MANAGED BY:
KAMIS
19 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Jumat, 24 Mei 2019 14:26
Dua Hal Jadi Penekanan Gubernur

Masing-Masing OPD Diminta Lakukan Persiapan

PERSIAPAN LEBARAN: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie memimpin rakor persiapan menjelang Hari Raya Idulftri 1440 H, Rabu (22/5).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Arus mudik dan balik Lebaran, serta lonjakan permintaan barang kebutuhan masyarakat, dua hal yang paling menjadi perhatian saat Hari Raya Idulfitri 1440 Hijriah/2019 Masehi nanti.

 

Atas hal itu, Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie meminta kepada seluruh instansi terkait di Kaltara, utamanya organisasi perangka daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi ntuk bersiap sesuai bidangnya masing-masing.

 

Hal tersebut disampaikan Irianto saat memimpin rapat koordinasi persiapan menjelang  Hari Raya Idulfitri 1440 H di Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (22/05). Turut hadir dalam rapat koordinasi itu, Kapolda Kaltara Brigjen Indrajit, Wakil Gubernur H Udin Hianggio, Danlantamal XI/Tarakan, Danlanud Tarakan, perwakilan dari Kodam VI/Mulawarman, Bupati Bulungan Sudjati, Wakil Wali Kota Tarakan Effendhy Djuprianto, perwakilan Pemkab Nunukan, Malinau, dan Tana Tidung, juga Kapolres Bulungan, dan pejabat terkait lainnya.

 

Terkait dengan kebutuhan bahan pokok, Gubernur menekankan pentingnya menjaga pasokan barang kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran, termasuk stabilitas harga yang harus diantisipasi sejak awal. "Terutama kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga. Seperti bawang putih yang sempat mahal dan langka. Disperindagkop, baik provinsi dan kabupaten/kota harus mengecek ke lapangan. Apakah sudah tersedia cukup atau masih kurang. Rantai distribusinya juga harus kita cek," kata Irianto.

 

Kebutuhan pokok lain seperti daging ayam dan telur juga perlu dipastikan persediannya. Gubernur meminta seluruh instansi mengerahkan upayanya untuk memastikan stabilitas dan ketersediaan barang kebutuhan aman hingga Lebaran.

“Selain Disperindagkop, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan junga harus memastikan kesiapan stok. Kemudian dalam hal distribusi, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lain-lainnya perlu memastikan kelancaran angkutannya,” pintanya.

 

Kemudian soal arus mudik dan arus balik Lebaran, Irianto mempercayakan Polda Kaltara, Dinas Perhubungan, serta polres dan Dinas Perhubungan kabupaten/kota untuk melakukan langkah-langkah antisipatif.

 

"Saya sudah dapat laporannya bahwa uji KIR dan ramp check sudah dilaksanakan sejak Selasa (21/5), secara bertahap di kabupaten/kota baik untuk kendaraan angkutan umum di darat maupun speedboat atau transportasi air lainnya," kata Gubernur.

 

Irianto juga meminta seluruh personel yang akan terlibat dalam pengamanan arus mudik intensif melakukan pengawasan di dermaga-dermaga, pelabuhan, dan terminal. Baik itu dari kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan instansi lainnya.

 

“Semua instansi yang terkait harus memastikan kesiapannya,” imbaunya.

 

Gubernur juga menginginkan masyarakat yang sedang mudik Lebaran, maupun aktivitas lainnya dipastikan lancar. Jangan sampai ada kendala. Irianto pun menekankan standar keselamatan dan keamanan transportasi harus ditaati juga oleh penumpang.

 

"Masyarakat juga harus taati aturannya. Ini demi keselamatan. Kalau ada yang tidak mau ikuti aturan, petugas harus menegur, menjelaskan. Jika masih tetap tidak bisa memahami, diturunkan saja, dari pada mengancam keselamatan," ujarnya.

 

Ditambahkan, petugas dari Dinas Kesehatan juga harus siap berjaga di tempat-tempat publik maupun pos-pos terpadu yang nantinya dibentuk. Ini penting, karena petugas perlu disiapkan untuk melayani masyarakat yang mudik maupun aparat dan personel lain yang bertugas nanti.

 

Masih berkaitan dengan kesiapan menghadapi arus mudik dan balik lebaran, terkhusus yang melalui jalur darat, Gubernur meminta kepada instansi terkait, untuk memperhatikan jalur-jalur yang rawan mengalami kerusakan. “Dinas PUPR perlu mengoordinasikan dengan Balai Pelaksana Jalan, perbaiki jalan-jalan yang kondisinya rusak, dan membahayakan. Kemudian dari Dishub memasang tanda peringatan,” ujarnya. (humas) 


BACA JUGA

Rabu, 18 September 2019 15:57

Desa Transmigrasi di Kaltara Harus Ikuti Perkembangan Zaman

JOGJAKARTA – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menghadiri Kongres…

Rabu, 18 September 2019 15:55

Pemprov Intens Kembangkan Infrastruktur Perhubungan

TANJUNG SELOR – Pada Respons Kaltara (ResKal) edisi ke-56 menampilkan…

Rabu, 18 September 2019 15:50

Tangani Kemiskinan dengan Pendekatan Kearifan Lokal

TANJUNG SELOR – Program penanganan kemiskinan di Kaltara dalam beberapa…

Rabu, 18 September 2019 15:30

Pelaku Karhutla Akan Ditindak Tegas

TANJUNG SELOR – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…

Selasa, 17 September 2019 21:26

Perekonomian Akumulatif Bakal Capai 7,63 Persen

SECARA akumulatif, perekonomian Kalimantan Utara pada 2019 diperkirakan akan kembali…

Selasa, 17 September 2019 21:25

Pertumbuhan Ekonomi Kaltara Di Atas Nasional

TANJUNG SELOR – Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara pada triwulan II…

Selasa, 17 September 2019 21:23

Dishub Imbau Masyarakat Bijak Pilih Alat Transportasi

TANJUNG SELOR – Transportasi darat merupakan pilihan terbaik untuk bepergian…

Selasa, 17 September 2019 21:21

Pemprov Bakal Buat Posko Informasi

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara akan mendirikan posko…

Selasa, 17 September 2019 21:20

Transportasi Hadir untuk Merajut Nusantara

TANJUNG SELOR – Meski diselimuti kabut asap yang cukup tebal,…

Senin, 16 September 2019 15:08

Gubernur Instruksikan Bergerak Cepat

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*