MANAGED BY:
SENIN
16 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:51
Senang Bisa Ketemu Presiden, Diberi Pesan Jaga Persatuan

Berbagi Kisah Paskibraka asal Kaltara: Cut Putri Widya Utami (1)

BIKIN BANGGA: Cut Putri Widya Utami (tengah) bersama kedua orangtuanya saat ditemui di Bandara Juwata, kemarin.

PROKAL.CO, Menjadi pasukan pengibar bendera pusaka di Istana Negara, memiliki kebanggaan tersendiri. Karena harus melalui seleksi. Itu pula yang dirasakan Cut Putri Widya Utami.

MUHAMMAD RAJAB, Tarakan

PUTRA dan putri asal Kalimantan Utara yang menjalankan tugas sebagai paskibraka di Istana Negara pada 17 Agustus, tiba pada Jumat (23/8). Salah satunya adalah Cut Putri Widya Utami.

Siswi kelas XI SMA Negeri 1 Tarakan ini tergabung dalam pasukan 17. Rasa bangga terucap karena mampu mengharumkan nama daerah. Yang paling penting lagi berhasil melaksanakan tugas di hadapan Presiden Joko Widodo dan pejabat negara.

“Ya, tentunya punya rasa kebanggaan bisa bertemu langsung dengan Bapak Jokowi, bisa membanggakan orangtua, sekolah, bahkan provinsi,” ujar pelajar yang akrab disapa Cut ini saat ditemui di Bandara Juwata Tarakan.

Cut juga mengaku mendapat pesan-pesan dari Presiden Joko Widodo. Sebagai wakil daerah, diharapkan mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta membangun rasa nasionalisme di antara sesama pemuda.

“Karena kita semua di sana ada 34 provinsi, tentunya beda-beda etnis, suku, budaya. Jadi kita harus menjaga perbedaan, harus saling mewujudkan rasa toleransi,” ujarnya.

Terkait melaksanakan tugas sebagai paskibrakan, Cut mengaku tidak gugup, karena di bawah bimbingan pelatih berpengalaman dan telah mendapatkan arahan dari pembina. Selama sebulan, Cut dan rekan-rekannya dilatih di Cibubur, Jawa Barat.

“Kalau pesan pembina sih tentunya pasti disuruh rileks, ya disuruh tenang. Karena kalau gugup malah kita enggak bakal fokus,” ungkap pemilik tinggi 170,5 meter ini.

Cut mengaku mendapat pengalaman yang tak bisa dilupakan. Terutama soal kedisiplinan waktu. Karena setiap hari sebelum memulai latihan, ia dan rekan-rekannya harus bangun pukul 4.

“Sudah siap-siap segala macam, siap-siap salat Subuh. Habis salah Subuh itu kami pemanasan, terus habis itu sarapan susu telur sama ayam kampung. Terus persiapan mandi sama siap-siap pakai baju buat latihan. Terus sarapan lagi nasi. Habis itu kami latihan mulai jam 7 sampai jam 5 sore,” bebernya.

Selain itu, ia juga dididik untuk komitmen dengan aturan. Salah satunya tidak boleh berkomunikasi jarak jauh dengan siapa pun selama masa karantina, termasuk orangtua.

Karena pengalaman itu pula Cut punya cita-cita yang tidak jauh dari pendidikan disiplin yang dirasakannya. “Cita-cita saya sih ingin jadi dokter militer,” ungkapnya.

Bagi dara kelahiran Tarakan, 26 September 2003 ini, pendidikan kedisiplinan sudah didapatkannya sejak kecil, karena lahir di keluarga kepolisian. Cut merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Iptu Sudiono Karyo Projo yang merupakan anggota Polres Tarakan dan Rosmala Dewi yang bekerja sebagai perawat di RSUD Tarkan. Prestasi akademik Cut di sekolah juga cukup bagus.

“Cut sejak kecil mulai SD anaknya disiplin. Kebetulan kalau di kelas alhamdulillah dia dapat peringkat satu, peringkat dua,” ujar ayah Cut, Sudiono.

Kesukaan Cut terhadap kedisiplinan terlihat ketika SMP. Menurut Sudiono, jika mendapat tugas pada kegiatan upacara, alumni SMP Negeri 1 Tarakan itu lebih awal ke sekolahnya. Sejak SMP juga ia sudah menekuni ekstrakurikuler paskibra.

Karena itu, Sudiono mendukung kegiatan anaknya. Bahkan, ketika mengikuti seleksi paskibraka, ia juga memberikan motivasi anaknya untuk bisa lolos dengan mengiming-imingi hadiah yang bervariasi disesuaikan tingkatannya, paskibra kota, provinsi hingga paskibraka. (*/bersambung/fen)


BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 14:47

Waspada Infeksi Paru

TANJUNG SELOR – Kabut asap yang semakin pekat menyelimuti wilayah…

Senin, 16 September 2019 14:45

Lima Penerbangan Tertunda

PENERBANGAN dari dan ke Tarakan, Minggu (15/9), kembali mengalami keterlambatan…

Senin, 16 September 2019 14:44

Lokasi Dekat Perkebunan Sawit

KEBAKARAN lahan masih saja terjadi. Minggu (15/9), sekira pukul 12.30…

Senin, 16 September 2019 14:42

Mau Diperkosa, Lalu Pura-Pura Pingsan, Pelaku Lari

TARAKAN – Seorang wanita berinisial AN, warga RT 9 Kelurahan…

Minggu, 15 September 2019 23:10

Disetujui 1.313 Formasi, Tahapan Tunggu Instruksi

TANJUNG SELOR - Rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) dibuka…

Minggu, 15 September 2019 23:09

Lion Air Batal Mendarat di Juwata

KABUT asap juga mengganggu penerbangan di Bandara Internasional Juwata Tarakan.…

Minggu, 15 September 2019 23:07

Makin Tebal karena Asap kiriman

TANJUNG SELOR – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Bulungan, Provinsi…

Sabtu, 14 September 2019 15:24

Simpan Sabu di Sempak, Tetap Ketangkap

TARAKAN – Tertangkapnya sejumlah pelaku narkoba yang menyelundupkan sabu-sabu melalui…

Sabtu, 14 September 2019 15:19

Kloter 14 Tiba Hari Ini

SETELAH menyelesaikan ibadah haji, jamaah asal Kalimantan Utara dijadwalkan menginjakkan…

Sabtu, 14 September 2019 15:18

Kabut Semakin Pekat, Di Kaltara Terpantau 15 Titik Api

TANJUNG SELOR – Kabut asap di sejumlah daerah di Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*