MANAGED BY:
KAMIS
20 FEBRUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 08 Oktober 2019 15:49
Rencana Limpahkan ke Polda

Kasus Dugaan Mark Up Pembebasan Lahan

Ilustrasi

PROKAL.CO,

TARAKAN – Kasus dugaan mark up atau penggelembungan anggaran pembebasan lahan yang melibatkan mantan wakil wali kota Tarakan, akan diserahkan Polres Tarakan kepada Direktorat Kriminal Khusus Polda Kaltara.

Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan mengatakan, setelah dilakukan gelar perkara dengan Polda Kaltara, beberapa waktu lalu, dugaan tindak pidana korupsi tersebut direncanakan akan dialihkan, karena mantan wakil wali kota tersebut saat ini duduk di DPRD Kaltara.

“Kan levelnya sudah beda. Beda halnya kalau beliau masih di tingkat kota. Tapi ini masih wacana,” ujar Yudhistira, Senin (7/10).

Saat ini, pihaknya masih menunggu secara resmi perintah pengalihan tersebut. Jika disetujui, tinggal melakukan pelimpahan berkas perkara. “Kami sambil menunggu surat resmi dari Polda Kaltara. Tapi pemeriksaan saksi yang lain masih dilakukan,” katanya.

Untuk diketahui, dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tersebut, sudah ditetapkan tiga tersangka. Yakni, mantan wakil wali kota, seorang berinisial HY, dan tim penilai atau appraisal lahan berinisial SD. 

Setelah menetapkan tersangka, sebelumnya Ditrektorat Polda Kaltara memberikan beberapa rekomendasi. Di antaranya meminta hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk pengadaan lahan di Kelurahan Karang Rejo. 

Dari BPK menyampaikan terhadap objek tersebut tidak dilakukan audit khusus dari uji petik audit tahunan. Untuk proses pengadaan lahan di Kelurahan Karang Rejo tidak termasuk dilakukan audit sehingga tidak bisa dikatakan ada temuan atau tidak.

Meski tidak ada temuan, penyidik tetap akan menggunakan bukti dugaan mark up pembebasan lahan dari audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Hasil perhitungan BPKP diduga kerugian negara capai Rp 500 juta. (*/sas/fen)


BACA JUGA

Rabu, 19 Februari 2020 12:13

Oknum Pengetap Tendang Personel Satpol PP

TARAKAN– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tarakan mengamankan pengemudi mobil…

Rabu, 19 Februari 2020 12:09

PPK Wajib Bebas Narkoba

TARAKAN – Tes urine dilakukan terhadap 20 calon anggota Panitia…

Rabu, 19 Februari 2020 12:07

Penataan Kawasan Jadi Solusi

TARAKAN – Awal 2020 menyisakan duka bagi Tarakan. Kurun waktu…

Rabu, 19 Februari 2020 12:03

Pembangunan Kejati, Tunggu Keputusan Resmi Pemerintah Pusat

PEMBENTUKAN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Utara belum terealisasi hingga saat…

Rabu, 19 Februari 2020 12:00

Pegawai Bidang Transportasi Darat Minim

TARAKAN – Kebutuhan pegawai di sejumlah kabupaten dan kota di…

Rabu, 19 Februari 2020 11:59

MASIH KURANG..!! Tes CPNS Hanya Terisi Satu Dokter Spesialis

TANJUNG SELOR – Perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) lingkup…

Selasa, 18 Februari 2020 16:20

Isu Perbatasan Harus Masuk RKPD

TANJUNG SELOR - Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2021 di…

Selasa, 18 Februari 2020 16:07

Pelayanan Dibuat Satu Atap di Mal Pelayanan Publik

TARAKAN – Kota Tarakan akan memiliki mal baru. Namun, bukan…

Selasa, 18 Februari 2020 16:05

Hanya Temukan Pelanggaran Administrasi

TARAKAN – Inspektorat telah menyelesaikan pemeriksaan kasus dugaan pungutan liar…

Selasa, 18 Februari 2020 15:14

KAPOK..!! Tangki-Tangki Modifikasi Pengetap Dimusnahkan

TANJUNG SELOR - Kepolisian Resor (Polres) Bulungan, musnahkan tangki modifikasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers