MANAGED BY:
RABU
29 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 15 September 2019 23:07
Makin Tebal karena Asap kiriman

Penerbangan Terganggu, Jarak Pandang Hanya 500 Meter

MAKIN TEBAL: Munculnya kabut asap di wilayah Tanjung Selor, tidak hanya mengganggu penerbangan. Tetapi juga berdampak pada transportasi laut.

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Bulungan, Provinsi Kaltara, semakin tebal. Jarak pandang pun terbatas. Berdasarkan pantauan BMKG, jarak pandang mulai pukul 09.00 Wita yakni 500 meter.

Kepala BMKG Bulungan, Muhammad Sulam Khilmi mengakui, kabut asap yang terjadi merupakan kiriman dari wilayah lain. Namun ada juga juga yang bersumber dari titik api di wilayah Bulungan. Dari data terbaru pantauan satelit BMKG dan LAPAN, untuk wilayah Kalimantan Utara terpantau ada 4 titik api di Kabupaten Bulungan.

“Kabut asap ini dampak dari titik api di hari sebelumnya. Titik api yang terdeteksi satelit sebelumnya ada 14 titik, di wilayah Tanjung Palas Timur dan Mangkupadi,” jelas Muhammad Sulam Khilmi, kepada Harian Rakyat Kaltara. “Asap terbawa angin sehingga makin tebal, dan membuat jarak pandang hanya 500 meter," sambungnya.

Munculnya kabut asap ini membuat penerbangan di Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor, terganggu. Tidak ada maskapai yang mendarat di Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor. Padahal, sesuai jadwal penerbangan Sabtu (14/9) kemarin, ada tiga maskapai yang harusnya mendarat di Bandara Tanjung Harapan, yakni Susi Air, Xpress dan Wings Air.

Seyogianya, jarak pandang untuk penerbangan minimum 5 kilometer. Sementara, jarak pandang Sabtu (14/9) kemarin di bawah 1 kilometer. Semua jadwal penerbangan cancel, karena melihat kondisi kabut asap yang hanya memiliki jarak pandang 500 meter," jelas Robby Fajar Suryanegara, Kasubsi Teknik, Operasi, Keamanan dan Pelayanan Darurat Bandara Tanjung Harapa, yang dikonfirmasi terpisah. 

Robby berharap kondisi ini bisa kembali normal agar jadwal penerbangan tidak terganggu. 

Tak hanya berdampak terhadap penerbangan, kabut asap juga berpengaruh bagi kesehatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara pun turun ke jalan membagikan masker kepada masyarakat. Sedikitnya ada 1.000 masker yang dibagikan kepada pengguna jalan. (uno/har)


BACA JUGA

Selasa, 28 Januari 2020 14:47

Gubernur: SAKIP Perlu Konsisten Diterapkan

DENPASAR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr H Irianto Lambrie…

Selasa, 28 Januari 2020 14:43

Fraksi DPRD Ingatkan soal RTRW

TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, menggelar…

Selasa, 28 Januari 2020 14:37

Pastikan Informasi Pasien Corona Hoaks

TARAKAN – Masyarakat Tarakan sempat dibuat resah dengan beredarnya informasi…

Selasa, 28 Januari 2020 14:33

PLBN Skala Prioritas Pemerintah Pusat

TANJUNG SELOR – Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di…

Senin, 27 Januari 2020 17:01

PAD Sektor Pajak Ditarget Rp 71 Miliar

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan menargetkan pendapatan asli daerah…

Senin, 27 Januari 2020 17:00

126 Pendaftar Bersaing Jadi Calon Anggota PPK

TARAKAN – Pendaftaran calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang…

Senin, 27 Januari 2020 16:58

Corona Sudah Terdeteksi di Malaysia

TANJUNG SELOR – Virus Corona menjadi ancaman serius bagi China…

Senin, 27 Januari 2020 16:49

Waspadai Virus Corona, Bandara dan Pelabuhan di Tarakan Dipasang Thermal Scanner

TANJUNG SELOR – Sebagai wilayah perbatasan, Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi…

Senin, 27 Januari 2020 14:39

Dikunjungi Gubernur, Warga Gembira

TARAKAN–Gubernur Kaltara Irianto Lambrie beserta istri, Rita Ratina Irianto yang…

Minggu, 26 Januari 2020 13:11

Speedboat Non Reguler hanya Berlayar Antar Kecamatan

TANJUNG SELOR – Speedboat bermesin 200 PK seharusnya tidak berlayar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers