MANAGED BY:
MINGGU
07 JUNI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Rabu, 15 Mei 2019 13:19
546 Anak Putus Sekolah, Ini Penyebabnya
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Persoalan pendidikan di Kalimantan Utara, terutama di daerah pedalaman dan perbatasan negara tidak hanya pada sarana dan prasarana seperti bangunan sekolah yang kurang layak. Namun, angka anak putus sekolah di provinsi ke-34 ini juga cukup tinggi.

Menukil data Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Utara, pada 2018 lalu jumlah anak putus sekolah sebanyak 546 orang. Baik yang tidak tamat SD maupun SMA/sederajat. Namun, Kepala LPMP Kaltara Jarwoko menyatakan jumlah tersebut ada penurunan dari tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja, dirinya tidak menyebut angka pastinya.

Dikatakan, secara umum anak putus sekolah dilatarbelakangi dua faktor. Yakni, dari internal atau keluarga si anak dan eksternal atau lingkungan tempat tinggal. Kedua faktor ini, lanjutnya, memiliki peran yang sangat signifikan membuat anak meninggalkan bangku pendidikan.

“Di internal karena kurangnya dorongan pihak keluarga akan kesadaran anak bersekolah yang rendah. Juga kemampuan berpikir anak dapat dikatakan tidak bisa mengimbangi pelajaran yang diterima. Sehingga, anak tidak memiliki niat untuk bersekolah,” beber Jarwoko kepada media ini.

Selain itu, dia juga menyebut faktor keluarga yang menjadi penyebab anak putus sekolah karena kondisi ekonomi. Hal lain yaitu akses yang jauh dari tempat tinggal ke sekolah. Ini terjadi di wilayah pedalaman atau perbatasan negara.

Berkaca dari faktor-faktor tersebut, kata dia, pemerintah daerah perlu mengupayakan banyak program yang bersifat heterogen. Sehingga, faktor-faktor yang membuat kasus anak putus sekolah bisa terurai dengan maksimal.

“Intervensi pemerintah tidak bisa hanya dari satu sisi saja. Karena latar belakang anak putus sekolah kan bervariasi. Perlu adanya koordinasi yang benar-benar matang dari pemerintah daerah ke seluruh satuan pendidikan. Sehingga, bisa diklasifikasi faktor penyebabnya untuk dicarikan solusi pencegahan yang tepat,” terangnya.

Selain anak putus sekolah, Jarwoko menyebut sebanyak 1.565 anak yang mengulang pendidikan karena tidak naik kelas. Menurutnya, latar belakang yang memengaruhinya pun beragam.

Untuk mengatasi persoalan itu, dia mengatakan bahwa peran tenaga pendidik dan keluarga sangat dibutuhkan, agar anak yang mengulang tetap memiliki semangat untuk menyelesaikan jenjang pendidikannya. Dan, tidak merasa malu maupun dikucilkan.

“Perlu ada pendampingan untuk menemukan solusi kenapa anak tinggal kelas. Perlu dibangun hubungan yang baik juga dengan pihak keluarga, sehingga anak ini bisa tetap melanjutkan hingga lulus,” ujarnya.

Pihaknya pun akan berupaya agar sistem pendidikan di Kaltara bisa lebih baik untuk menciptakan SDM berkualitas. “Peran lingkungan, orangtua, guru dan pemerintah sangat dibutuhkan,” ujar Jarwoko. (*/fai/fen)

 

ANAK PUTUS SEKOLAH DI KALTARA:

SD: 116 anak

SMP: 215 anak

SMA: 115 anak

SMK: 118 anak

Sumber: LPMP Kaltara


BACA JUGA

Sabtu, 06 Juni 2020 17:33

Mobil Pengangkut BBM Ludes Terbakar

TANJUNG SELOR - Sebuah mobil Kijang bernomor polisi KT 1671 BL diduga…

Sabtu, 06 Juni 2020 17:30

40 SMP di Bulungan Lulus 100 Persen

TANJUNG SELOR - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bulungan mencatat sebanyak…

Sabtu, 06 Juni 2020 17:27

KPU Bulungan Maksimalkan Anggaran Hibah

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan belum menyusun…

Sabtu, 06 Juni 2020 17:26

Segera Aktifkan Pengawas Ad Hoc

TANJUNG SELOR – Tahapan pilkada serentak tahun 2020 akan segera bergulir…

Jumat, 05 Juni 2020 18:50

3 Terdakwa Kasus Sabu Divonis 18 Tahun Penjara, Adnan dan Ikram akan Banding

TARAKAN - Indra Lesmana, Ikram, dan Adnan adalah tiga terdakwa…

Jumat, 05 Juni 2020 18:46

5 Orang Ditetapkan Tersangka

TANJUNG SELOR – Lima orang dari 18 orang yang terciduk dalam…

Kamis, 04 Juni 2020 17:48

Rapid Test Bertarif Rp 1 Juta Dicabut

TANJUNG SELOR - Kebijakan Pemkab Bulungan menerapkan rapid tets Covid-19 berbayar bagi…

Kamis, 04 Juni 2020 17:43

Ngetap BBM, KD Terancam 4 Tahun Penjara

TANJUNG SELOR – Nasib apes menimpa KD (43). Niat mencari rezeki,…

Rabu, 03 Juni 2020 17:45

Di Kaltara, Masa Belajar di Rumah Ditambah 18 Hari

TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan…

Rabu, 03 Juni 2020 15:35

Disdukcapil Prioritas Layani Pelajar

TANJUNG SELOR - Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers