MANAGED BY:
RABU
16 OKTOBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 15 September 2019 23:07
Makin Tebal karena Asap kiriman

Penerbangan Terganggu, Jarak Pandang Hanya 500 Meter

MAKIN TEBAL: Munculnya kabut asap di wilayah Tanjung Selor, tidak hanya mengganggu penerbangan. Tetapi juga berdampak pada transportasi laut.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Bulungan, Provinsi Kaltara, semakin tebal. Jarak pandang pun terbatas. Berdasarkan pantauan BMKG, jarak pandang mulai pukul 09.00 Wita yakni 500 meter.

Kepala BMKG Bulungan, Muhammad Sulam Khilmi mengakui, kabut asap yang terjadi merupakan kiriman dari wilayah lain. Namun ada juga juga yang bersumber dari titik api di wilayah Bulungan. Dari data terbaru pantauan satelit BMKG dan LAPAN, untuk wilayah Kalimantan Utara terpantau ada 4 titik api di Kabupaten Bulungan.

“Kabut asap ini dampak dari titik api di hari sebelumnya. Titik api yang terdeteksi satelit sebelumnya ada 14 titik, di wilayah Tanjung Palas Timur dan Mangkupadi,” jelas Muhammad Sulam Khilmi, kepada Harian Rakyat Kaltara. “Asap terbawa angin sehingga makin tebal, dan membuat jarak pandang hanya 500 meter," sambungnya.

Munculnya kabut asap ini membuat penerbangan di Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor, terganggu. Tidak ada maskapai yang mendarat di Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor. Padahal, sesuai jadwal penerbangan Sabtu (14/9) kemarin, ada tiga maskapai yang harusnya mendarat di Bandara Tanjung Harapan, yakni Susi Air, Xpress dan Wings Air.

Seyogianya, jarak pandang untuk penerbangan minimum 5 kilometer. Sementara, jarak pandang Sabtu (14/9) kemarin di bawah 1 kilometer. Semua jadwal penerbangan cancel, karena melihat kondisi kabut asap yang hanya memiliki jarak pandang 500 meter," jelas Robby Fajar Suryanegara, Kasubsi Teknik, Operasi, Keamanan dan Pelayanan Darurat Bandara Tanjung Harapa, yang dikonfirmasi terpisah. 

Robby berharap kondisi ini bisa kembali normal agar jadwal penerbangan tidak terganggu. 

Tak hanya berdampak terhadap penerbangan, kabut asap juga berpengaruh bagi kesehatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara pun turun ke jalan membagikan masker kepada masyarakat. Sedikitnya ada 1.000 masker yang dibagikan kepada pengguna jalan. (uno/har)


BACA JUGA

Selasa, 15 Oktober 2019 18:03

IPK Kaltara di Atas Jakarta

JAKARTA - Meski baru berusia 6 tahun, Kaltara sudah mampu…

Selasa, 15 Oktober 2019 17:53

Persaingan Sengit di PAN

TARAKAN – Figur-figur yang telah matang di kancah politik, bersaing…

Selasa, 15 Oktober 2019 17:50

Pemkab Hanya Sanggup Rp 21,5 M

TANJUNG SELOR - Penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) akhirnya…

Selasa, 15 Oktober 2019 17:46

Nikmati Pesona Kebun Teh, Pohon Pinus dan Udara Dingin

Edukasi dan media gathering yang digelar SKK Migas bersama wartawan…

Selasa, 15 Oktober 2019 17:43

LPj Bankeu Parpol Disorot

TANJUNG SELOR – Laporan pertanggungjawaban (LPj) bantuan keuangan yang disampaikan…

Senin, 14 Oktober 2019 17:20

Pengangguran di Bawah 6 Persen, Konstruksi Paling Banyak Serap Tenaga Kerja

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengatakan, penyerapan tenaga…

Senin, 14 Oktober 2019 17:18

Kejati Tunggu Kepastian Lahan

TANJUNG SELOR – Pembangunan kantor kejaksaan tinggi di Tanjung Selor,…

Senin, 14 Oktober 2019 17:14

Harus Utamakan Verifikasi Agar Tak Terjebak Hoaks

Sebanyak 46 awak media berkumpul di Makassar, Sulsel, 8-9 Oktober…

Senin, 14 Oktober 2019 17:11

DUH LAMANYA BAH...!! PLTMG Itu Ternyata Molor Lagi

TANJUNG SELOR - Uji coba pembebanan pembangkit listrik tenaga mesin…

Minggu, 13 Oktober 2019 18:38

Sudah Ditunggu Pengesahan APBD 2020

TANJUNG SELOR - Pimpinan definitif DPRD Kaltara dilantik, Jumat (11/10)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*