MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 09 Agustus 2019 22:13
Sudah Tiga Titik Terjadi Karhutla
KEBAKARAN LAHAN: Petugas PMK Tarakan memadamkan api di daerah Belalung, Rabu (7/8).

PROKAL.CO,

TARAKAN – Ancaman kebakaran lahan kembali “menghantui”. Karena di beberapa titik sudah terjadi kebakaran lahan. Data Penanggulangan Masalah Kebakaran (PMK) Tarakan, Selasa (6/8) dan Rabu (7/8), ada tiga lokasi kebakaran lahan. Yakni, di dekat SMPN 10 Kelurahan Pantai Amal, serta di daerah Juata.

“Kalau yang di Amal Lama sudah dari beberapa hari yang lalu, kita kan tahu penyebabnya dari batu bara yang terbakar,” ujar Analis Kebakaran Dinas Satpol PP dan PMK Tarakan, Henri.

“Yang di Belalung (Juata), terus ada informasi lagi di perumahan PNS yang kemarin yang tanggal 7,” sambungnya.

Dari peristiwa itu, dampak lahan terbakar cukup luas. Terutama di lokasi perumahan PNS Juata Permai. Henri memperkirakan sebaran lahan yang terbakar di bawah 10 hektare. Kebakaran juga ada yang berlangsung hingga malam hari. 

Seperti saat melakukan pemadaman di lokasi perumahan PNS. Menurut Henri, pihaknya sempat menghentikan kegiatan saat pukul 17.00 Wita, karena sulit menjangkau titik api. 

Namun, malam hari sekira pukul 21.30 Wita, pihaknya mendapatkan laporan dari warga yang masih melihat nyala api di wilayah itu. Pemadam baru bisa melakukan penyemprotan sekira pukul 12 malam dan selesai pukul 12.45. 

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan menduga selain faktor manusia, kondisi cuaca yang panas dan angin yang kencang turut memengaruhi kebakaran lahan. 

“Kalau diduga penyebabnya sih untuk sementara dibakar, istilahnya oknum. Kemudian sekarang juga musim kering, tidak ada hujan, kemudian angin juga kencang. Kalau kita bakar lahan tidak terkendalikan, ya terbakar semua,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Tarakan, Kadjat Prasetyo.

Dikatakan, jika embusan angin kencang, pembakaran lahan terkadang tidak terkontrol. Potensi dampaknya pun cukup besar. Tidak hanya mengancam permukiman warga, kebakaran hutan dan lahan juga terkadang menyulitkan petugas memadamkannya, karena kondisi medan ada yang sulit dijangkau dengan alat pemadam. Seperti kebakaran di Juata Permai. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Sabtu, 18 Januari 2020 22:48

Tenaga Jaksa Belum Ideal

TARAKAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan saat ini masih kekurangan…

Jumat, 17 Januari 2020 19:44

Hasil Penungkapan 2 Kasus Sabu, BB Dimusnahkan

TARAKAN – Sebanyak 745,12 gram sabu yang merupakan barang bukti…

Jumat, 17 Januari 2020 19:43

Minta Rekomendasi Pajak Hiburan

TARAKAN – Panitia kegiatan colour run mengklaim telah mengantongi izin,…

Kamis, 16 Januari 2020 14:20

Ditanya Berbelit, Terdakwa Bantah Sebagai Kurir Sabu 38 Kg

TANJUNG SELOR – Terdakwa Ahmad Fatoni, menjalani sidang lanjutan untuk…

Kamis, 16 Januari 2020 14:18

Pelaku Kesulitan Jual Hasil Curian, Akhirnya Ketangkap

TARAKAN– Warga Tarakan agar lebih waspada terhadap barang berharga, khususnya…

Rabu, 15 Januari 2020 14:14

Jadwal Pelaksanaan SKD dan SKB, Tunggu Hasil Survei BKN

TANJUNG SELOR – Perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) lingkup…

Selasa, 14 Januari 2020 19:00

Si Jago Merah Hanguskan 2 Ruko

TARAKAN – Musibah kebakaran terjadi di RT 03 Kelurahan Karang…

Selasa, 14 Januari 2020 18:25

Budidaya Kepiting Bakau Potensi PAD

TANJUNG SELOR – Rancangan Peraturan Gubernur (Rapergub) tentang Budidaya Kepiting…

Rabu, 08 Januari 2020 12:20

Sepanjang 2019, Sita Sabu 19,9 Kg

TARAKAN – Sepanjang tahun lalu, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)…

Senin, 06 Januari 2020 19:18

MIRIS..!! Fasilitas Olahraga Tak Terawat

TARAKAN – Wali Kota Tarakan, Khairul bersama jajarannya meninjau sejumlah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers