MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Selasa, 10 September 2019 18:00
Gubernur Minta Kades dan Camat Serius Perhatikan KIA

Penanganan Stunting, Pemprov Siapkan Program Khusus

RAKOR: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat memberikan arahan pada pembukaan Rakor P3MD, Minggu (8/9) malam.

PROKAL.CO, class="p1">TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie meminta kepada para camat dan kepala desa untuk semakin serius memperhatikan kesehatan ibu dan anak (KIA). Tak hanya kesehatan fisik, tapi juga jiwa sang ibu hamil. 

 

Itu disampaikan Gubernur saat membuka rapat koordinasi program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa (P3MD) di meeting room Swiss-Belhotel Tarakan, Minggu (8/9) malam.

 

Imbauan Irianto tersebut, berkaitan dengan upaya penanganan stunting. “Dengan memperhatikan KIA, maka diharapkan dapat terlahir bayi yang sehat secara fisik juga kejiwaan. Dalam banyak pengalaman, ibu hamil yang mengalami psikis tertekan akan berpengaruh bayi yang akan dilahirkan. Salah satu dampaknya adalah bayi yang lahir stunting,” ujarnya.

 

Setelah dilahirkan, selama 1.000 hari kehidupannya anak harus mendapatkan pengawasan dan perhatian lebih. “Jangan pernah menganggap enteng pendapat seorang anak. Dengan begitu, maka si anak akan tumbuh menjadi orang yang percaya diri, santun dan kreatif,” ujarnya.

 

Pemerintah pun telah mencantumkan upaya tersebut ke dalam Nawacita. Tepatnya, Nawacita ke-3 dan ke-5. Dimana pada Nawacita ke-3 adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Lalu, pada Nawacita ke-5 meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan dengan program Indonesia Pintar, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan program Indonesia Kerja dan Indonesia Sejahtera dengan mendorong land reform dan program kepemilikan tanah seluas 9 hektare, program rumah kampung deret atau rumah susun murah yang disubsidi serta jaminan sosial untuk rakyat di 2019. 

 

“Dari itu, menurut saya, camat dan kades adalah pemimpin sesungguhnya. Utamanya di lini terluar wilayah pemerintahan. Dengan memperkuat jajaran pemerintahan dibawah, maka yang di atas akan kuat. Begitu pula sebaliknya. Dari itu, keberadaan camat dan kades harus diperkuat. Jika desa dan camat maju sejahtera, maka negara akan maju dan sejahtera juga,” tutur Gubernur.

 

Upaya itu juga merupakan dukungan Pemprov Kaltara terhadap upaya pemerintah mewujudkan Generasi Emas pada 2045. “Saat itu (tahun 2045) Indonesia diprediksi mendapatkan bonus demografi. Apabila bonus itu dimanfaatkan dengan baik, maka akan menjadi keuntungan bagi Indonesia, khususnya Kaltara. Namun, apabila terabaikan, maka akan menjadi permasalahan baru bagi Indonesia,” ujarnya.

 

Menilik hal tersebut, Gubernur menilai bahwa persoalan utama saat ini, adalah mengelola manusia itu sendiri. “Salah satu aspek penting dari pengelolaan manusia dari ekonomi dan sosial, PBB menyepakati pengukurannya melalui Human Development Index (HDI) atau Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Indikatornya terdiri dari 3 unsur. Salah satunya, faktor kesehatan. Di sini manusia sebelum lahir harus dikelola dengan baik, bahkan dalam perkawinan dalam kandungan ibu, melahirkan dan selanjutnya. Ibu hamil harusnya mendapatkan perhatian khusus, guna memastikan kecerdasan anak yang dikandung dan dilahirkannya kelak,” ujarnya.

 

Ancaman utama dalam pengelolaan manusia, menurut Irianto, adalah stunting. “Salah satu upaya penanganannya, adalah dengan memanfaatkan dana desa. Dari itu, penting sekali dibangun kesadaran baru mulai di tingkat desa untuk membantu penanganan masalah stunting,” ujarnya. (humas)


BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 17:04

44 Desa Jadi Lokus Penanganan Stunting

TANJUNG SELOR – Sebanyak 14 desa di Malinau dan 30…

Jumat, 20 September 2019 16:59

Jalan Lingkungan Karang Agung Dibangun Pemprov

TANJUNG SELOR - Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov Kaltara…

Jumat, 20 September 2019 16:58

Penanganan Karhutla Harus Lebih Baik

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kaltara bersama kabupaten dan kota…

Jumat, 20 September 2019 16:54

Rp 598,4 M untuk Jalan dan Jembatan

 TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara mendapakan alokasi APBN untuk penanganan…

Kamis, 19 September 2019 13:30

PKK Kaltara Lakukan Pembinaan dan Verifikasi

TANJUNG SELOR – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK)…

Kamis, 19 September 2019 13:29

Pemprov Gelontorkan Bantuan ke Nelayan

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Kelautan…

Kamis, 19 September 2019 13:27

Sarpras Penanggulangan Karhutla Akan Dibenahi

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara akan terus melengkapi…

Rabu, 18 September 2019 15:57

Desa Transmigrasi di Kaltara Harus Ikuti Perkembangan Zaman

JOGJAKARTA – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menghadiri Kongres…

Rabu, 18 September 2019 15:55

Pemprov Intens Kembangkan Infrastruktur Perhubungan

TANJUNG SELOR – Pada Respons Kaltara (ResKal) edisi ke-56 menampilkan…

Rabu, 18 September 2019 15:50

Tangani Kemiskinan dengan Pendekatan Kearifan Lokal

TANJUNG SELOR – Program penanganan kemiskinan di Kaltara dalam beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*