MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 08 Juli 2019 14:15
Pemprov Lirik Gajah Pygmy, Mau Diapain...??
Ilustrasi

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR – Keberadaan gajah kerdil atau Borneo Pygmy Elephant (Elephas maximus borneensis))  di wilayah Kalimantan Utara, atau daerah perbatasan di Kabupaten Nunukan, populasinya diperkirakan hanya 80 ekor yang tersebar di beberapa wilayah seperti Seimenggaris dan Tulin Onsoi.

Pengembangan habitat gajah Kalimantan, itu menjadi salah satu program yang sedang dilakukan Pemprov Kaltara. Seperti dikatakan Kepala Sub Bidang Pariwisata dan Lingkungan Hidup Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) Kaltara, Jufri, keberadaan gajah kerdil itu dapat menjadi daya tarik wisata, dan penelitian.

Pihaknya mendapat informasi bahwa gajah Kalimantan di Nunukan sering melewati perkebunan milik swasta. Oleh sebab itu, pihaknya berkoordinasi dengan perusahaan pemilik perkebunan. 

Di Tahun ini, pihaknya akan menindaklanjuti secara resmi dan mendetailkan teknis koridor gajah yang melewati areal perusahaan tersebut. “Jadi memang dari apa yang kami kaji dan kami koordinasikan, akhirnya kami tindak lanjuti,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Pemprov Kaltara, kata dia, berupaya menyelamatkan gajah Kalimantan sebagai satwa endemik. Dalam setiap pertemuan, lanjut Jufri, Pemprov pun selalu membahas hal tersebut. Agar pembangunan koridor gajah mendapat dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Kawasan konservasi gajah masuk di kawasan Heart of Borneo (HoB). Oleh sebab itu, pemerintah pusat memberikan dukungan penuh,” ujarnya.

Lanjutnya, pengembangan koridor gajah juga akan disinkronkan dengan kawasan HoB. Pengembangan koridor gajah Kalimantan sejalan dengan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Seimenggaris. Hal tersebut diselaraskan dengan bidang pariwisata, karena mendukung akses jalur wisata lebih mudah. 

“Kawasan HoB ini secara keseluruhan juga diprioritaskan bisa menjadi kawasan wisata alam yang memiliki nilai edukasi bagi masyarakat,” ujarnya. (*/fai/fen)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 18:07

Tak Ada Edaran Libur

TANJUNG SELOR – Kabut asap makin pekat. Jarak pandang hanya…

Selasa, 17 September 2019 18:05

Perjalanan Melelahkan Jamaah Haji

TANJUNG SELOR – Perjalanan panjang dan melelahkan harus dirasakan jamaah…

Selasa, 17 September 2019 18:03

Wali Kota Keluarkan Imbauan

TARAKAN - Wali Kota Khairul telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat…

Senin, 16 September 2019 14:47

Waspada Infeksi Paru

TANJUNG SELOR – Kabut asap yang semakin pekat menyelimuti wilayah…

Senin, 16 September 2019 14:45

Lima Penerbangan Tertunda

PENERBANGAN dari dan ke Tarakan, Minggu (15/9), kembali mengalami keterlambatan…

Senin, 16 September 2019 14:44

Lokasi Dekat Perkebunan Sawit

KEBAKARAN lahan masih saja terjadi. Minggu (15/9), sekira pukul 12.30…

Senin, 16 September 2019 14:42

Mau Diperkosa, Lalu Pura-Pura Pingsan, Pelaku Lari

TARAKAN – Seorang wanita berinisial AN, warga RT 9 Kelurahan…

Minggu, 15 September 2019 23:10

Disetujui 1.313 Formasi, Tahapan Tunggu Instruksi

TANJUNG SELOR - Rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) dibuka…

Minggu, 15 September 2019 23:09

Lion Air Batal Mendarat di Juwata

KABUT asap juga mengganggu penerbangan di Bandara Internasional Juwata Tarakan.…

Minggu, 15 September 2019 23:07

Makin Tebal karena Asap kiriman

TANJUNG SELOR – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Bulungan, Provinsi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*