MANAGED BY:
SENIN
16 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Rabu, 23 Januari 2019 11:09
Anak Umur 10 Tahun Minggat Gara-Gara Sering Dipukuli
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Informasi seorang bocah SD berusia 10 tahun tidak pulang ke rumahnya sejak Senin (21/1) siang, beredar cepat melalui aplikasi pesan WhatsApp, Selasa (22/1).

Beberapa saat kemudian, kabar bahwa bocah tersebut telah pulang ke rumahnya, juga tersebar di grup WhatsApp.

Dari pengakuan bocah tersebut, dia minggat dari rumah karena sering dipukul sang ibu. Selain itu, dia juga sering disuruh melakukan pekerjaan rumah seperti memasak dan mengangkat air.

“Setiap pulang sekolah masak nasi. Ibu tidak ada. Ibu kerja,” ujarnya dengan wajah sedih dan berlinang air mata.

Namun, sang ibu berinisial Rn, membantah bahwa anaknya mendapat perlakuan kasar. Menurutnya, dia hanya sering melarang anaknya bermain sebelum makan.

“Kalau menegur dia, pasti lari. Tapi saya kadang larang dia main di luar. Kejadian seperti ini baru terjadi,” ujarnya.

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Bulungan, Aiptu Lince Karlinawati ketika dikonfirmasi media ini, mengatakan bahwa pihaknya telah meminta keterangan ibu bocah tersebut.

“Kami menanyakan apa yang terjadi. Setelah disimpulkan ternyata ada tindakan kasar dari orangtuanya yang tidak bisa diterima oleh anaknya. Kami mediasi ternyata ibunya sering marahi dan memukulnya,” ujarnya.

“Kami melihat sendiri pada saat anak itu pulang dan bertemu dengan ibunya, tidak sedikit pun menyesali ataupun menyambut baik kedatangan anaknya, malah memarahi,” sambungnya.

Dirinya pun mengingatkan orangtua bocah tersebut agar tak berlaku kasar. Jika mengulangi perbuatannya, pihaknya akan memproses. “Mendidik itu tidak mesti menggunakan cara yang kasar. Anak akan mengerti sendiri jika diberikan pengertian,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kaltara, Martina mengatakan, akan berupaya agar kejadian tersebut tidak terulang lagi. Orangtua, kata dia, harus tahu bagaimana memperlakukan buah hatinya.

“Kami akan terus lakukan pendampingan secara pribadi dan pendekatan kepada orantuanya, bagaimana mendidik anak dengan baik,” ujarnya. (*/fai/fen)


BACA JUGA

Jumat, 20 November 2015 18:16

165 Calon Banpol PP Tak Lolos Tes Fisik

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Sebanyak 165 orang calon anggota Bantuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*