MANAGED BY:
KAMIS
19 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 21 Maret 2019 13:43
Pencabulan Terungkap karena Ada Bercak Darah

Pelajar SMP Jadi Korban Pencabulan Penjaga Tambak

Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Sungguh keterlaluan perbuatan CK (37). Warga Karang Anyar, Tarakan, tersebut, tega mencabuli pelajar SMP di Tarakan yang baru berusia 14 tahun, beberapa waktu lalu.

Kapolsek Tarakan Utara Iptu Sudaryanto mengatakan, perbuatan cabul tersebut terungkap dari kecurigaan SW, paman korban, setelah melihat gerak-gerik korban yang sering memegang bokongnya, terutama ketika hendak ke toilet.

Melihat gerak-gerik korban yang mencurigakan, SW kemudian mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi. Kecurigaannya makin besar setelah melihat melihat bercak darah pada celana dalam korban.

Karena penasaran terhadap kondisi korban, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Tarakan Utara. Namun dari polsek diarahkan untuk memeriksakan kondisi korban ke rumah sakit.

"Pamannya suruh kakak korban melaporkan ke polsek. Dari polsek, korban langsung diantar ke rumah sakit untuk divisum,” ujar Sudaryanto, tanpa menyebutkan identitas lengkap pelaku.

Hasilnya menyatakan bahwa korban memang korban pencabulan.

Dari hasil visum, dan pemeriksaan terhadap korban, anggota Reskrim Polsek Tarakan Utara bergerak melakukan penyelidikan terhadap CK, yang diduga sebagai pelaku. Akhirnya, pelaku yang kesehariannya bekerja sebagai penjaga tambak, berhasil amankan polisi di rumahnya pada 16 Maret lalu.

“Selanjutnya dibawa polsek untuk dimintai keterangan, dan membenarkan apa yang dilakukan terhadap korban,” tuturnya.

Dari keterangannya, pelaku dan korban saling kenal berawal dari Facebook. Setelah itu dilanjutkan dengan pertemuan di suatu lokasi pada Kamis (7/3), di daerah Sungai Bengawan. Hingga terjadilah perbuatan yang tidak diinginkan.

Kini, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan disangkakan melanggar Undang-Undang 23/2002 tentang Perlindungan Anak, atau pasal 287 ayat 1 KUHP. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," tandasnya. (mrs/udi)


BACA JUGA

Rabu, 18 September 2019 15:26

Kapolda Janji Tindak Tegas, BPBD Bulungan Kerja Keras

TANJUNG SELOR – Kapolda Kaltara Brigjen Indrajit menyatakan telah menginstruksikan…

Rabu, 18 September 2019 15:24

Jarak Pandang Sempat Hanya 300 Meter

TANJUNG SELOR – Jadwal penerbangan dari dan ke Tanjung Selor…

Rabu, 18 September 2019 15:22

Jusuf SK Pastikan Maju Pilgub

TARAKAN – Jusuf Serang Kasim akhirnya menjawab rasa penasaran masyarakat…

Selasa, 17 September 2019 21:18

Isyarat JSK Maju Pilgub Menguat

TARAKAN – Mantan Wali Kota Tarakan yang juga calon gubernur…

Selasa, 17 September 2019 18:07

Kabut Asap Boleh Tebal, Tapi Tak Ada Edaran Libur

TANJUNG SELOR – Kabut asap makin pekat. Jarak pandang hanya…

Selasa, 17 September 2019 18:05

Perjalanan Melelahkan Jamaah Haji

TANJUNG SELOR – Perjalanan panjang dan melelahkan harus dirasakan jamaah…

Selasa, 17 September 2019 18:03

Wali Kota Keluarkan Imbauan

TARAKAN - Wali Kota Khairul telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat…

Senin, 16 September 2019 14:47

Waspada Infeksi Paru

TANJUNG SELOR – Kabut asap yang semakin pekat menyelimuti wilayah…

Senin, 16 September 2019 14:45

Lima Penerbangan Tertunda

PENERBANGAN dari dan ke Tarakan, Minggu (15/9), kembali mengalami keterlambatan…

Senin, 16 September 2019 14:44

Lokasi Dekat Perkebunan Sawit

KEBAKARAN lahan masih saja terjadi. Minggu (15/9), sekira pukul 12.30…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*