MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 19 Juli 2019 14:35
Bawaslu Perkirakan di Bawah Rp 20 M
Siti Nuhriyati

PROKAL.CO, TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kaltara segera mengusulkan anggaran pemilu tahun depan. Ketua Bawaslu Kaltara Siti Nuhriyati mengaku pihaknya saat ini sedang mempersiapkan usulan anggaran.

Menurutnya, usulan anggaran segera disampaikan karena semakin dekatnya tahapan pemilu. Apalagi, ia pun mengaku pihaknya sudah didesak oleh Pemprov Kaltara untuk segera mengajukan usulan anggaran.

Disinggung nominal yang diusulkan, Siti belum bisa menyebut angka pasti. Namun, ditegaskannya ada kenaikan dibandingkan Pilgub 2015, yang menyesuaikan harga kebutuhan saat ini.

“Kurang dari Rp 20 miliar. Pilkada lalu kan Rp 13 (miliar),” ungkapnya saat ditemui pada Selasa (16/7).

Ia mencontohkan item yang memengaruhi kenaikan anggaran pilkada seperti harga tiket pesawat. Selain itu, kenaikan anggaran juga dipengaruhi bertambahnya unsur pimpinan dan divisi di struktur Bawaslu Kaltara. Yakni, Divisi Penanganan Pelanggaran serta Divisi Hukum, Data dan Informasi.

Sebelumnya, hanya ada Divisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga, Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Divisi Sengketa. “Jadi kan masuk akal saja kalau ada peningkatan angka,” ujarnya.

Dari lima divisi tersebut, Siti memprediksi yang paling besar membutuhkan anggaran adalah Divisi Pengawasan. Salah satu faktornya karena harus melakukan pengawasan hingga ke pelosok yang berdampak pada biaya transportasi.

Dia berharap anggaran yang diajukan nanti tidak dikurangi. Karena pihaknya sudah menyusun seminimal mungkin anggaran yang dibutuhkan. Hal itu juga yang membuat pihaknya terkesan lambat mengajukan anggaran, agar tidak ada revisi anggaran di kemudian hari.

“Kalau dibandingkan KPU Rp 147 (miliar) kan, kami hanya di bawah Rp 20 M (miliar),” ungkapnya.

Sementara itu, disinggung mulai beredarnya promosi bakal calon kandidat di media sosial, menurut Siti, bukanlah menjadi persoalan. Selain itu, saat ini belum masuk tahapan kampanye.

“Undang-undang kan mengamanatkan kami mengawasi tahapan. Sementara, ini kan tahapannya belum untuk pilkada. Dalam hal sudah ada yang mulai sebut nama sana sini, itu kan bagian dari dinamika politik di masyarakat, sedang berproses, seleksi alam, siapa yang bakal diusung untuk naik, wajar,” ungkapnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 19:31

Video Mesum Beredar, Pemeran Pria Lapor Polisi

TANJUNG SELOR – Video mesum sepasang remaja dalam sebuah kamar…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:29

Satu Jamaah Wafat di Makkah

KABAR duka datang dari Tanah Suci, Makkah. Satu jamaah haji…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:28

Pemprov Kucurkan Rp 3 M untuk Land Clearing

TANJUNG SELOR – Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang Perumahan dan…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:26

Mantan Pejabat KTT Divonis 5 Tahun

TANJUNG SELOR - Kasus tindak pidana korupsi dengan terdakwa Mardiansyah,…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:25

BPPRD Kenakan Denda 2 Persen

TANJUNG SELOR – Dua perusahaan yang sempat diselidiki jajaran Polda…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:28

Bawa Sampel Ikan ke Surabaya

TARAKAN – Tim gabungan dari Balai Karantina Ikan dan Pengendalian…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:27

Hanya 55 Bidang Penuhi Syarat

TANJUNG SELOR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara mengusulkan…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:25

Puluhan Ribu Warga Tarakan Bakal Tak Dibantu BPJS Kesehatan Lagi

TARAKAN – Masyarakat Kalimantan Utara terkena imbas dari kebijakan pemerintah…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:24

Rp 4,3 Miliar PBBKB Diselamatkan

TANJUNG SELOR - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltara…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:24

Penghuninya Ribuan, Usulan Lapas Tak Kunjung Direspons

TANJUNG SELOR – Usulan penambahan lembaga pemasyarakatan atau lapas di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*