MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 12 Agustus 2019 15:16
Tersangka Larutkan Sabu di Bak Mandi

Sehari, Dua Kurir Diciduk Polres Bulungan

KONFERENSI PERS: Tim gabungan dari BNNP Kaltara, Bea dan Cukai Tarakan, serta Polres Tarakan merilis tangkapan sabu, Minggu (11/8).

PROKAL.CO, TARAKAN – Personel Bea dan Cukai Tarakan bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara dan Polres Tarakan, kembali berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu dalam jumlah banyak, Sabtu (10/8).

Sabu-sabu didapat dari pria berinisial M (27). Ketika tim gabungan melakukan penggerebekan di rumah M di kawasan Kampung Satu/Skip, Kecamatan Tarakan Tengah.

Dikatakan Kepala BNNP Kaltara Herry Dahana dalam keterangan persnya di Kantor Bea dan Cukai Tarakan, Minggu (11/8), M sempat mengelabui tim gabungan dengan melarutkan sabu-sabu ke dalam bak mandi. Hanya saja, upaya M berhasil diketahui. Sebab, tim melihat air pada bak mandi yang berada di kamar M berwarna tidak wajar.

Kondisi itu memunculkan kecurigaan hingga diundang petugas dari Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Tarakan untuk mengetes kandungan air dalam bak mandi.

“Ternyata positif mengandung methaphetamine yang merupakan salah satu unsur pembuat narkotika jenis sabu. Akhirnya dilakukanlah secara detail penyitaan-penyitaan terhadap barang bukti,” jelas Herry.

Untuk barang bukti yang dilarutkan di dalam bak mandi diduga sebanyak 4 kilogram. Karena dari pengakuan tersangka, plastik kemasan makanan berukuran 1 kilogram digunakan untuk mengisi sabu. Sebelumnya, tim menemukan serbuk kristal seberat 2,2 gram yang tercecer di ruang tengah rumah M.

“Kalau dilihat dari kemasan ada empat. Satu plastik kantong (berukuran, Red) 1 kilo. Berarti kalau empat, sesuai dengan pengakuannya si tersangka, 4 kilo seluruhnya. Berarti air yang ada di bak, yang sudah dipindahkan ke galon ada 12, yaitu campuran dari 4 kilo yang sudah dituangkan dalam bak air tersebut,” beber Herry.

Dikatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari informasi warga bahwa Sabtu (10/8) pagi akan ada pengiriman sabu menggunakan speedboat yang singgah di kawasan Binalatung, Pantai Amal. Inofrmasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan pengintaian yang dilakukan tim gabungan.

“Ternyata memang tepat. Kami memperoleh beberapa petunjuk. Dan, akhirnya langkah-langkah yang dilaksanakan di lapangan kami mendapatkan fakta bahwa beberapa pelaku yang dintai mulai pagi membawa barang bukti,” ungkapnya.

Selain M, tim juga berhasil menangkap A (28). Menurut Herry, tersangka M sebelumnya menukar jeriken berwarna biru dengan A yang merupakan kurir di speedboat. Diduga sabu tersebut berasal dari Malaysia masuk melalui Sebatik, Nunukan.

Jeriken berwarna biru berisikan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium, ditukar dengan jeriken berwarna hijau yang diduga berisikan sabu. Setelah itu, jeriken yang diduga berisi sabu dibawa M dengan menggunakan sepeda motor ke rumahnya.

Tersangka A lebih dulu ditangkap tidak jauh dari kediaman M. Sementara M, sempat masuk ke rumahnya. Tim pun warga dan ketua RT setempat untuk mendobrak pintu rumah M. Setelah berhasil masuk, Herry menuturkan, ada satu ruangan yang terkunci, yang di dalamnya ada M bersama sang istri.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukumannya yang paling berat bisa hukuman mati,” ujar Herry.

Dari pengungkapan kasus narkoba jenis sabu ini, menurut data Bea dan Cukai Tarakan hingga Agustus ini, sudah 45 kilogram sabu-sabu yang diselundupan berhasil digagalkan. Paling besar penangkapan di Tanjung Selor yang sebanyak 38 kilogram.

Pengungkapan kasus narkoba tidak hanya dilakukan tim gabungan BNNP Kaltara, Bea dan Cukai serta Polres Tarakan. Kamis (8/8) lalu, jajaran Satreskoba Polres Bulungan pun menangkap dua pria berinisial WP (36) dan As (41).

Keduanya diduga kurir narkoba jenis sabu. Mereka ditangkap di lokasi berbeda, sekira pukul 10.00 Wita. WA ditangkap saat sedang duduk di jalan poros Mangkupadi - Kampung Baru, Kecamatan Tanjung Palas Timur. Polisi mendapati serbuk kristal dari WA sebanyak 2,3 gram. Sedangkan AS ditangkap saat berada di rumah, di Desa Sajau Hilir, Tanjung Palas Timur, dengan barang bukti 2 gram sabu.

Dikatakan Kapolres Bulungan AKBP Andrias Susanto Nugroho melalui Kasubbag Humas Aiptu Tutut Murdayanto, AS sempat membuang barang bukti. "Tapi anggota melihatnya," ujar Tutut, kemarin (11/8).

Keduanya dikenakan Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (mrs/uno/fen)


BACA JUGA

Kamis, 19 November 2015 18:03

Penghitungan Suara Gunakan Sistem Online

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers