnya.

 

Adapun rata-rata hasil panen padi di Desa Binalawan mencapai 3-4 ton per tahun. Tak kalah penting, RMU tersebut harus dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama. Untuk itu, Gubernur mengimbau agar pemanfaatannya disesuaikan dengan kapasitas yang telah ditentukan. 

 

“Harus pula dilakukan pemeliharaan dengan rutin dan tepat. Sehingga, RMU dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh petani,” pesannya.

 

Setelah sarana dan prasarana pertanian tersedia secara memadai, Irianto pun meminta kepada para petani, juga instansi terkait untuk memastikan stabilitas harga jual beras. “Stabilnya harga beras menentukan kesejahteraan petani, juga tingkat daya beli masyarakat. Mengingat, beras merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia. Jadi, stabilitasnya harus dijaga, jangan sampai ada permainan harga atau monopoli,” ujarnya. (humas)


BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 19:36

RS Tipe B Tetap Dibangun

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:35

Pemprov dan BP2W Seriusi Pembangunan 2 PLBN

TANJUNG SELOR – Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:34

LPPOM MUI Diminta Kerja Nyata

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:34

Pejabat Tinggi Pratama Akan Ditentukan PPK

TANJUNG SELOR – Setelah menjalani seleksi terbuka pada 3 lowongan…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:37

Gubernur Akan Surati Menteri ATR

GUNA memudahkan proses koordinasi, komunikasi dan konfirmasi terkait proses keagrariaan…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:36

Kuota Sertifikasi Lahan Tambak Ditarget 1.500

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menargetkan penerbitan sertifikat…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:35

Pembebasan Lahan Bandara Ditarget Cepat Selesai

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Perhubungan…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:34

Pencatatan dan Pengamanan Aset Jadi Penekanan Gubernur

BALIKPAPAN – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie menekankan…

Rabu, 21 Agustus 2019 21:10

PKSN, Jalan Lingkar dan Gas Kota Masuk Major Project

BALIKPAPAN – Pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024,…

Rabu, 21 Agustus 2019 21:10

Kalimantan Harus Bertransisi ke Industri Hilirisasi

BALIKPAPAN – Pada 5 tahun ke depan, tepatnya pada masa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*