MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Minggu, 30 Juni 2019 13:18
Sertifikasi Profesi Masih Bergantung Pusat
TINGKATKAN SDM: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat membuka ujian sertifikasi tenaga kerja konstruksi, belum lama ini.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR - Program sertifikasi di Kalimantan Utara (Kaltara) masih bergantung pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker). Pasalnya, sampai saat ini belum ada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di provinsi termuda di Indonesia ini.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kaltara, Chairul Anwar mengakui sejauh ini Kaltara belum memiliki LSP. Hal ini juga berpengaruh terhadap masyarakat yang ingin mencari kerja dengan keahlian tertentu. Bahkan dapat menghambat angkatan kerja terserap maksimal di dunia industri. 

Menurut Chairul, belum tersediannya LSP membuat program pelatihan yang ada di Balai Latihan Kerja (BLK) menjadi kurang maksimal. Sehingga dikhawatirkan kompetensi lulusan program pelatihan tersebut juga menjadi kurang mumpuni.

“Masyarakat yang ingin keahliannya diakui harus melakukan uji kelayakan di provinsi lain. Ini yang menjadi kendala kita saat ini dalam menyerap tenaga kerja,” jelas Chairul, Sabtu (29/6).

Menurutnya, sertifikasi sangat penting sebagai penunjang keahlian tenaga kerja atau angkatan kerja. Tenaga kerja akan duakui keahliannya secara administratif jika memiliki sertifikasi. Sementara sertifikat kompetensi dikeluarkan LSP dan telah tersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). “Itu sangat penting. Karena saat ini tenaga kerja yang memiliki keahlian di bidangnya kurang terserap. Itu juga sebagai pengakuan,” ujarnya.

Melihat hal ini, Chairul mengaku bahwa pihaknya terus berupaya agar LSP bisa terbentuk di Kaltara. Sehingga nantinya ketika LSP sudah terbentuk di Kaltara, peserta program pelatihan kerja yang telah lulus dapat menempuh ujian sertifikasi tersebut. 

“Kita masih berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait LSP ini. Untuk sekarang kita masih mengharapkan kementerian yang menjalankan program sertifikasi. Ke depannya semoga program ini ada setiap tahunnya,” tandasnya. (*/fai/har)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:59

Beraksi di Tanjung Selor, Ditangkap di Kukar

TANJUNG SELOR – Pelaku kasus penggelapan sepeda motor, Arifin, ditangkap…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:58

Penyandang Disabilitas Diduga Jadi Korban Cabul

TANJUNG SELOR – Penyandang disabilitas berinisial B (28), yang mengaku…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:33

Tahanan Jalani Tes Urine

TARAKAN – Tes urine dilakukan Polres Tarakan terhadap 76 tahanan,…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:32

Isi 2 Kotak Amal Masjid Ludes

TARAKAN – Rumah-rumah ibadah saat ini tidak luput dari aksi…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:33

Ditangkap Usai Pesta Sabu

TARAKAN – Seorang perempuan berinisial SB (27), digelandang ke Mako…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:31

PRIHATIN..!! Sudah 12 Warga Meninggal karena DBD

TANJUNG SELOR – Sebanyak 941 kasus demam berdarah dengue (DBD)…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:27

Pembangunan Gedung BPK Diadukan ke Dewan

TARAKAN – Pembangunan gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan…

Rabu, 21 Agustus 2019 21:05

PLN Sebut karena Layang-Layang

TANJUNG SELOR – Warga Tanjung Selor kembali harus merasakan mati…

Rabu, 21 Agustus 2019 21:04

Satu Napi Dijemput BNNK

TARAKAN – Salah seorang narapidana Lapas Kelas IIA Tarakan, Ridwansyah…

Selasa, 20 Agustus 2019 19:06

Polda Buru Bandar Narkoba

TANJUNG SELOR - Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Kaltara menjalin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*