MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 10 Juli 2019 13:58
Pertamina Hentikan Distribusi Premium, Daerah Lain Akan Menyusul
NORMAL: Kondisi SPBU di Jalan Mulawarman tanpa antrean, kemarin (9/7), sejak kuota premium tidak didistribusikan Pertamina.

PROKAL.CO, class="p1">TARAKAN – Pertamina benar-benar merealisasikan pengurangan kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di SPBU dan APMS di Tarakan. Tidak diberlakukan di stasiun pengisian bahan bakar di laut.

Mulai diberlakukannya pengurangan kuota premium ini diketahui setelah jajaran Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Disdagkop-UMKM) Tarakan melakukan inspeksi mendadak di sejumlah SPBU, Selasa (9/7). Pantauan media ini, juga tidak terlihat lagi antrean yang mengular di SPBU.

Salah seorang karyawan SPBU di Jalan Mulawarman, Adityo, mengaku SPBU tempatnya bekerja tidak lagi mendapatkan premium dari Pertamina sejak Senin (8/9).

Karena kosong, dispenser yang sebelumnya digunakan untuk jenis premium, dimanfaatkan untuk melayani kendaraan yang mengisi BBM jenis pertalite.

Wali Kota Tarakan Khairul merespons positif kebijakan Pertamina mengurangi kuota premium di darat. Ia berharap penyaluran premium benar-benar tepat sasaran, karena selama ini premium menjadi bisnis bagi sejumlah oknum masyarakat.

“Kuncinya itu sebenarnya premium, karena memang itu barang menggoda,” ujarnya.

Kepala Bidang Penguatan dan Pengembangan Perdagangan Disdagkop-UMKM Tarakan, Muhammad Romli menuturkan, informasi yang diperolehnya pengurangan kuota premium hanya dilakukan di SPBU darat. Sedangkan di laut masih diberikan.

“Jadi, kalau yang darat memang ada kebijakan dari pemerintah melihat adanya antrean yang luar biasa, yang dikeluhkan masyarakat maupun pemerintah kota. Dari pihak Pertamina mengambil langkah untuk tidak menjual (premium, Red) di SPBU dan APMS yang ada di darat. Mungkin dikurangi atau diganti pertamax,” bebernya.

Romli menilai langkah tersebut efektif mengatasi persoalan pengetap dan antrean di SPBU.

Sementara itu, Sales Executive Retail III PT Pertamina Tarakan, Andi Reza saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya sudah menerapkan kebijakan mengurangi kuota premium di darat sejak Senin. Bahkan, ke depan pengurangan kuota premium bukan lagi diterapkan secara bertahap seperti rencana semula, melainkan tidak lagi didistribusikan seterusnya.

“Dua hari ini kami lakukan (pengurangan premium). Ternyata kondisinya sangat kondusif, tidak ada lagi antrean,” ujar Andi Reza.

Sedangkan untuk penyaluran premium di laut, dipastikan Reza tetap dilakukan untuk melayani nelayan. Saat ini, ada dua stasiun pengisian di laut yang melayani nelayan. Yakni, di perairan Beringin dan Juata Laut. 

“Dua-duanya masih beroperasi normal. Tidak ada pengurangan sama sekali,” ujarnya.

Pengurangan kuota premium di SPBU dan APMS yang ada di darat, kemungkinan tidak hanya diberlakukan di Tarakan, Reza menyebut pihaknya juga berencana menerapkan di daerah lain di Kaltara. Saat ini, pihaknya masih mendiskusikan dengan lembaga penyalur terkait di daerah seperti SPBU dan APMS. 

“Kurang lebih sama perlakuan,” ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa Pertamina tidak mengganti produk premium dengan BBM lain. Pihaknya masih fokus pada penyaluran pertalite. Ia juga meluruskan bahwa APMS di Kelurahan Lingkas Ujung yang tidak mendistribusikan premium beberapa waktu merupakan usulan dari pengelola APMS, yang kemudian ditindaklanjuti pihaknya dengan tidak menyalurkan premium ke APMS tersebut. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 18:50

Lama Menghilang, Ditangkap di Jakarta

TARAKAN – Pelarian seorang pria berinisial Mu, akhirnya terhenti. Keberadaannya…

Kamis, 17 Oktober 2019 16:00

APBD 2020 Diwarisi Utang

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Khairul mengakui di dalam APBD…

Rabu, 16 Oktober 2019 18:21

Untuk Sampah, Tahun Depan Beli Alat Berat

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Khairul menyatakan pihaknya akan membeli…

Rabu, 16 Oktober 2019 18:07

Wajib Medical Check Up

TARAKAN – Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 40 Tahun 2019 tentang…

Selasa, 15 Oktober 2019 19:09

Pungli, Oknum Honorer Diberhentikan, ASN Teguran Tertulis

TARAKAN – Oknum honorer Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tarakan…

Selasa, 15 Oktober 2019 19:04

Terpidana Korupsi Bayar Rp 150 Juta

TARAKAN – Terpidana kasus korupsi pengadaan bahan ajar Program Sarjana…

Selasa, 15 Oktober 2019 17:59

Dua Dinas ‘Kurang’ Diminati, Diduga karena Hal Ini...

TARAKAN – Seleksi pejabat tinggi pratama di lingkup Pemkot Tarakan…

Senin, 14 Oktober 2019 17:31

Sampah Menumpuk, Ini Penyebabnya

TARAKAN – Persoalan sampah kembali menjadi sorotan masyarakat, menyusul  sampah…

Sabtu, 12 Oktober 2019 13:54

HAH KOK BISA..!! Dituntut 20 Tahun, Terdakwa Sabu Malah Divonis Bebas

TARAKAN – Empat terdakwa kasus dugaan kepemilikan sabu-sabu seberat 480…

Jumat, 11 Oktober 2019 20:16

RSU Tarakan Target Predikat Madya

TARAKAN – Untuk mencapai akreditasi madya, Rumah Sakit Umum (RSU)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*