MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 20 September 2019 13:53
Mantan Bupati Enrekang Maju di Pilgub Kaltara..?? Maju Masih Sebatas Isu
Ilustrasi

PROKAL.CO, class="p1">TARAKAN – Munculnya figur-figur dari luar Kalimantan Utara untuk bertarung di pemilihan umum, tidak hanya saat pemilihan anggota legislative, beberapa waktu lalu. Di Pilgub Kaltara pada 2020 mendatang, nama mantan Bupati Enrekang, La Tinro La Tunrung pun disebut-sebut akan meramaikan pesta demokrasi di provinsi ke-34 ini.

Prediksi itu muncul setelah baliho La Tinro La Tunrung terpampang di kawasan Ladang. Di salah satu grup WhatsApp, juga disebut-sebut bahwa La Tinro La Tunrung akan meramaikan Pilgub Kaltara.

“Ya, sudah ada sih yang dibahas-bahas di grup-lah,” ujar Wakil Ketua IV Himpunan Keluarga Massenrempulu Tarakan Habusan Nur saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon..

Namun, sepengetahuan Habusan Nur, sejauh ini belum terlontar komentar dari pengurus Himpunan Keluarga Massenrempulu Tarakan di grup tersebut untuk menyatakan dukungan kepada La Tinro La Tunrung, karena belum ada kepastian ikut bertarung. Pengurus Himpunan Keluarga Massenrempulu Tarakan pun, diakuinya belum pernah diajak bersilaturahmi.

“Karena beliau juga belum pasti. Beliau itu kan terpilih jadi anggota DPR,” ujarnya.

Menurutnya, La Tinro La Tunrung dikenal di Tarakan, terutama di kalangan warga Sulawesi Selatan. Selain karena mantan Bupati Enrekang, La Tinro La Tunrung pun punya usaha penukaran uang asing di Tarakan.

Informasi yang diperoleh awak media ini dari berbagai sumber, La Tinro La Tunrung terpilih menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) 3 Sulawesi Selatan. Ia merupakan salah satu kader Gerindra.

Ketua DPD Gerindra Kalimantan Utara Ibnu Saud yang dikonfirmasi, membenarkan La Tinro La Tunrung kader Gerindra. Namun, terkait kabar akan maju di Pilkada Kaltara, Ibnu Saud tidak mengetahui informasi tersebut.

“Saya belum tahu apakah beliau mau maju di Kaltara atau tidak. Tapi bahwa saya tahu beliau itu kader Gerindra, saya tahu,” ujarnya.

Ibnu Saud sendiri mengaku biasa berkomunikasi dengan La Tinro La Tunrung ketika hadir dalam pertemuan nasional Gerindra. Karena yang bersangkungan pernah menjabat Ketua DPD Gerindra Sulawesi Selatan. Namun, belum pernah diajak bicara serius tentang pilkada di Kaltara.

Meski demikian, Ibnu Saud menyatakan partainya terbuka bagi siapa pun, termasuk rekan separtainya tersebut. Hanya saja, pihaknya masih menunggu terbentuknya struktur desk pilkada untuk membuka penjaringan calon kepala daerah. Saat ini baru ditunjuk satu orang sebagai penanggung jawab. Nantinya ditindaklanjuti dengan pembentukan struktur. 

Jika struktur desk pilkada sudah terbentuk, ia memperkirakan seminggu setelahnya dibuka penjaringan. Partainya membuka diri bagi siapa pun yang ingin mendaftar di Gerindra.

Disinggung mekanisme penetapan bakal calon yang akan diusung, Ibnu Saud menuturkan banyak faktor yang menjadi penilaian. Seperti elektabilitas dan popularitas figur melalui survei yang dilakukan nantinya.

Namun, survei bukan yang paling penting. Tanpa didukung visi dan program yang jelas, juga tidak bisa dipilih. Karena pihaknya ingin mencari pemimpin, bukan mencari orang yang dikenal. Selain itu, moral calon pemimpin juga menjadi penilaian. 

Adapun figur yang melobi langsung ke pusat tanpa melalui mekanisme penjaringan, Ibnu Saud tidak mempersoalkan. Namun, pengalaman yang dirasakannya, figur yang diusung Gerindra selalu melalui proses mekanisme di daerah. 

Meskipun belum dibuka penjaringan, Ibnu Saud mengaku sudah ada figur yang melakukan komunikasi secarai lisan dengan pengurus partai. Termasuk Jusuf Serang Kasim, serta kepala daerah petahanan Irianto Lambrie. 

“Saya rasa kalau soal berkomunikasi, semua pihak ini sudah berkomunikasi. Pak Jusuf SK itu komunikasinya dengan pengurus yang ibaratnya dengan memang dekat sama dia di Partai Gerindra. Lalu, misalnya, Pak Gubernur. Saya rasa ada juga komunikasi mungkin dengan Pak Amir Saroyan atau dengan Pak Ahmad Al Jufri, kan komunikasi semua. Tapi secara formal belum ada. Termasuk Pak Wagub (Udin Hianggio),” ungkapnya. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Kamis, 24 Oktober 2019 12:20

Jaringan Listrik Tak Kunjung Diserahkan

TANJUNG SELOR – Suplai listrik dari PLN yang sejak lama…

Rabu, 23 Oktober 2019 14:18

Pemprov Optimalkan Pengelolaan Aset

TANJUNG SELOR - Optimalisasi pengelolaan aset menjadi perhatian serius Pemprov…

Rabu, 23 Oktober 2019 14:14

Wakil Kaltara Juara Lomba Sekolah Sehat Nasional

TANJUNG SELOR – Dunia pendidikan di Kalimantan Utara kembali meraih…

Rabu, 23 Oktober 2019 14:11

MASALAH MELULU..!! Komponen Rusak, Operasi PLTMG Tertunda

TANJUNG SELOR – Beroperasinya pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG)…

Rabu, 23 Oktober 2019 13:58

HET Elpiji 3 Kg Dicuekin, Harganya Makin Tak Terkendali

TARAKAN – Warga Tarakan yang belum tersambung jaringan gas rumah…

Rabu, 23 Oktober 2019 13:56

Protes Taksi Online, Sopir Taksi Konvensional Kembali Beraksi

TARAKAN – Sopir taksi konvensional kembali beraksi. Mereka mendatangi Kantor…

Selasa, 22 Oktober 2019 17:45

Rp 1 Miliar PBBKB Diselamatkan

TANJUNG SELOR – Perusahaan “nakal” yang melakukan pungutan pajak bahan…

Selasa, 22 Oktober 2019 17:43

Bawa Narkoba ke THM

TANJUNG SELOR - Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) yang dilaksanakan Polsek…

Selasa, 22 Oktober 2019 17:41

UMK di Tarakan Diperkirakan Tertinggi di Kalimantan

KENAIKAN upah minimum provinsi (UMP) pada tahun depan, sesuai penetapan…

Selasa, 22 Oktober 2019 17:15

Kaltara Terima Formasi CPNS, Kuotanya Berapa?

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara telah resmi menerima formasi CPNS…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*