MANAGED BY:
SABTU
06 JUNI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 01 Juli 2019 15:29
PNS Narkoba Masih Terima Gaji 75 Persen

Sanksi Disiplin, Pemprov Tunggu Proses Hukum

Sanusi

PROKAL.CO, TARAKAN – Kasus narkoba yang menjerat salah satu pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan berinisial AK, juga telah diketahui jajaran Pemprov Kaltara.

Namun, mengenai sanksi disiplin yang akan dijatuhi, Pemprov Kaltara masih menunggu hasil dari proses hukumnya. Hal tersebut diungkapkan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Provinsi Kaltara, Sanusi.

“Untuk sanksinya, nanti akan dibahas Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan), mengenai evaluasi kinerjanya. Karena sampai saat ini kami belum tahu, harus menunggu (proses hukum). Kita enggak boleh langsung, karena sudah ditangani pihak keamanan, kepolisian. Jadi biarlah itu berproses dulu,” ujar Sanusi kepada Rakyat Kaltara, ditemui usai menghadiri Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) di Tarakan, Sabtu (29/6).

Saat ini, diakui Sanusi, yang bersangkutan masih menerima fasilitas dari Pemprov Kaltara, seperti gaji setiap bulan. Namun, nilainya tidak lagi seperti semula, melainkan hanya menerima 75 persen. Pemberian itu telah sesuai aturan yang berlaku.  

Dalam upaya pencegahan agar pegawai di lingkungan Pemprov Kaltara tidak terlibat narkoba, Sanusi menuturkan bahwa Gubernur Kaltara selalu mengingatkan. Selain rutin melakukan pembinaan, Pemprov Kaltara juga melakukan tes urine. Hanya saja untuk jadwal pelaksanaannya, pihaknya merahasiakan.   

“Pasti akan ada tes urine yang dilakukan, pasti. Kita sering melakukan itu,” tuturnya.

Sementara itu, Kaltara sendiri termasuk wilayah rawan narkoba. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNN) Kaltara mendapatkan informasi bahwa Kaltara masuk dalam urutan kelima pengguna narkoba terbanyak.

“Dari data, Kaltara ini kelima pengguna narkoba terbanyak dari prevalensi atau jumlah pengguna dengan jumlah penduduk,” ujar Kepala BNNP Kaltara Brigjen Pol Ery Nursatari, melalui Kepala Bidang Pemberantasan, AKBP Deden Andriana, Sabtu (28/6).

BNNP Kaltara sendiri, sejak Januari hingga Mei berhasil melakukan pengungkapan kasus narkoba dengan menangkap 10 tersangka, dan mengamankan kurang lebih 6 kilogram barang bukti narkoba.    

Parahnya lagi, Deden menyebut rata-rata tersangka merupakan generasi milenial atau generasi muda usai antara 15-35 tahun, dengan menjadi kurir. Dari jumlah tersangka itu, ada yang sudah divonis penjara. (mrs/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 06 Juni 2020 17:14

Tim Gugus Tugas Tarakan Terpapar Corona

TARAKAN – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Tarakan bertambah. Kali…

Sabtu, 06 Juni 2020 17:11

Tarif RDT di Tarakan Rp 1 Juta

TARAKAN – Tarif pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) tidak ada…

Jumat, 05 Juni 2020 18:20

Pos Pengawasan Bakal Ditambah

TANJUNG SELOR – Direncanakan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)…

Jumat, 05 Juni 2020 18:18

Masa Berlaku WFH Usai, ASN Masuk dengan Sistem Shift

TANJUNG SELOR – Diberlakukannya work from home (WFH) bagi Aparatur…

Jumat, 05 Juni 2020 18:07

Pasien Sembuh Kini 90 Orang

TANJUNG SELOR – Beberapa hasil sampel, baik dari laboratorium Tes…

Kamis, 04 Juni 2020 17:29

Tarif Speedboat Diusulkan Naik, Ini Kata Kepala Dishub Kaltara

TANJUNG SELOR – Tarif speedboat reguler antar Kabupaten dan Kota…

Kamis, 04 Juni 2020 17:27

Selesaikan Masalah Lahan

TANJUNG SELOR – Sesuai target, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara…

Kamis, 04 Juni 2020 17:16

Pemulangan PMI Lalui Protokol Ketat

TANJUNG SELOR - Pemerintah Malaysia memulangkan ratusan Pekerja Migran Indonesia…

Kamis, 04 Juni 2020 16:54

Oknum ASN Ajukan Banding

TARAKAN - Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot…

Rabu, 03 Juni 2020 15:33

Waspadai Transmisi Lokal

TANJUNG SELOR – Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltara tetap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers