MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 13 Maret 2019 13:16
Polisi Minta Penjelasan Kominfo

Sebagai Ahli dalam Kasus Prostitusi Online di Tarakan

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sejak diamankannya muncikari dan ‘peliharaannya’ yang diduga terlibat prostitusi online pada Sabtu (23/2) lalu di Tarakan, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltara, terus melakukan pengembangan kasus.

Kapolda Kaltara Brigjend Pol Indrajit melalui DirReskrimsus Polda Kaltara Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra menerangkan, pihaknya telah memeriksa beberapa saksi. Di antaranya adalah pria hidung belang yang diamankan bersama muncikari serta PSK-nya. Polisi juga telah memeriksa resepsionis hotel yang menjadi tempat transaksi dan eksekusi syahwat tersebut.

"Resepsionis hotel membenarkan jika kamar yang dipesan bernomor 213, ada seorang perempuan dan laki-laki di dalamnya," ungkapnya kepada harian ini kemarin (12/3).

Pihaknya juga menyita bill hotel serta kartu kunci kamar yang dipegang pelaku prostitusi. Namun, bukti tersebut dinilai belum cukup untuk mengembangkan kasus. "Barang buktinya itu saja dengan telepon genggam milik muncikari," kata dia.

Untuk memperkuat bukti yang dimiliki, pihaknya akan memeriksa ahli dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). “Rencananya dari Kementerian Kominfo, ada dirjen yang membidanginya. Nanti bersamaan dengan pemeriksaan ahli migas untuk kasus BBM yang kami tangani juga,” terangnya. 

Disinggung soal penahanan Muncikari, ia memastikan belum dilakukan. "Soal penahanan ada pertimbangan subjektif penyidik. Jadi setelah kita melihat profil keluarganya, dia (muncikari) itu jadi tulang punggung keluarga. Selain itu, dia kooperatif selama proses penyidikan. Tetapi tetap dia kita jadikan tersangka dalam kasus ini dengan aturan wajib lapor," bebernya.

Sebelumnya, Helmi menjelaskan, dalam kasus ini polisi mengamankan ND, oknum mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Tarakan yang menjadi penjaja kenikmatan, beserta muncikarinya DP. Untuk sekali kencan, muncikari mematok tarif Rp 1.750.000 yang harus ditebus pria hidung belang.

Keduanya diamankan saat hendak melakukan transaksi di salah satu hotel tersebut dengan seorang pria pencari kenikmatan, yang juga turut diamankan.

Dijelaskan Helmi, pengungkapan berawal dari informasi yang diterima pihaknya. Kemudian dilakukan penyelidikan hingga berhasil mengungkapnya. "Prostitusi online ini melalui media sosial seperti WhatsApp dan Line," ungkapnya ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (1/3).

Ia menjelaskan, muncikari yang menawarkan ‘ayam-ayam kampusnya’ akan mendapat imbalan cukup besar dari jasanya mencarikan pelanggan. Sehingga setelah kesepakatan harga dan tempat telah ditentukan, sang muncikari akan mengantarkan ayamnya kepada calon pelanggannya. "Seperti itu modus operandinya. DP ini kita amankan saat bertransaksi. Dalam kasus ini, DP mendapat imbalan Rp 750 ribu, sementara Rp 1 juta untuk mahasiswinya,” jelas Helmi.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya, di antaranya sejumlah uang tunai, hingga baju dan bra yang digunakan pelaku.

Dari hasil pemeriksaan, DP mengaku sudah cukup lama menjalankan bisnisnya. Bahkan bukan cuma satu wanita saja yang jadi ‘peliharaannya’.

Walau tidak ditahan, para pelaku terancam dijerat Pasal 45 ayat 1 Jo Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. “Ancaman hukumannya 6 tahun penjara,” pungkasnya. (*/fai/udi)


BACA JUGA

Kamis, 28 Mei 2020 18:54

Fokus Stabilkan Harga Gula

TANJUNG SELOR – Badan Urusan Logistik (Bulog) Bulungan memastikan stok…

Kamis, 28 Mei 2020 18:52

Belum Berpikir Soal Pilgub

TARAKAN – Pandemi Coronavirus Disease 19 (Covid-19) menyita perhatian banyak…

Kamis, 28 Mei 2020 18:51

Tarakan Menuju New Normal

TARAKAN – Kota Tarakan menjadi satu diantara 25 kabupaten kota…

Kamis, 28 Mei 2020 18:49

Persentase Sembuh di Kaltara Masih di Atas Nasional

TANJUNG SELOR – Satu pasien positif Covid-19 asal Bulungan dinyatakan…

Rabu, 27 Mei 2020 15:32

Ramadan dan Lebaran, Volume Sampah Capai 45 Ton

TANJUNG SELOR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengakui terjadi kenaikan…

Rabu, 27 Mei 2020 15:31

Mawar Disetubuhi Kenalan Baru

TARAKAN - Nasib sial dialami Mawar, nama samaran korban pencabulan,…

Rabu, 27 Mei 2020 15:24

PDAM Siapkan 5 Ribu Sambungan Gratis

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan terus berupaya mewujudkan program pemasangan…

Rabu, 27 Mei 2020 15:08

Pemprov Kaltara Tambah 6 Unit Sekolah Baru

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara akan menambah sarana…

Rabu, 27 Mei 2020 15:04

Pusat Longgarkan Kebijakan Transportasi Umum, Ini Reaksi Gubernur Kaltara

TANJUNG SELOR – Kebijakan Pemerintah Pusat untuk melonggarkan transportasi umum,…

Rabu, 27 Mei 2020 15:02

Catridge Menipis TCM Terhenti Sementara

TANJUNG SELOR – Persediaan catridge yang didatangkan dari Kementerian Kesehatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers