MANAGED BY:
JUMAT
22 NOVEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Senin, 23 September 2019 19:34
BAHAYA JUGA..!! Ada 28 Perusahaan Hasilkan 1,9 Juta Ton Limbah B3
Ilustrasi

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR - Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dihasilkan perusahaan di Kaltara mencapai 1,9 juta ton. Data tersebut dari 28 perusahaan yang diperoleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltara pada semester I tahun ini.

Total perusahaan, terbagi untuk kategori IUP HHK-HA/HPA,HT/HTI dan perkebunan ada 14 perusahaan. Lalu, kategori pertambangan dan migas sebanyak 11 perusahaan, serta kategori jasa ada 3 perusahaan. 

“Setiap tiga bulan sekali jumlah B3 yang dihasilkan fluktuatif," ujar Hamsi, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas DLH Kaltara. Laporan yang masuk, ujar dia, sepanjang tahun ini dengan skema online menunjukkan tidak ada perusahaan yang lalai dalam mengelola limbah B3. Namun, untuk memastikan tidak ada perusahaan yang membandel, pihaknya juga rutin melakukan pengawasan ke lapangan.

"Kami sudah verifikasi data yang masuk dan langsung disampaikan ke pusat. Kami pun memantau dari neraca jumlah limbah B3 dihasilkan dan skema tata kelolanya," ujarnya. 

Regulasi mengenai tata kelola limbah B3, kata dia, sudah diatur dalam undang-undang. Sehingga, jika ada perusahaan yang melanggar akan ditindak sesuai aturan. Menurutnya, penanganan limbah B3 harus sesuai UU Nomor 32 Tahun 2009 dan PP 101 Tahun 2014. 

"Jika mereka tidak melakukan, sanksi sampai penutupan dan denda. Kami selalu meminta agar komitmen tentang limbah B3 harus selalu dipegang. Apalagi itu juga menjadi bagian ketika mengurus amdal," jelasnya. 

Dia juga menegaskan pihaknya memberi perhatian khusus dalam penanganan limbah B3. Karena jangan sampai ada perusahaan tidak mematuhi aturan. Seperti penimbunan ilegal dan pembuatan pipa siluman yang disambungkan ke aliran sungai.

"Tapi untuk di Kaltara paling banyak menggunakan pihak ketiga yang membawanya ke pabrik pengolah limbah B3 di daerah lain," ujarnya. 

Dia juga mengatakan, seyogianya perusahaan harus bisa mengurangi atau mengganti bahan baku limbah B3. Ketentuan tersebut sesuai dengan hierarki pengelolaan limbah B3 harus mengutamakan proses pengurangan dan pemanfaatan. Dan, dirinya pun mengingatkan adanya kewajiban bagi penghasil limbah B3 untuk melaporkan secara tertulis dan berkala mengenai pengurangan limbah B3. (uno/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 02 November 2019 20:44

Tunggu Aturan Resmi

RENCANA pemerintah pusat memangkas jabatan eselon III dan IV, sejauh…

Jumat, 25 Oktober 2019 18:55

Bantah Ada Pegawai KUPP Kena OTT

TANJUNG SELOR – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli)…

Minggu, 20 Oktober 2019 17:15

Randis Parkir Sembarangan Bakal Ditindak

TANJUNG SELOR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kaltara…

Minggu, 20 Oktober 2019 17:09

Laboratorium Pengujian Tanah Masih Diusulkan

TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sampai saat ini…

Sabtu, 19 Oktober 2019 15:12

Expo Dikeluhkan Pedagang Pujasera

TANJUNG SELOR – Kegiatan expo yang rutin digelar di Lapangan…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:45

Hanya Bisa Dipakai Sekali Isi BBM

TANJUNG SELOR - Untuk mengurai antrean panjang yang terjadi selama…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:43

Warga Kesulitan Air Bersih

TANJUNG SELOR – Ratusan warga di Desa Ruhui Rahayu, Kecamatan…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:31

Tolak Demo Anarkis

TANJUNG SELOR – Penolakan terhadap demontrasi anarkis, terorisme dan paham…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:30

Tersangka Video Mesum Bertambah

TANJUNG SELOR - Polisi menetapkan tersangka baru dalam kasus penyebaran…

Kamis, 17 Oktober 2019 18:45

Buka Lapangan Kerja

TANJUNG SELOR – Wakil Ketua DPRD Kaltara Andi Muhammad Akbar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*