MANAGED BY:
MINGGU
25 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Sabtu, 09 Februari 2019 14:56
Areal Tanam Tak Capai Target
NYARIS GAGAL: Petani di Desa Tanjung Rumbia, Kecamatan Tanjung Selor, memanen padi kemarin (8/2). Para petani terpaksa memanen lebih cepat, karena sawah mereka sempat terendam banjir beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR – Target areal tanam padi sepanjang tahun 2018, dipastikan tidak mampu dicapai Dinas Pertanian (Distan) Bulungan. 

Dikatakan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Distan Bulungan, Andik Wahyunarto, selama 2018, areal tanam yang terealisasi hanya 15.100 hektare (ha). Masih kurang dari target yang ingin dicapai seluas 25 ribu hektare. 

Dijelaskannya, luasan kawasan kering untuk tanam padi, terbagi menjadi tiga proses tanam di beberapa kecamatan. Pada tanam pertama, berada di Kecamatan Peso, Peso Hilir, Tanjung Palas Barat, Tanjung Palas Timur, Tanjung Palas Utara dan Sekatak. Dari kecamatan tersebut diperkirakan areal tanam seluas 8.600 hektare. 

Selanjutnya, tanam yang kedua terdapat di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Tanjung Palas dan Tanjung Palas Timur. Terakhir tanam yang ketiga difokuskan di Tanjung Palas Utara seluas 40 hektare. 

Namun pada proses tanam padi, petani menemui kendala untuk meningkatkan produktivitas hasil tanam. "Persoalan utama aksesibilitas petani terhadap permodalan, untuk pembelian pupuk dan obat-obatan," jelasnya, kemarin (8/2). Saat ini, kata Andik, petani cenderung menggunakan pupuk bersubsidi. 

Dengan penggunaan pupuk tersebut, hasil produksi dinilai sangat sulit. Solusinya, menurut Andik, petani membentuk koperasi dengan mengikutsertakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), agar mau bergerak di bidang agrobisnis pedesaan. 

"Misalnya, sistem memberikan pinjaman untuk pembelian pupuk non subsidi. Agar bisa meningkatkan produktivitas," ungkapnya. Untuk tahun ini, diharapkan areal tanam dapat meningkat. Meskipun tahun lalu target areal tanam tak tercapai. 

"Kita perkirakan sampai Maret nanti ada kenaikan 20 persen. Per Januari ada peningkatan, tapi tak besar hanya 11 persen," tutupnya. (uno/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 17 Agustus 2019 17:34

Rumah Murah Kena Dampak Pengurangan FLPP

TARAKAN – Rumah murah yang menjadi program pemerintah pusat, menjadi…

Kamis, 08 Agustus 2019 16:25

Lima BUMD Dibebankan PAD

TARAKAN – Lima peraturan daerah pembentukan BUMD telah disahkan melalui…

Kamis, 08 Agustus 2019 16:10

Pertumbuhan IMK Turun 5,76 Persen

TANJUNG SELOR – Pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil…

Selasa, 06 Agustus 2019 19:48

Disperindag Pastikan Stok Aman

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil…

Selasa, 06 Agustus 2019 19:45

Konstruksi Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi

TANJUNG SELOR – Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara mencatat pertumbuhan…

Senin, 05 Agustus 2019 15:22

11 Titik Budidaya Rumput Laut Ganggu Alur Pelayaran

TANJUNG SELOR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara mencatat…

Minggu, 04 Agustus 2019 16:53

Dua Investor Siap Bebaskan Lahan

TANJUNG SELOR - Pembebasan lahan Kawasan Industri Pelabuhan Internasional (KIPI)…

Minggu, 04 Agustus 2019 16:39

Kebutuhan Pokok Dijual Melebihi HET

TANJUNG SELOR - Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UMKM Kaltara…

Jumat, 02 Agustus 2019 14:30

Dipengaruhi Kelompok Makanan

KALIMANTAN Utara mengalami deflasi sebesar 0,64 persen pada Juli 2019…

Senin, 29 Juli 2019 14:36

Pemerintah Kesulitan Bendung Produk Malaysia

TANJUNG SELOR – Produk-produk asal Malaysia seperti makanan dan minuman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*