MANAGED BY:
SENIN
14 OKTOBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 08 Juli 2019 14:18
Bawaslu KTT Temukan Kejanggalan, Laporan Dugaan Ijazah Palsu
Ilustrasi

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR – Adanya laporan dugaan penggunaan ijazah palsu oleh salah seorang calon legislatif, tidak hanya diterima Bawaslu Bulungan. Laporan serupa juga diterima Bawaslu Kabupaten Tana Tidung (KTT).

Namun, Ketua Bawaslu KTT Chaeril yang dikonfirmasi Harian Rakyat Kaltara melalui sambungan telepon, (7/7), menyatakan bahwa persyaratan laporan yang diterima pihaknya tidak lengkap, setelah dilakukan kajian awal. 

Laporan yang dibuat, menurutnya, harus memenuhi syarat formil dan materiil. Laporan yang disampaikan pun, kata dia, telah melebihi tenggat waktu yang ditentukan. Pelapor mengetahui dugaan pelanggaran pada 8 Mei lalu, namun baru dilaporkan pada 21 Mei. Dengan demikian, dianggap pihaknya tak memenuhi syarat.

"Syarat formil meliputi identitas pelapor yang berhak melaporkan. Waktu pelaporan tidak melebihi ketentuan paling lama tujuh hari terhitung sejak diketahui terjadinya dugaan pelanggaran pemilu," jelasnya.

Meski laporan yang diterima tidak memenuhi syarat formil dan meteriil, hasil investigasi yang dilakukan pihaknya, dengan mengklarifikan ke Dinas Pendidikan Tarakan, ditemukan beberapa kejanggalan terhadap ijazah paket C milik salah seorang calon legislatif tersebut.

Sementara itu, dugaan serupa kepada salah seorang caleg DPRD Bulungan, juga telah diklarifikasi Bawaslu Bulungan kepada saksi dari pelapor. Dan, Ketua Bawaslu Bulungan Ahmad menyatakan pihaknya pun akan meminta klarifikasi dari Disdik Tarakan. Termasuk ke pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) penyelenggara pendidikan paket C. 

"Paket C yang diikuti itu berada di Tarakan,” ujar Ahmad, belum lama ini.

Apabila dari hasil klarifikasi terindikasi adanya penggunaan ijazah palsu, kata dia, pihaknya akan memanggil sentra penegakan hukum terpadu. Menurut Ahmad, waktu yang diberikan untuk menindaklanjuti laporan itu selama 14 hari kerja. Jika terbukti, maka kasusnya bisa naik status. Disebutkan, laporan masuk dan diregistrasi Bawaslu Bulungan pada 24 Juni lalu. (uno/fen)


BACA JUGA

Minggu, 13 Oktober 2019 17:53

Deteksi Jarak Kendaraan dan Pengontrol CO

SMA 1 Tarakan tak pernah habis dalam ‘memproduksi’ pelajar berprestasi.…

Minggu, 13 Oktober 2019 17:45

Irianto Kembalikan Formulir ke NasDem

TARAKAN – Irianto Lambrie, terus menunjukkan keseriusannya untuk maju kembali…

Minggu, 13 Oktober 2019 17:43

Anggaran Pengawasan, Bulungan dan KTT Masih Alot

TANJUNG SELOR – Setelah melalui proses pembahasan, Badan Pengawas Pemilu…

Sabtu, 12 Oktober 2019 17:24

Irianto Siap Ikuti Proses

TANJUNG SELOR – Keseriusan maju di Pilgub Kaltara lewat jalur…

Sabtu, 12 Oktober 2019 17:21

Tak Masalah Kasus Klien Dilimpahkan

TARAKAN – Pelimpahan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Kelurahan…

Sabtu, 12 Oktober 2019 13:48

Pembuang Bayi Masih Misterius

TANJUNG SELOR – Pelaku pembuang bayi perempuan di kawasan Sabanar…

Jumat, 11 Oktober 2019 18:46

Tak Pasang Target Berlebihan, Irianto Daftar ke PAN

TARAKAN – Pendaftaran ke partai politik untuk mengikuti penjaringan bakal…

Jumat, 11 Oktober 2019 18:42

229.286 Jiwa Akan Diberi Obat Filariasis, Hanya di Tiga Kabupaten

TANJUNG SELOR – Peringatan Bulan Eliminasi Penyakit Kaki Gajah (Belkaga)…

Jumat, 11 Oktober 2019 18:40

Perbaikan Jembatan Kayu di SP 3, Pemkab Bantah Pernah Diusulkan

TANJUNG SELOR – Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala mengaku dirinya…

Kamis, 10 Oktober 2019 18:01

Hanya Berharap Bantuan Pemprov

TANJUNG SELOR — Pemerintah Kabupaten Bulungan sepertinya mentok di angka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*