MANAGED BY:
MINGGU
31 MEI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Senin, 24 Juni 2019 17:03
2018, 38 Nyawa Melayang di Jalanan
LAKA TUNGGAL: Jenazah pengendara sepeda motor KT 4085 HL ketika dievakuasi pihak kepolisian di Jalan Jelarai, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TARAKAN – Kapolda Kaltara Brigjen Indrajit menyebut angka kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korbannya meninggal dunia, cukup banyak. Data pihaknya selama 2018 lalu, korban meninggal dunia sebanyak 38 orang.

Menurutnya, dari jumlah tersebut 15 orang di antaranya berusia antara 15 hingga 35 tahun. Karena itu, dia mengingatkan agar pengendara kendaraan bermotor melaksanakan budaya tertib dan disiplin berlalu lintas. “Sehingga dapat meningkatkan kualitas keselamatan di jalan dan menurunkan kecelakaan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan di Bumi Benuanta. “Saat ini baru saja diawali pemilu yang bisa jadi berbeda dalam pemilihan presiden dan wakil presiden, termasuk perbedaan pilihan calon legislatif. Oleh karenanya, perbedaan tersebut tidak jadi alasan untuk merusak persatuan dan kesatuan kita, khususnya di Provinsi Kalimantan Utara yang selama ini sudah terjalin dengan baik dan harmonis,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga berpesan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan terhasut oleh berita hoaks dari pihak-pihak yang punya kepentingan tertentu, yang akan merusak sendi-sendi kesatuan dan persatuan di Kalimantan utara. “Mari  kita jaga kerukunan yang selama ini sudah terjalin,” ajaknya.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kaltara Kombes Noviar, juga mengajak generasi millenial untuk dapat mengetahui tujuh prioritas pelanggaran. Yakni, tidak menggunakan helm atau safety belt bagi pengemudi mobil, berkendara menggunakan handphone, melawan arus, melebihi batas kecepatan, melebihi kapasitas, menggunakan narkoba atau di bawah pengaruh alkohol, serta pengendara di bawah umur.

Menurutnya, tujuh pelanggaran itulah yang menjadi potensi menyebabkan terjadinya fatalitas tinggi dan korban jiwa. Karena itu, ia mengimbau untuk menghindari tujuh prioritas pelanggaran tersebut. (mrs/fen)


BACA JUGA

Minggu, 22 November 2015 19:15

Perang Proksi Ancaman Warga Kaltara

<p style="text-align: justify;"><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash;…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers