MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 22 Agustus 2019 13:25
Puluhan Ribu Warga Tarakan Bakal Tak Dibantu BPJS Kesehatan Lagi
KEMISKINAN: Salah satu potret warga miskin di RT 18 Kelurahan Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara yang diabadikan media ini, Januari 2017.

PROKAL.CO, TARAKAN – Masyarakat Kalimantan Utara terkena imbas dari kebijakan pemerintah pusat mengnonaktifkan 5,2 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) dari APBN 2019.

Dalam kebijakan yang sudah diberlakukan mulai 1 Agustus lalu itu, diperkirakan puluhan ribu warga Bumi Benuanta tidak lagi terdaftar sebagai pesar PBI APBN.

Itu juga dibenarkan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tarakan Wahyudi Putra Pujianto. “Kalau di Kaltara sekitar 20 ribuan. Saya lupa tepatnya berapa,” kata Wahyudi saat ditemui awak media di Kantor Wali Kota Tarakan, Rabu (21/8).

Wahyudi tidak mengetahui persis alasan Kementerian Sosial mengeluarkan kebijakan tersebut. Pihaknya hanya menjalankan kebijakan dari pemerintah pusat. Khusus di Tarakan, sebanyak 5.495 warga yang dinonaktifkan.

Pihaknya sudah menyampaikan dalam pertemuan dengan jajaran terkait di Pemkot Tarakan, kemarin. Yang kemudian ditindaklanjuti dengan kegiatan validasi data, yang dilakukan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat untuk dilaporkan ke pengambil kebijakan.

Segala kebijakan terkait dampak yang timbul dari penonaktifan tersebut, ia serahkan kepada Pemkot Tarakan. Misal, apakah nantinya warga akan dimasukkan ke peserta PBI APBD Tarakan, hal itu menjadi kewenangan Pemkot.

“Hasil akhirnya tetap nanti kembali ke pemegang kebijakan. Pak Wali (Wali Kota Tarakan Khairul),” ungkapnya.

Selain kepada Pemkot Tarakan, Wahyudi juga mengaku bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah lain melalui kantor perwakilan yang ada di masing-masing kabupaten.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tarakan Sahrintan, tidak menampik penonaktifan itu. Pihaknya saat ini melakukan validasi data warga yang dinonaktifkan dengan melibatkan kelurahan. Pihaknya sudah mendapatkan by name by address warga yang dinonaktifkan.

“Kita kan ditugaskan oleh pusat itu dari Kementerian Sosial. Tugas kita di daerah ini adalah memverifikasi. Pola saya adalah meminta bantuan dari lini terbawa, kelurahan,” ujarnya.

Nantinya, lanjut Sahrintan, kelurahan akan mendata ulang apakah warga tersebut masih ada atau tidak, termasuk kondisi ekonomi keluarga apakah masih tergolong miskin atau tidak. Hasil validasi itu nantinya akan dilaporkan Wali Kota Tarakan.

Jika warga tersebut ada dan masih tergolong kurang mampu, dia mengatakan, bisa saja pihaknya mengusulkan kembali ke Kementerian Sosial melalui data SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation) untuk mendapatkan PBI APBN. Namun, jika tidak memenuhi kriteria SIKS – NG, bisa saja nantinya masuk ranah kebijakan melalui APBD.

Sahrintan mengakui tidak mudah untuk memenuhi kriteria warga kurang mampu yang ditetapkan pemerintah pusat. Kriteria penilaian yang ditetapkan mencakup seluruh kehidupan masyarakat. (mrs/fen)


BACA JUGA

Selasa, 25 Februari 2020 15:21

Irwan Sabri Fokus Pilgub Kaltara

TARAKAN – Irwan Sabri menegaskan untuk memantapkan diri maju di…

Selasa, 25 Februari 2020 15:20

Detik Akhir, Dua Paslon Tak Lolos

TANJUNG SELOR – Masa penyerahan berkas syarat dukungan ke Komisi…

Selasa, 25 Februari 2020 15:16

Residivis Dihadiahi Timah Panas

TARAKAN – Residivis yang sudah tiga kali masuk penjara, berinisial…

Selasa, 25 Februari 2020 14:48

Pengembangan Rumah Sakit Butuh Suntikan Dana

TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara meminta…

Selasa, 25 Februari 2020 14:43

Nunukan Dinilai Rendah Partisipasi Pemilih

TANJUNG SELOR - Partisipasi pemilih pada Pilkada serentak mendatang, Komisi…

Senin, 24 Februari 2020 15:18

Diduga Pemilik Lahan Lupa Padamkan Api

TANJUNG SELOR – Diduga pemilik lahan lupa memadamkan api, usai…

Senin, 24 Februari 2020 15:14

Jumlah Dukungan Faridil-Masnur Berubah

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan telah melakukan…

Senin, 24 Februari 2020 15:08

7 Anak di Bawah Umur Kepergok di THM

TARAKAN – Orang tua perlu mengawasi anak-anaknya di malam hari.…

Senin, 24 Februari 2020 14:54

Rumah Singgah jadi Penampungan Sementara

TARAKAN – Rumah singgah menjadi wadah bagi warga dari luar…

Senin, 24 Februari 2020 14:47

Minimalisir Kantung Plastik dengan Berkreasi

TANJUNG SELOR - Daripada menggunakan kantung plastik hanya dengan sekali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers