MANAGED BY:
JUMAT
15 NOVEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Senin, 24 Juni 2019 17:03
2018, 38 Nyawa Melayang di Jalanan
LAKA TUNGGAL: Jenazah pengendara sepeda motor KT 4085 HL ketika dievakuasi pihak kepolisian di Jalan Jelarai, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TARAKAN – Kapolda Kaltara Brigjen Indrajit menyebut angka kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korbannya meninggal dunia, cukup banyak. Data pihaknya selama 2018 lalu, korban meninggal dunia sebanyak 38 orang.

Menurutnya, dari jumlah tersebut 15 orang di antaranya berusia antara 15 hingga 35 tahun. Karena itu, dia mengingatkan agar pengendara kendaraan bermotor melaksanakan budaya tertib dan disiplin berlalu lintas. “Sehingga dapat meningkatkan kualitas keselamatan di jalan dan menurunkan kecelakaan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan di Bumi Benuanta. “Saat ini baru saja diawali pemilu yang bisa jadi berbeda dalam pemilihan presiden dan wakil presiden, termasuk perbedaan pilihan calon legislatif. Oleh karenanya, perbedaan tersebut tidak jadi alasan untuk merusak persatuan dan kesatuan kita, khususnya di Provinsi Kalimantan Utara yang selama ini sudah terjalin dengan baik dan harmonis,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga berpesan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan terhasut oleh berita hoaks dari pihak-pihak yang punya kepentingan tertentu, yang akan merusak sendi-sendi kesatuan dan persatuan di Kalimantan utara. “Mari  kita jaga kerukunan yang selama ini sudah terjalin,” ajaknya.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kaltara Kombes Noviar, juga mengajak generasi millenial untuk dapat mengetahui tujuh prioritas pelanggaran. Yakni, tidak menggunakan helm atau safety belt bagi pengemudi mobil, berkendara menggunakan handphone, melawan arus, melebihi batas kecepatan, melebihi kapasitas, menggunakan narkoba atau di bawah pengaruh alkohol, serta pengendara di bawah umur.

Menurutnya, tujuh pelanggaran itulah yang menjadi potensi menyebabkan terjadinya fatalitas tinggi dan korban jiwa. Karena itu, ia mengimbau untuk menghindari tujuh prioritas pelanggaran tersebut. (mrs/fen)


BACA JUGA

Kamis, 14 November 2019 16:53

IPK Ikut PPG Minimal 3,0

TANJUNG SELOR – Calon guru yang akan mengikuti pendidikan profesi…

Kamis, 14 November 2019 16:51

Pembatasan demi Keselamatan Penumpang

TARAKAN – Warga yang ingin mengirim barang melalui speedboat di…

Kamis, 14 November 2019 16:50

Dua Pencuri SBW Diciduk

TANJUNG SELOR – Pencuri sarang burung walet (SBW) di Desa…

Senin, 11 November 2019 15:09

Kantor Satpol PP Akan Jadi Polsek

TARAKAN – Polsek Tarakan Tengah yang dulunya bermarkas di Jalan…

Senin, 11 November 2019 14:54

Banyak Betul Masalahnya, Kini Ada Kewajiban PLTMG Harus Bersertifikat

TANJUNG SELOR - Proses uji coba pembebanan pembangkit listrik tenaga…

Senin, 11 November 2019 14:52

Urus Data di Disdukcapil, Permudah Warga dengan Chatting di WA

TARAKAN – Untuk mempermudah pelayanan, Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil…

Senin, 04 November 2019 14:51

Kepergok di Kamar, Ngaku Istirahat

TARAKAN – Sebanyak 8 perempuan yang merupakan pemandu lagu di…

Senin, 04 November 2019 14:48

Butuh Dukungan Alumni

TARAKAN – Peran alumni diharapkan untuk dapat membantu membesarkan Universitas…

Senin, 04 November 2019 14:46

Sikapi Persoalan Jembatan Meranti

TANJUNG SELOR - Pembangunan Jembatan Meranti yang menghubungkan Kelurahan Tanjung…

Senin, 04 November 2019 14:44

Libatkan Perusahaan Bersihkan Eceng Gondok

TANJUNG SELOR - Pembersihan eceng gondok di Sungai Buaya, kembali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*