MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 18 Juli 2019 14:35
Hanya ‘Bermodal’ Rp 2.000

Pria 30 Tahun Dilaporkan Cabuli Balita

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi di Bulungan. Kali ini, dialami seorang balita. Sebut saja Anggrek (bukan nama sebenarnya).

Kasus ini terungkap setelah orangtua Anggrek melapor ke polisi. Warga Kecamatan Tanjung Palas Barat itu melapor pada 3 Juli lalu. Sementara, dugaan pencabulan yang dilakukan seorang pria berinisial In (30), yang juga warga Tanjung Palas Barat, terjadi pada 30 Juni lalu.

Dikatakan Kasat Reskrim Polres Bulungan AKP Gede Prasetia Adi Sasmita melalui Kanit PPA Aiptu Lince Karlinawati, kasus dugaan pencabulan terungkap berawal ketika ibu korban mencurigai anaknya yang baru pulang bermain bersama temannya, membawa uang Rp 2.000.

Sedangkan sang ibu merasa tidak ada memberikan uang kepada anaknya. Dan, akhirnya menanyakan kepada anaknya siapa yang memberikan uang Rp 2.000. "Korban mengakui kalau uang Rp 2.000 didapat dari pelaku (In)," ujar Lince kepada Harian Rakyat Kaltara, kemarin (17/7).

Ibu korban, lanjut Lince, mendesak korban agar menceritakan yang terjadi dan pemberian uang Rp 2.000 tersebut. Dari pengakuan korban kepada orangtuanya, kata Lince, pelaku meminta korban melepas pakaian. Setelah itu, korban diajak oleh In untuk masuk ke rumah.

"Begitu ibu korban mendapat cerita dari anaknya. Langsung memeriksa celana milik anaknya. Dan, ternyata ibunya melihat sisa lendir yang diduga sperma," ungkapnya.

Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti. Termasuk meminta keterangan lebih lanjut dari orangtua korban. "Pelaku juga belum dimintai keterangan, karena kami masih butuh dua alat bukti. Berupa keterangan saksi, yakni orangtua dan korban," ujarnya.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kaltara Ainun Farida yang dikonfirmasi media ini, mengaku prihatin kasus dugaan pencabulan kembali terjadi.

Dia meminta aparat kepolisian memberikan hukuman berat kepada pelaku. Jika laporan orangtua Anggrek benar bahwa anaknya telah menjadi korban pencabulan.

"Hukuman berat yang diberikan sebagai efek jera. Bila dihukum ringan, tidak menutup kemungkinan pelaku mengulangi perbuatannya," ujar Ainun.

Di sisi lain, dia juga mengingatkan para orangtua untuk mengawasi anak-anaknya. Pengawasan yang dilakukan, kata Ainun, bukan berarti melarang anak-anaknya bermain dengan teman sebayanya. Namun, orangtua harus memberikan perhatian dan pengawasan yang ekstra, agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Pengawasan, kata dia, juga dalam penggunaan smartphone. Karena saat ini, dia melihat tidak sedikit anak-anak diperkenankan untuk menggunakan smartphone.

"Bila orangtua menemukan gambar atau video yang tak pantas dikonsumsi anak-anak, agar segera dihapus," pesannya. (uno/fen)


BACA JUGA

Kamis, 22 Agustus 2019 13:28

Bawa Sampel Ikan ke Surabaya

TARAKAN – Tim gabungan dari Balai Karantina Ikan dan Pengendalian…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:27

Hanya 55 Bidang Penuhi Syarat

TANJUNG SELOR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara mengusulkan…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:25

Puluhan Ribu Warga Tarakan Bakal Tak Dibantu BPJS Kesehatan Lagi

TARAKAN – Masyarakat Kalimantan Utara terkena imbas dari kebijakan pemerintah…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:24

Rp 4,3 Miliar PBBKB Diselamatkan

TANJUNG SELOR - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltara…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:24

Penghuninya Ribuan, Usulan Lapas Tak Kunjung Direspons

TANJUNG SELOR – Usulan penambahan lembaga pemasyarakatan atau lapas di…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:23

Pengadaan dan Perizinan Rawan Praktik Korupsi

TARAKAN – Pengadaan barang dan jasa, serta perizinan menjadi perhatian…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:22

September Diluncurkan

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) RI telah mengeluarkan Peraturan KPU (PKPU)…

Rabu, 21 Agustus 2019 21:03

Kurir asal Malaysia Diciduk di Sebatik

TANJUNG SELOR - Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Kaltara berhasil…

Rabu, 21 Agustus 2019 21:02

Loka POM Temukan Produk Palsu

TARAKAN – Penjualan produk kecantikan yang tidak layak edar tidak…

Rabu, 21 Agustus 2019 20:57

Air Baku Mulai Menyusut

TARAKAN – Hujan yang jarang mengguyur Tarakan akhir-akhir ini, berimbas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*