MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Rabu, 21 Agustus 2019 21:10
PKSN, Jalan Lingkar dan Gas Kota Masuk Major Project
KEBERSAMAAN: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama Menteri PPN Prof. Bambang Brodjonegoro dan gubernur se-Kalimantan, Selasa (20/8).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, ada 38 major project nasional yang disusun oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas).

Dikatakan Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie, sesuai pernyataan Menteri PPN Prof. Bambang Brodjonegoro, ada 15 major project yang akan dilakukan di Kalimantan. Termasuk Kaltara.

Di Kaltara, major project tersebut di antaranya pengembangan kawasan strategis nasional (PKSN) Nunukan, penanganan jalan trans/lingkar pulau terluar dan tertinggal Pulau Nunukan, dan pengembangan infrastruktur gas kota.

“15 major project tersebut disusun memiliki nilai strategis dan daya ungkit untuk mencapai sasaran prioritas,” kata Irianto.

Guna mewujudkan hal tersebut, ada arah kebijakan dan strategi pembangunan wilayah Pulau Kalimantan. Dimana arah kebijakan itu, yakni percepatan pertumbuhan, diversifikasi dan pelestarian alam.

“Untuk mewujudkan arah kebijakan tersebut, disusun 10 strategi yang akan dilakukan oleh masing-masing daerah di Kalimantan. Termasuk, Kaltara,” jelas Gubernur.

Strategi pertama, mempertahankan peran sebagai lumbung energi nasional. Lalu, mengembangkan industri pengelolaan (hilirisasi) sumber daya alam perkebunan dan hasil tambang. Strategi ketiga, menguatkan peran kawasan perdesaan prioritas nasional agar menjamin basis produksi untuk hilirisasi industri.  Strategi keempat, menguatkan penguatan kawasan transmigrasi mandiri. Kelima, menjaga kawasan perbatasan untuk menjamin kedaulatan NKRI.

Selain itu, penting pula untuk menjaga kawasan dengan fungsi pelestarian lingkungan dan ekologis. “Strategi ketujuh, menjamin pemenuhan konektivitas, infrastruktur pelayanan dasar pada kawasan kota-kota baru. Juga perlu meningkatkan kapasitas pemerintahan daerah untuk mempercepat penerapan SPM (standar pelayanan minimal), meningkatkan kerja sama antara daerah dan meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah),” beber Irianto.

Strategi ke-9, pengarusutamaan pengurangan risiko bencana melalui integrasi kebijakan dan penataan ruang berbasis risiko bencana, serta penguatan sistem mitigasi bencana. “Strategi ke-10, pemindahan ibukota negara sebagai pusat pertumbuhan nasional,” ujarnya.

Terkait strategi ke-10, Irianto menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah konter antarwilayah di Kalimantan. “Intinya, pemerintah ingin membangun ibu kota negara yang ideal, dan menjadi standar pembangunan nasional. Sebab, ibu kota negara adalah simbol identitas negara,” ujar Irianto 

Ibu kota negara juga harus merupakan kota yang smart, green, beautiful dan sustainable. Lalu, modern dan berstandar internasional. (humas)

 


BACA JUGA

Selasa, 25 Februari 2020 15:10

Rp 7,2 M ”Hadiah” TOP 45 Inovasi untuk Tingkatkan SDM

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menerima…

Selasa, 25 Februari 2020 14:57

Pemprov Terus Dukung Kinerja Polda Kaltara

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) akan terus…

Selasa, 25 Februari 2020 14:55

Dianggarkan Rp 27 M, Akhir Tahun Dipastikan Rampung

TANJUNG SELOR – Pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1…

Selasa, 25 Februari 2020 14:53

659 Pelaku UMKM akan Ditempa Sepanjang 2020

TANJUNG SELOR – Sebanyak 659 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah…

Senin, 24 Februari 2020 15:05

Perluas Peran Humas Melalui HGS

TANJUNG SELOR – Sebagaimana diketahui, Biro Humas dan Protokol Pemerintah…

Senin, 24 Februari 2020 15:01

Meningkat, IPM Kaltara 2019 Tertinggi Kedua di Kalimantan

JAKARTA – Meski diakui masih berada di bawah rata-rata Nasional,…

Senin, 24 Februari 2020 14:58

Penentuan Alokasi Pupuk Bersubsidi Ditentukan Petani

TANJUNG SELOR – Penentuan jumlah alokasi pupuk bersubsidi ditentukan oleh…

Jumat, 21 Februari 2020 15:44

Cari Solusi Anjloknya Harga Udang, Ini yang Dilakukan Pemprov Kaltara

TANJUNG SELOR – Menyikapi permasalahan merosotnya harga sebagian besar produk…

Jumat, 21 Februari 2020 15:43

Belanja Langsung Pemprov Rp 1,4 T Dukung Prioritas Pembangunan Nasional

TANJUNG SELOR - Pemprov Kaltara berkomitmen mendukung tercapainya 5 prioritas…

Jumat, 21 Februari 2020 15:40

Empat Rekomendasi BKPM akan Ditindaklanjuti

JAKARTA – Empat rekomendasi disampaikan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers