MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 22 Juli 2019 11:41
Terendus sejak Awal Juli

Sabu 38 Kg Diduga Jaringan Internasional

TANGKAPAN BESAR: Tim gabungan saat melakukan rilis penungkapan kasus sabu seberat 38 kg di Polres Bulungan, Minggu (21/7).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Penangkapan seorang pria bernama Achmad Fathoni, 20, yang membawa narkoba golongan 1 jenis sabu-sabu seberat 38 kilogram, Sabtu (20/7) lalu, merupakan pengungkapan kasus narkoba terbesar di Kalimantan Utara.

Pria yang beralamat di Kompleks Graha Indah Blok GA RT 013, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, itu ditangkap tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, Direktorat Jenderal Bea Cukai dan Polres Bulungan di Jalan Jelarai Selor, Tanjung Selor, sekira pukul 08.00 Wita.

Saat itu, Achmad Fathoni mengendarai mobil Toyota Innova warna putih, dengan nomor polisi KT 1538 WE. Ketika dilakukan penggeledahan, ditemukan dua tas warna hitam berisi 38 bungkus serbuk kristal masing-masing seberat 1 kilogram yang disimpan di jok belakang mobil.

Dikatakan Kasubdit Interdiksi Darat dan Lintas Batas BNN Pusat, Kombes Pol Heri Istu Hariono, terungkapnya penyelundupan sabu-sabu 38 kilogram ini, sudah terendus sejak awal Juli lalu, berkat adanya informasi dari masyarakat akan ada pengiriman sabu-sabu dari Tawau, Malaysia melalui wilayah Kalimantan Utara: Tarakan dan Tanjung Selor, Bulungan. Untuk selanjutnya dibawa ke Samarinda, Kaltim.

Kini, pihaknya terus mendalami untuk mengungkap aktor di balik pengiriman sabu seberat 38 kg itu. Karena menurut Heri, dengan jumlah barang bukti yang cukup banyak, kemungkinan milik jaringan internasional. Pihaknya menduga dari jaringan segitiga emas. Yakni, Myanmar, Thailand dan Laos.

"Tersangka merupakan kurir. Saat ini kasusnya sedang dikembangkan dan harus mengejar jaringannya. Termasuk upah yang diterima tersangka masih didalami," ujar Heri saat konferensi pers di Polres Bulungan, Minggu (21/7).

Dikatakan, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1). Kemudian Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Kembali digagalkannya penyelundupan sabu-sabu di wilayah hukum Polres Bulungan, menjadi pekerjaan rumah bagi Polres Bulungan untuk memperketat pintu-pintu masuk melalui jalur perairan. Untuk diketahui, Sabtu (11/5) lalu, aparat kepolisian berhasil menggagalkan penyelundupan sabu-sabu 3,2 kilogram yang masuk melalui kawasan Buluh Perindu, Tanjung Selor.

Menurut Kapolres Bulungan AKBP Andrias Susanto Nugroho, banyaknya pintu masuk ke Bulungan, termasuk jalur tikus, menjadi peluang bagi bandar atau pengedar narkoba. Dan, banyaknya pintu masuk itu, diakuinya menjadi salah satu kesulitan pihaknya.

Namun demikian, Andrias mengatakan, pihaknya tetap melakukan upaya-upaya. Salah satunya, dengan terus sosialisasi ke masyarakat. Dengan demikian, masyarakat bisa ikut memberikan informasi bila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

“Kami saat ini juga telah membuat sistem teknologi informasi. Sifatnya SMS dan aplikasi berupa Bulungan Monitoring Center. Masyarakat bisa foto dan laporan bila ada diduga yang mencurigakan,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Bea Cukai Tarakan Minhajudin yang hadir di konferensi pers kemarin, menyatakan bahwa pengungkapan kasus sabu-sabu 38 kg ini merupakan bentuk kerja sama.

Disebutkan Minhajudin, sejak Januari hingga Juli, telah ditangani 4 kali kasus penyelundupan narkotika, dengan barang bukti mencapai 45,1 kg. (uno/fen)


BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 19:31

Video Mesum Beredar, Pemeran Pria Lapor Polisi

TANJUNG SELOR – Video mesum sepasang remaja dalam sebuah kamar…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:29

Satu Jamaah Wafat di Makkah

KABAR duka datang dari Tanah Suci, Makkah. Satu jamaah haji…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:28

Pemprov Kucurkan Rp 3 M untuk Land Clearing

TANJUNG SELOR – Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang Perumahan dan…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:26

Mantan Pejabat KTT Divonis 5 Tahun

TANJUNG SELOR - Kasus tindak pidana korupsi dengan terdakwa Mardiansyah,…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:25

BPPRD Kenakan Denda 2 Persen

TANJUNG SELOR – Dua perusahaan yang sempat diselidiki jajaran Polda…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:28

Bawa Sampel Ikan ke Surabaya

TARAKAN – Tim gabungan dari Balai Karantina Ikan dan Pengendalian…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:27

Hanya 55 Bidang Penuhi Syarat

TANJUNG SELOR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara mengusulkan…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:25

Puluhan Ribu Warga Tarakan Bakal Tak Dibantu BPJS Kesehatan Lagi

TARAKAN – Masyarakat Kalimantan Utara terkena imbas dari kebijakan pemerintah…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:24

Rp 4,3 Miliar PBBKB Diselamatkan

TANJUNG SELOR - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltara…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:24

Penghuninya Ribuan, Usulan Lapas Tak Kunjung Direspons

TANJUNG SELOR – Usulan penambahan lembaga pemasyarakatan atau lapas di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*