MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 12 Juni 2019 16:31
Sesar Maratua Guncang Bulungan

Kalimantan Utara Paling Rawan Gempa

Ilustrasi

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR – Wilayah Kalimantan Utara kembali diguncang gempa bumi, kemarin (11/6), sekira pukul 13.45 Wita. Gempa berkekuatan 4,7 Skala Richter (SR), itu berada di lokasi 2.62 LU, 117.22 BT atau 40 kilometer arah tenggara Kabupaten Bulungan, dengan kedalaman 14 kilometer.

Selain sebagian wilayah Kalimantan Utara seperti Bulungan, Tarakan dan Kabupaten Tana Tidung. Getaran gempa juga ikut dirasakan warga di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kaltim.

Menurut Kepala BMKG Tanjung Selor M. Sulam Khilmi, jika diperhatian lokasi episenter dan kedalaman hiposenter dari gempa bumi itu merupakan jenis berkedalaman dangkal akibat aktivitas sesar Maratua.

Hasil analisa sumber, kata dia, menunjukkan gempa bumi tersebut dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan sesar geser yang cenderung ke arah kiri (strike-slip sinistral).

"Akibat gempa bumi itu tidak berpotensi tsunami," ujarnya saat dihubungi media ini.

Pihaknya juga belum menerima laporan adanya kerusakan akibat gempa yang memang berlangsung sekali dan sangat singkat itu. Selain itu, hasil monitoring pihaknya hingga pukul 14.30 Wita, tidak ada aktivitas gempa bumi susulan.

Berdasarkan catatan media ini, pada Mei lalu, sebagian warga di Tarakan dan Bulungan juga merasakan getaran gempa. Menurut rilis BMKG, gempa terjadi di lokasi 2.46 Lintang Utara, 118.78 Bujur Timur atau 164 kilometer tenggara Tarakan. Pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 29 kilometer.

Wilayah Kalimantan, khususnya Kaltara, memang tidak bisa dikatakan aman dari gempa bumi. Misal, 19 April 1923. Ketika itu, gempa berkekuatan 7 SR mengguncang wilayah Tarakan dan dirasakan warga di daerah lain di provinsi Bumi Benuanta –sebutan Kaltara.

Guncangannya mencapai skala intensitas VII-VIII MMI (Modified Mercalli Intensity) atau keadaan yang dirasakan terhadap getaran gempa. Banyak bangunan mengalami kerusakan sedang hingga berat. Tak hanya itu, 14 Februari 1925 Tarakan kembali diguncang gempa bumi, yang berkekuatan mencapai skala intensitas VI-VII MMI hingga menyebabkan kerusakan banyak bangunan rumah. 

"Tahun 1936, tepatnya 28 Februari, Tarakan diguncang gempa bumi dengan kekuatan 6,5 skala richter," ujar Sulam Khilmi.

Gempa dengan kekuatan yang hampir sama, juga kembali mengguncang Tarakan. Yakni, 21 Desember 2015 lalu Tarakan diguncang gempa 6,1 SR. "Pusat gempa terletak di laut dengan jarak 29 kilometer arah timur laut Tarakan. Dampaknya, merusak banyak bangunan rumah dengan aktivitas gempa susulan mencapai sebanyak 16 kali," bebernya.

Dilansir dari Kaltim Post (Grup Rakyat Kaltara), dari kajian Pusat Studi Gempa Nasional 2017, secara umum kondisi tektonik Kalimantan terdiri dari beberapa patahan-patahan (sesar) lokal. Yaitu Patahan Adang, Patahan Meratus, Patahan Mangkalihat (Patahan Sangkulirang) dan Patahan Tarakan. Meski demikian, hanya ada beberapa sesar yang aktif, yakni Patahan Meratus, Patahan Mangkalihat, dan Patahan Tarakan. Sesar-sesar tersebut memiliki panjang lebih dari 100 kilometer yang dapat menimbulkan gempa bumi dengan magnitudo 7.

Sesar mendatar Tarakan dapat dikenali di bagian utara pulau itu yang terbentang mulai dari daratan sampai ke lepas pantai. Sesar Mangkalihat yang berupa sesar mendatar, diidentifikasi di pantai timur Pulau Kalimantan. Zona sesar anjak dikenali di bagian selatan Pulau Kalimantan, yaitu Sesar Meratus. Di Pulau Borneo, Kalimantan Utara paling rawan gempa. Nunukan, Tarakan dan sekitarnya, secara tektonik diapit tiga sistem sesar mendatar. Di sebelah selatan Kaltara, dua sistem sesar berarah barat daya-tenggara, yaitu Sesar Mangkalihat dan Sesar Maratua.

Sesar Mangkalihat yang berupa sesar mendatar, diidentifikasi di pantai timur Pulau Kalimantan. Sementara, zona Sesar Meratus dikenali di bagian selatan Pulau Kalimantan.

Patahan (sesar) Meratus memiliki panjang patahan sekitar 438 kilometer. Patahan ini didominasi oleh patahan naik (reverse fault). Gempa bumi tektonik terakhir akibat Sesar Meratus mengguncang wilayah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur pada 3 Mei 2018, sekitar pukul 03.21 Wita.

Sesar Mangkalihat juga memiliki panjang sekitar 438 km. Patahan ini didominasi oleh patahan naik (reverse fault). Gempa bumi tektonik terakhir mengguncang wilayah Berau dan sekitarnya pada 14 Desember 2017. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi terjadi di laut pada pukul 13.40 Wita, dengan kekuatan 3,9 SR, dan kedalaman 34 km.

Sama dengan dua patahan di atas, Sesar Tarakan juga diperkirakan memiliki panjang 438 kilometer. Patahan ini didominasi oleh patahan naik (reverse fault). Pada 21 Desember 2015, sekitar pukul 02.47 Wita, sebagian besar wilayah Kalimantan Utara seperti Tarakan, Nunukan, dan Tanjung Selor diguncang gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 6,1. Gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal akibat sesar aktif patahan mendatar. (uno/fen)


BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 14:47

Waspada Infeksi Paru

TANJUNG SELOR – Kabut asap yang semakin pekat menyelimuti wilayah…

Senin, 16 September 2019 14:45

Lima Penerbangan Tertunda

PENERBANGAN dari dan ke Tarakan, Minggu (15/9), kembali mengalami keterlambatan…

Senin, 16 September 2019 14:44

Lokasi Dekat Perkebunan Sawit

KEBAKARAN lahan masih saja terjadi. Minggu (15/9), sekira pukul 12.30…

Senin, 16 September 2019 14:42

Mau Diperkosa, Lalu Pura-Pura Pingsan, Pelaku Lari

TARAKAN – Seorang wanita berinisial AN, warga RT 9 Kelurahan…

Minggu, 15 September 2019 23:10

Disetujui 1.313 Formasi, Tahapan Tunggu Instruksi

TANJUNG SELOR - Rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) dibuka…

Minggu, 15 September 2019 23:09

Lion Air Batal Mendarat di Juwata

KABUT asap juga mengganggu penerbangan di Bandara Internasional Juwata Tarakan.…

Minggu, 15 September 2019 23:07

Makin Tebal karena Asap kiriman

TANJUNG SELOR – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Bulungan, Provinsi…

Sabtu, 14 September 2019 15:24

Simpan Sabu di Sempak, Tetap Ketangkap

TARAKAN – Tertangkapnya sejumlah pelaku narkoba yang menyelundupkan sabu-sabu melalui…

Sabtu, 14 September 2019 15:19

Kloter 14 Tiba Hari Ini

SETELAH menyelesaikan ibadah haji, jamaah asal Kalimantan Utara dijadwalkan menginjakkan…

Sabtu, 14 September 2019 15:18

Kabut Semakin Pekat, Di Kaltara Terpantau 15 Titik Api

TANJUNG SELOR – Kabut asap di sejumlah daerah di Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*