MANAGED BY:
KAMIS
20 FEBRUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 04 September 2019 22:33
Harga Tiket Pesawat Pengaruhi Deflasi
Ilustrasi

PROKAL.CO,

TARAKAN – Sektor transportasi memberi andil besar terhadap deflasi di Tarakan pada periode Agustus. Ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah pusat menurunkan tarif tiket pesawat.

Seperti dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Tarakan, terjadi deflasi –0,92 persen pada bulan lalu. Sektor transportasi menyumbang sebesar –0,0698 persen. “Kita tahu kan bahwa tarif angkutan udara sekarang mulai turun. Jadi angkutan udara merupakan yang terbesar untuk andil deflasi,” ujar Kepala Seksi Dsitribusi BPS Tarakan, Dika Taranita, Selasa (3/9).

Sektor lain penyumbang deflasi yaitu bahan makanan. Seperti bawang merah yang harganya sudah turun menyumbang –2,06 persen. Sementara, ikan layang menyumbang -0,131 persen, ikan bandeng -0,66 persen, serta tomat dan sayur -0,053 persen. 

Secara keseluruhan, kata Dika, dalam dua bulan terakhir (Juli-Agustus) Tarakan justru mengalami deflasi sehingga perekonomian dikategorikan aman. Pada Juli, deflasi sebesar -0,64 persen, karena dampak Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Dengan deflasi tersebut, dinilai sangat menguntungkan masyarakat. Karena harga beberapa komoditas mengalami penurunan sehingga meningkatkan daya beli masyarakat. 

Kondisi ini diharapkan juga terjadi di bulan-bulan berikutnya. Karena ada kekhawatiran bakal terjadinya inflasi pada September seiring kebijakan pemerintah pusat menaikkan tarif ojek online (ojol), dan rencana kenaikan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Tentunya itu juga memengaruhi dan mungkin bulan depan itu bisa inflasi,” ujarnya.

Sementara itu, pengamat ekonomi dari Universitas Borneo Tarakan, Pither Palungan juga berpendapat serupa. Kebijakan pemerintah pusat menaikkan tarif, terutama ojol bakal berdampak pada inflasi.

“Sebenarnya, setiap kebijakan yang menyentuh kepada masyarakat, apalagi kalau menyentuh pelayanan, dan itu memang masyarakat banyak menggunakan, maka itu akan berdampak kepada inflasi,” bebernya.

Kebijakan pemerintah menaikkan tarif ojol, kata dia, akan berpengaruh kepada sektor transportasi. “Apalagi, masyarakat kita yang banyak berhubungan dengan ojol tadi untuk mendapatkan kebutuhan mereka di rumah, lalu mereka bisa pesan secara online, maka biaya yang mereka tanggung selain biaya komoditas atau produk tersebut, biaya transportasi,” tambahnya. 

Menurut pengamatannya, ojol sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat seiring perkembangan zaman. Karena kesibukan dan kondisi lainnya, ada saja masyarakat yang memanfaatkan layanan ojol. Apalagi, masyarakat juga sudah mudah menggunakan fasilitas layanan ojol.

Namun, Pither belum bisa memastikan apakah kenaikan tarif ojol ini akan berdampak pada tingkat kebutuhan masyarakat terhadap ojol. Ia hanya mengungkapkan bahwa jika masyarakat sudah terbiasa menggunakan layanan ojol, kecenderungan memanfaatkannya tetap ada.

Selain ojol, kenaikan iuran JKN juga bisa berdampak pada inflasi, karena menjadi salah satu sektor dalam menentukan inflasi di bidang kesehatan. Namun, Pither belum bisa memprediksi seberapa besar dampaknya. 

Terlepas dari itu, Pither menilai capaian inflasi Tarakan pada Agustus masih dalam toleransi aman. Sehingga memicu daya beli masyarakat. Ia berharap inflasi terjaga dengan kebijakan yang diterapkan pemerintah. Salah satunya dengan mencukupi ketersediaan pangan melalui desentralisasi.

Misal, kata dia, Bulog yang sudah cukup baik dalam menyiapkan kebutuhan primer masyarakat melalui program rumah pangan. “Kehadiran Bulog di sini betul-betul mendekatkan pelayanan dengan masyarakat. Mereka hadir di masyarakat dengan adanya mitra-mitra yang mereka bangun. Mereka juga secara kontinu melakukan operasi yang disebut dengan rumah pangan tadi,” ujarnya.

Selain itu, Peter juga berharap pemerintah bisa mewaspadai dampak ekonomi secara global. Karena sedikit banyaknya akan memengaruhi aktivitas ekonomi lokal.

“Sekarang ini terjadinya perang dagang, kenaikan harga emas, maka otomatis para investor melakukan investasi pada zona-zona yang aman. Mereka berinvestasi pada emas sehingga kegiatan-kegiatan produksi yang lain tidak bergerak. Oleh karena itu, perlu dilakukan pendekatan-pendekatan untuk selalu mencermati kondisi ekonomi, baik secara lokal, regional, nasional dan juga internasional,” bebernya. (mrs/fen)

 

Inflasi Agustus 2019 Kota Tarakan 

Laju Inflasi Agustus            : -0,92 persen 

Laju iNflasi Tahun Kalender : 0,62 persen 

Laju Inflasi Year on Year     : 2,30 persen

 

Andil Dalam Inflasi 

Transportasi dan Komunikasi: -4,88 persen 

Bahan Makanan                  : -1,03 persen 

Sandang                            : 0,27 persen 

Kesehatan                         : 0,15 persen 

Perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar : 0,09 persen

Makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau : 0,01 persen

Pendidikan, rekreasi dan olahraga : 0,00 persen.  

 

Inflasi Bulanan (%) 

Mei      : 0,77 persen 

Juni      : 0,53 persen 

Juli       : -0,64 persen 

Agustus : -0,92 persen 

 

 

Laju Inflasi Nasional 

Agustus 0,12 persen, Kalender 2,48 persen, Yoy 3,49 persen 

 

Laju Inflasi Kaltara 

Agustus -0,92 persen, Kalender 0,62 persen, YoY 2,30 persen

 

Sumber: BPS Tarakan

 


BACA JUGA

Jumat, 29 November 2019 22:26

Voucher Game yang Gampang Dibeli Secara Online

Tidak ada perusahaan yang tidak mau cari untung. Begitu pula…

Kamis, 21 November 2019 20:12

Tujuh Atraksi Menarik yang Wajib Dikunjungi di Padang

Ketika ada yang menyebut Sumatera, tempat pertama yang sering terlintas…

Selasa, 22 Oktober 2019 17:51

SOA Barang Bakal Lebih Awal

TANJUNG SELOR – Subsidi ongkos angkut (SOA) barang pada tahun…

Selasa, 22 Oktober 2019 17:17

Berharap Ada Terobosan Ekonomi

TARAKAN – Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin resmi dilantik…

Senin, 21 Oktober 2019 19:00

Produk Pelaku Usaha Wajib Bersertifikat Halal

TANJUNG SELOR - Pelaksanaan wajib sertifikasi halal dikeluarkan oleh Badan…

Kamis, 17 Oktober 2019 15:57

Rp 5 M Dikawal TNI AL

TARAKAN – Bank Indonesia (BI) mendistribusikan Rp 5 miliar ke…

Rabu, 16 Oktober 2019 18:05

Target PAD 105 Persen

PENDAPATAN asli daerah (PAD) Kaltara sejauh ini telah mencapai Rp…

Selasa, 15 Oktober 2019 18:48

Pembenihan Akan Dibuatkan Aturan

TARAKAN – Tempat-tempat pembenihan kepiting di Tarakan mendapat pengawasan Balai…

Jumat, 11 Oktober 2019 19:04

Tengkayu I Sumbang Rp 5 M Per Tahun

TANJUNG SELOR – Pelabuhan Tengkayu I Tarakan menjadi salah satu…

Kamis, 10 Oktober 2019 18:30

Yakin Warga Akan Terbiasa Transaksi Non Tunai

TARAKAN – Penerapan transaksi non tunai di kawasan kuliner depan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers