MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 14 Agustus 2019 14:13
Perbuatan MN Dikecam

DP3AP2KB Minta Dihukum Berat

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana (DP3AP2KB) Bulungan mengecam kasus dugaan pencabulan yang dilakukan seorang ayah terhadap anak kandungnya yang masih berusia 16 tahun.

Kepala DP3AP2KB Bulungan Aryani Arsyad meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya. Karena tindakan pelaku dianggap perbuatan bejat. Seharusnya, kata dia, sebagai orangtua, pelaku yang berinisial MN (74), melindungi dan memberikan kasih sayang kepada anaknya.

Dia juga berharap kasus asusila dengan korban anak di bawah umur tidak kembali terjadi. Orangtua, kata mantan Kepala Dinas Kesehatan Bulungan itu, juga harus mengetahui tentang pola asuh anak.

"Sebenarnya, kami sudah pernah lakukan pengetahuan reproduksi di sekolah-sekolah dan bina keluarga remaja. Kami juga pernah meminta orangtua untuk mengikuti sosialisasi, namun yang datang hanya ibu-ibunya. Sementara ayahnya tidak hadir. Sehingga pola asuh terhadap anak pun tidak banyak diketahui dari kalangan ayah,” bebernya.

Diwartakan sebelumnya, seorang gadis berusia 16 tahun. Sebut saja Anggrek (bukan nama sebenarnya). Diperlakukan tidak senonoh oleh ayah kandungnya, MN (74).

Aksi becat MN mencabuli darah dagingnya dilakukan di Jalan Meranti, Tanjung Selor, Bulungan, Kamis (8/8) lalu. Kasat Reskrim Polres Bulungan AKP Gede Adi Prasetia Sasmita melalui Kanit PPA Aiptu Lince Karlinawati, mengatakan akibat perlakuan yang didapatkan dari sang ayah, gadis 16 tahun itu takut pulang ke rumah.

Lince juga mengatakan, perbuatan MN pernah diketahui oleh istrinya. Namun, justru sang istri mendapat perlakuan kasar dari MN. Tak hanya itu, lanjut Lince, korban pun diancam agar tidak memberitahukan kepada orang lain.

Dari penyidikan yang dilakukan kepolisian, pelaku pun bahkan pernah melakukan aksi bejatnya kepada anak keduanya yang merupakan kakak kandung Anggrek. Hanya saja, tidak dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Karena perlakuan bejatnya, MN dijerat Pasal 82 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (uno/fen)

 


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 18:05

Perjalanan Melelahkan Jamaah Haji

TANJUNG SELOR – Perjalanan panjang dan melelahkan harus dirasakan jamaah…

Selasa, 17 September 2019 18:03

Wali Kota Keluarkan Imbauan

TARAKAN - Wali Kota Khairul telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat…

Senin, 16 September 2019 14:47

Waspada Infeksi Paru

TANJUNG SELOR – Kabut asap yang semakin pekat menyelimuti wilayah…

Senin, 16 September 2019 14:45

Lima Penerbangan Tertunda

PENERBANGAN dari dan ke Tarakan, Minggu (15/9), kembali mengalami keterlambatan…

Senin, 16 September 2019 14:44

Lokasi Dekat Perkebunan Sawit

KEBAKARAN lahan masih saja terjadi. Minggu (15/9), sekira pukul 12.30…

Senin, 16 September 2019 14:42

Mau Diperkosa, Lalu Pura-Pura Pingsan, Pelaku Lari

TARAKAN – Seorang wanita berinisial AN, warga RT 9 Kelurahan…

Minggu, 15 September 2019 23:10

Disetujui 1.313 Formasi, Tahapan Tunggu Instruksi

TANJUNG SELOR - Rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) dibuka…

Minggu, 15 September 2019 23:09

Lion Air Batal Mendarat di Juwata

KABUT asap juga mengganggu penerbangan di Bandara Internasional Juwata Tarakan.…

Minggu, 15 September 2019 23:07

Makin Tebal karena Asap kiriman

TANJUNG SELOR – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Bulungan, Provinsi…

Sabtu, 14 September 2019 15:24

Simpan Sabu di Sempak, Tetap Ketangkap

TARAKAN – Tertangkapnya sejumlah pelaku narkoba yang menyelundupkan sabu-sabu melalui…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*