MANAGED BY:
SENIN
16 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 18 Agustus 2019 19:14
Merdeka dari Keterbatasan, Berharap Pemekaran Kecamatan

Antusias Masyarakat Desa Tepian Rayakan HUT Kemerdekaan RI

MERIAH: Masyarakat Desa Tepian memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan RI dengan menggelar upacara pengibaran Bendera Merah Putih. Hari kemerdekaan juga diisi dengan berbagai lomba.

PROKAL.CO, Tinggal di daerah pelosok dengan keterbatasan sarana dan prasarana tidak menyurutkan semangat masyarakat di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, untuk menunjukkan kecintaannya terhadap Tanah Air.

MUHAMMAD RAJAB, Sembakung

Meski dihadapkan dengan segala keterbatasan, masyarakat setempat tetap ikut memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan suasana riang. Bendera Merah Putih terpasang di setiap rumah di desa tersebut. Tidak hanya itu, desa berpenduduk kurang lebih seribu jiwa atau sekitar 270 kepala keluarga (KK), ini juga melaksanakan upacara peringatan detik-detik Proklamasi.

Dari pantauan awak media ini, upacara yang dipimpin Kepala Desa Tepian, Nurdiansyah ini berlangsung khidmat. Upacara berlangsung layaknya peringatan di kota. Pembacaan naskah Proklamasi dibacakan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tepian, Masyudi. Dilakukan juga pengibaran bendera Merah Putih oleh siswa-siswa SMP Negeri 2 Sembakung.

Upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini menjadi yang paling meriah di desa Tepian. Karena selain melibatkan masyarakat, juga mengundang sejumlah perusahaan yang beroperasi di desa tersebut.

“Memang ini yang ketiga kalinya. Cuma yang lebih besar ini. Sebelumnya hanya masyarakat sekitar saja. Tahun ini kita kumpul semua perusahaan-perusahaan yang ada,” ujar Kepala Desa Tepian,  Nurdiansyah, usai upacara.

Menurutnya, apa yang dilakukan semata untuk menunjukkan kepada pemerintah bahwa masyarakat Desa Tepian juga memiliki jiwa patriot dan cinta tanah air. Meskipun desa tersebut masih mengalami keterbatasan sarana dan prasarana untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Desa Tepian sendiri, menurut Nurdiansyah, sebenarnya sudah lama ada. Namun, resmi memiliki kepala pemerintahan desa sejak 8 tahun terakhir. Nurdiansyah sendiri merupakan kepala desa kedua.

Selama memiliki pemerintahan, Desa Tepian masih kekurangan sarana. Misal tenaga listrik. Meskipun saat ini sudah ada pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), namun daya yang tersedia terbatas, sehingga masyarakat belum bisa menikmati listrik 24 jam.

Selain listrik, jaringan telekomunikasi juga belum sepenuhnya menjangkau masyarakat Desa Tepian. Hanya pada tempat-tempat tertentu saja sinyal bisa diakses. Masyarakat berharap bisa merdeka dari segala keterbatasan.

“Mudah-mudahan dengan momentum ini bisa dilihatlah bahwa masyarakat di sini sangat membutuhkan fasilitas seperti listrik,” harap Nurdiansyah.

Selain listrik dan jaringan telekomunikasi, ketersediaan air bersih juga menjadi harapan masyarakat Desa Tepian yang selama ini hanya berharap air hujan. Sementara, bantuan  perusahaan untuk penyediaan air bersih dengan memanfaatkan air sungai, juga dinilai belum maksimal alias tak layak konsumsi. Karena terkadang rasa air asin masih terasa.

Pendirian Sekolah Menengah Atas (SMA) juga dibutuhkan masyarakat Desa Tepian. Karena selama ini anak-anak mereka harus merantau ke luar jika ingin melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi, disebabkan belum adanya SMA di desa tersebut. Setidaknya ia berharap bisa didirikan SMK di desanya.

Sebenarnya, menurut Nurdiansyah, kondisi desanya yang jauh dari kecamatan dan kabupaten induk Nunukan, perlu dilakukan pemekaran kecamatan dalam rangka percepatan pembangunan. Ini juga mendapat dukungan dari beberapa desa sekitar. 

Pasalnya, dengan kondisi keterbatasan sarana seperti saat ini, Desa Tepian hanya mampu dijangkau melalui jalur sungai yang memakan waktu cukup lama. Karena itu, jika dimekarkan, diharapkan bisa terbangun jalan yang menghubungkan akses darat.

“Sangat besar sekali harapan kita supaya desa ini jadi kecamatan supaya pesat pembangunannya. Supaya jalan tembus dibuat. Kalau kita dibuat jalan tembus, kita sudah bisa menyatukan Samarinda, Balikpapan,” harapnya.

Selain dukungan desa sekitar, Nurdiansyah juga menilai sumber daya alam yang dimiliki juga sangat mendukung. Buktinya, sejumlah perusahaan batu bara beroperasi di Desa Tepian. Bahkan, perusahaan gas dan minyak bumi seperti Pertamina juga beroperasi di desa ini.  

Sayangnya, keinginan ini baru sebatas rencana dan belum pernah disampaikan secara langsung kepada Pemkab Nunukan. Karena pihaknya mau mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) sebelum memperjuangkannya.

Ketua BPD Tepian, Masyudi juga berharap ada perhatian khusus kepada Desa Tepian dan sekitarnya. Karena banyak hambatan yang dihadapi masyarakat dengan kondisi saat ini. Misal transportasi menuju kabupaten induk, harus menempuh jarak berjam-jam dan memerlukan biaya transportasi yang cukup mahal.

“Kalau jadi kecamatan, warga akan antusias menyambut. Kami secara SDM sudah siap, secara geografis lahan kami juga sudah siap,” tuturnya.

Terlepas harapan tersebut, Masyudi mengaku peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini paling meriah. Selain upacara, masyarakat juga memeriahkannya dengan berbagai lomba. Seperti tarik tambang dan panjat pinang. “Untuk hadiah, Alhamdulillah dengan sukarela dibantu warga. Kemudian ada dari perusahaan,” ungkapnya.

“Tujuan kami yang utama itu adalah untuk menanamkan rasa cinta terhadap bangas dan negara kepada generasi muda. Alhamdulillah, dari segi berdesa, gotong-royong, sosial dan budaya, warga desa siap apapun acara yang dilaksanakan di sini. Semangat Indonesia kami di sini luar biasa, tetap antusias,” sambung Masyudi. (*/har)


BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 14:47

Waspada Infeksi Paru

TANJUNG SELOR – Kabut asap yang semakin pekat menyelimuti wilayah…

Senin, 16 September 2019 14:45

Lima Penerbangan Tertunda

PENERBANGAN dari dan ke Tarakan, Minggu (15/9), kembali mengalami keterlambatan…

Senin, 16 September 2019 14:44

Lokasi Dekat Perkebunan Sawit

KEBAKARAN lahan masih saja terjadi. Minggu (15/9), sekira pukul 12.30…

Senin, 16 September 2019 14:42

Mau Diperkosa, Lalu Pura-Pura Pingsan, Pelaku Lari

TARAKAN – Seorang wanita berinisial AN, warga RT 9 Kelurahan…

Minggu, 15 September 2019 23:10

Disetujui 1.313 Formasi, Tahapan Tunggu Instruksi

TANJUNG SELOR - Rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) dibuka…

Minggu, 15 September 2019 23:09

Lion Air Batal Mendarat di Juwata

KABUT asap juga mengganggu penerbangan di Bandara Internasional Juwata Tarakan.…

Minggu, 15 September 2019 23:07

Makin Tebal karena Asap kiriman

TANJUNG SELOR – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Bulungan, Provinsi…

Sabtu, 14 September 2019 15:24

Simpan Sabu di Sempak, Tetap Ketangkap

TARAKAN – Tertangkapnya sejumlah pelaku narkoba yang menyelundupkan sabu-sabu melalui…

Sabtu, 14 September 2019 15:19

Kloter 14 Tiba Hari Ini

SETELAH menyelesaikan ibadah haji, jamaah asal Kalimantan Utara dijadwalkan menginjakkan…

Sabtu, 14 September 2019 15:18

Kabut Semakin Pekat, Di Kaltara Terpantau 15 Titik Api

TANJUNG SELOR – Kabut asap di sejumlah daerah di Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*