MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 23 September 2019 19:17
Finis di Peringkat 15, Siswi Sebatik Sumbang 1 Emas

Dari Keikutsertaan Kontingen Kaltara di KSM ke-VIII 2019

PRESTASI: Nur Cahaya mempersembahkan medali emas untuk Kalimantan Utara di KSM ke-VIII 2019.

PROKAL.CO,

Kontingen Kalimantan Utara pulang dengan tersenyum, setelah berhasil meraih prestasi di ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) ke-VIII di Manado, Sulawesi Utara.

 

MUHAMMAD RAJAB, Tarakan 

 

AJANG yang mempertemukan para peserta didik madrasah seluruh Indonesia, kontingen Kalimantan Utara menutup keikutsertaannya dengan finis pada peringkat 15 dari 34 provinsi yang ambil bagian, sekaligus memperbaiki peringkat dari tahun lalu yang berada di urutan 19.

Kontingen Kaltara menurunkan 11 peserta di tingkat MI, MTs dan MA, berdasarkan hasil seleksi berjenjang hingga tingkat provinsi, beberapa waktu lalu.   

Raihan tersebut tidak prestasi yang dicapai Nur Cahaya. Siswi kelas VI Madrasah Ibtidaiyah (MI) As’adiyah Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, itu berhasil menyumbang 1 medali emas pada mata lomba matematika terintegrasi.

Pencapaian prestasi tersebut disyukuri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Utara Suriansyah. Selain memperbaiki peringkat dari tahun lalu, peringkat kontingen Kalimantan Utara lebih baik dibanding saudara tuanya di Kalimantan.  

“Pada intinya saya sebagai kanwil sangat terharu,” ujar Suriansyah, Minggu (22/9). 

Tidak hanya itu, prestasi tersebut mengangkat citra sekolah madrasah di mata masyarakat. Sehingga madrasah semakin bermartabat dengan siswa dan mentor yang baik. Madrasah tidak hanya mampu dalam bidang keagamaan, tapi juga pandai dalam bidang sains. 

Namun, ia mengharapkan prestasi tersebut tidak membuat semua pihak langsung berpuas diri, melainkan terus mengasah kecerdasan keterampilan anak didiknya.

Pihaknya juga akan terus berupaya mempersiapkan siswa yang akan mengikuti ajang serupa di masa mendatang dengan melakukan pembenahan terhadap sistem pembinaan terutama di tingkat provinsi. Di antaranya memodifikasi skema pembinaan yang terstruktur dan lebih kompetitif.

Khusus kepada Nur Cahaya, prestasi yang dicapainya diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa madrasah lainnya di Kaltara untuk berbuat yang sama.

Sementara, bagi mentornya, Suriansyah mengharapkan terus fokus membimbing anak didiknya, tidak hanya pada saat akan mengikuti lomba. Dengan demikian, ke depan tetap ada siswa yang mampu membawa nama baik madrasah. 

Kantor Kementerian Agama Kaltara berupaya untuk memberikan reward bagi siswa berpretasi. Menurut Suriansyah, pihaknya akan mengusulkan bonus ke Pemkot Kaltara. 

“Ini kita coba bicarakan, dan karena ini nasional, maka kita akan usulkan ke pemerintah provinsi, karena juga mengharapkan nama Kaltara,” ujarnya.  (*/fen) 


BACA JUGA

Kamis, 19 November 2015 18:03

Penghitungan Suara Gunakan Sistem Online

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers