MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Kamis, 20 Juni 2019 14:39
Butuh Tambahan 4.138 Pegawai
KEBUTUHAN PEGAWAI: Pendaftar CPNS ketika akan mengikuti tes menggunakan sistem CAT di Lab Pemprov Kaltara, tahun lalu. Pemprov Kaltara masih butuh tambahan 4.138 pegawai.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR - Berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, jumlah aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Kaltara saat ini sebanyak 3.483 orang.

Dari jumlah itu, golongan I sebanyak 18 pegawai, golongan II 546 pegawai, golongan III 2.408 pegawai dan golongan IV 511 pegawai. Namun, jumlah ASN tersebut belum ideal untuk provinsi termuda ini. 

Idealnya sebanyak 7.621 pegawai. Karena itu, Pemprov Kaltara masih membutuhkan 4.138 pegawai. "Saat ini yang belum terpenuhi masih 50 persen dari jumlah ideal ASN," ujar Plt Kepala BKD Kaltara Burhanuddin, Rabu (19/6). 

Menurutnya, jumlah ideal 7.621 ASN itu sudah termasuk guru. Usulan untuk formasi CPNS sudah masuk ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebanyak 2.200 orang. Jumlah ini sudah termasuk untuk CPNS dan PPPK. 

Proyeksi lima tahun ke depan, maka kebutuhan ASN Pemprov Kaltara sudah ideal. "Kita sebatas mengusulkan, tetapi ditentukan sepenuhnya dari BKN dan Kementerian PANRB," ujarnya. 

"Proses peng-input-an masih kita lakukan. Semoga dalam minggu-minggu ini bisa selesai," sambung Burhanuddin. 

Apabila input data rampung, maka bisa diketahui formasi yang dibutuhkan. Namun, formasi tenaga kesehatan dan pendidik tetap menjadi prioritas. Untuk format PPPK di BKN tidak tersedia, diutamakan CPNS. Bahkan, ujar Burhanuddin, kebutuhan CPNS terbagi dua. Pertama, untuk memenuhi pelayanan dasar satuan daerah terpencil, terdepan dan tertinggal.

Kedua, satuan unit kerja. Pengadaan kebutuhan CPNS juga dengan melihat penerimaan tahun lalu, yang tidak dapat alokasi tambahan baru. Menurut dia, pengadaan kebutuhan CPNS pun harus memperhatikan usulan berdasarkan peta jabatan dan dasar pembuatan usulan. 

"Termasuk memperhatikan PNS batas usia pensiun, rasio jumlah penduduk, luas wilayah dan ketersediaan angaran gaji," ujarnya. (uno/fen) 


BACA JUGA

Kamis, 22 Agustus 2019 13:33

Ditangkap Usai Pesta Sabu

TARAKAN – Seorang perempuan berinisial SB (27), digelandang ke Mako…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:31

PRIHATIN..!! Sudah 12 Warga Meninggal karena DBD

TANJUNG SELOR – Sebanyak 941 kasus demam berdarah dengue (DBD)…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:27

Pembangunan Gedung BPK Diadukan ke Dewan

TARAKAN – Pembangunan gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan…

Rabu, 21 Agustus 2019 21:05

PLN Sebut karena Layang-Layang

TANJUNG SELOR – Warga Tanjung Selor kembali harus merasakan mati…

Rabu, 21 Agustus 2019 21:04

Satu Napi Dijemput BNNK

TARAKAN – Salah seorang narapidana Lapas Kelas IIA Tarakan, Ridwansyah…

Selasa, 20 Agustus 2019 19:06

Polda Buru Bandar Narkoba

TANJUNG SELOR - Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Kaltara menjalin…

Selasa, 20 Agustus 2019 19:04

Kendalikan Narkoba dari Lapas

TANJUNG SELOR – Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Kaltara berhasil…

Senin, 19 Agustus 2019 19:04

Pedalaman dan Perbatasan Masih Minim Tersentuh

TANJUNG SELOR – Program-program yang dilaksanakan pemerintah daerah, dinilai Ketua…

Senin, 19 Agustus 2019 19:03

Kabupaten dan Kota Belum Miliki RDTR

TANJUNG SELOR – Daerah tidak hanya harus membuat rencana tata…

Senin, 19 Agustus 2019 19:02

Presiden Jokowi Direncanakan ke Kaltara

TANJUNG SELOR - Presiden Joko Widodo direncanakan kembali berkunjung ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*