MANAGED BY:
RABU
16 OKTOBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Rabu, 09 Oktober 2019 17:15
Pasien Rujukan Dibantu Biaya Akomodasi

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara membantu biaya akomodasi dan transportasi kepada pasien kurang mampu yang mendapatkan rujukan untuk dirawat di rumah sakit di luar Kaltara.

 

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengatakan, untuk program ini Pemprov melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk menanggung akomodasi dan transportasi pengobatan perawatan bagi masyarakat kurang mampu. 

 

Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltara Nomor 42 Tahun 2017 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Akomodasi dan Transportasi Pengobatan bagi Masyarakat Kurang Mampu/Miskin.

 

Melalui pergub itu, kata Gubernur, memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh warga untuk mendapatkan hak sehat dan meringankan beban warga kurang mampu. “Biaya pengobatan telah ditanggung BPJS yang pembayaran preminya juga telah kita bayarkan. Kemudian biaya transportasi dan akomodasi juga kita bantu,” ujarnya, kemarin.

 

Dalam membantu masyarakat miskin yang melakukan pengobatan di luar daerah, berdasarkan surat rujukan yang dikeluarkan RSUD Tarakan. Sehingga, pembiayaan yang ditanggung ialah mulai dari Tarakan yang dirujuk keluar daerah hingga kembali ke Tarakan. Sedangkan untuk pembiayaan dari daerah asal menuju Tarakan, Pemprov akan bersurat ke pemerintah kabupaten/kota setempat untuk ikut membantu pembiayaan akomodasinya. 

 

“Bantuan akomodasi yang diberikan mulai dari tiket pesawat, uang harian maksimal 10 hari dengan besaran Rp 300 ribu per hari, dan uang penginapan maksimal 9 malam yang besarannya Rp 350 ribu per hari untuk 2 orang yang terdiri dari pasien dan pendampingnya,” ujarnya.

 

Program ini telah berjalan sekitar setahun. Realisasinya pada 2018 terdapat 7 orang yang mengikuti program ini. Untuk tahun ini, ada 15 orang pengusul, 2 pengusul sudah dalam proses pencairan. 

 

“Program ini juga diawasi sehingga harus tertib administrasi. Karena itu, sebelum mendapatkan rujukan dari RSUD yang dikelola Pemprov, peserta yang masuk ke dalam program tersebut, diharapkan dapat menggunakan dana pribadi lebih dahulu. Atau bahkan boleh meminjam dari lembaga-lembaga sosial,” jelasnya.

 

“Kegiatan ini dianggarkan melalui bantuan sosial tidak terencana, dengan catatan sepanjang dananya masih tersedia. Kita harapkan bantuan ini dapat berguna bagi warga kurang mampu, utamanya yang mengalami kesulitan untuk biaya transportasi dan akomodasi selama berobat di luar daerah,” sambung Gubernur.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kaltara Usman mengatakan, meski dikelola oleh Biro Kesra, dalam pelaksanaan teknis juga ada keterlibatan pihaknya. Ada beberapa kriteria dalam pemberian bantuan itu. Yakni, surat permohonan bantuan dana yang ditujukan kepada Gubernur Kaltara Cq. Biro Kesra, fotokopi kepesertaan program bantuan pemerintah pusat atau daerah yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, fotokopi KTP kabupaten/kota dalam wilayah Kaltara atas nama pasien dan pendamping pasien yang masih berlaku, fotokopi kartu keluarga pasien dan pendamping, fotokopi surat rujukan yang dikeluarkan oleh RSUD Tarakan.

 

Syarat lainnya yaitu fotokopi rekening bank atas nama pasien atau pendamping pasien, surat keterangan dari BPJS Kesehatan kabupaten/kota dalam wilayah Kaltara yang menerangkan tidak menanggung biaya akomodasi berobat, surat keterangan atau rekomendasi dari pemerintah kabupaten/kota yang menerangkan tidak menanggung biaya akomodasi berobat, menandatangani fakta integritas di atas surat bermaterai cukup, dan menandatangani format rencana penggunaan dana bantuan akomodasi dan transportasi bagi masyarakat kurang mampu. 

 

“Untuk biaya pengobatan, misalkan, tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan, bagi warga kurang mampu akan kita bantu juga. Yang penting syaratnya dipenuhi, utamanya bukti bahwa orang itu benar-benar tidak mampu,” ujar Usman. 

 

Untuk program bantuan biaya pengobatan ini, tambahnya, Dinas Kesehatan mengalokasikan anggaran Rp 1 miliar. (humas)


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 18:16

Pemprov dan PKK Beri Pembekalan

TANJUNG SELOR – Pengolahan bahan sisa konveksi (kain perca) untuk…

Rabu, 16 Oktober 2019 18:15

Pajak Daerah Meningkat 7 Persen

TANJUNG SELOR – Pembiayaan pembangunan, utamanya di Kaltara cukup mengandalkan…

Rabu, 16 Oktober 2019 18:13

PLTA Kayan Disiapkan untuk Pasok Listrik IKN

JAKARTA - Difasilitasi Kepala Staf Presiden, Jenderal (Purn) TNI Moeldoko,…

Rabu, 16 Oktober 2019 18:12

Ajak Masyarakat Bulungan Terus Berprestasi

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengajak seluruh masyarakat…

Selasa, 15 Oktober 2019 18:44

ASN Rentan Mengidap PTM, Apa Itu...

TANJUNG SELOR – Dalam rangka memantau faktor risiko penyakit tidak…

Selasa, 15 Oktober 2019 18:42

Tingkatkan Minat Baca lewat iKALTARA

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus berusaha menumbuhkan…

Selasa, 15 Oktober 2019 18:41

Hadiri HUT Bankaltimtara, Gubernur Beri Masukan

JAKARTA - Secara tak terencana, Gubernur Kalimantan Utara Dr H…

Senin, 14 Oktober 2019 17:56

Tingkatkan Keterampilan Membaca Siswa

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara intens meningkatkan kualitas sumber daya…

Senin, 14 Oktober 2019 17:53

Bulungan dan Nunukan Diharapkan Terus Berbenah

TANJUNG SELOR – Kabupaten Bulungan merayakan hari jadi ke-59, begitupula…

Senin, 14 Oktober 2019 17:52

Pembangunan Guest House Pemprov di Tarakan Capai 29,78 Persen

TARAKAN – Pembangunan guest house perwakilan Tarakan telah mencapai 29,78…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*