MANAGED BY:
JUMAT
24 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PARLEMENTARIA

Kamis, 10 Oktober 2019 16:58
Fokus Pendidikan dan Kesehatan
Norhayati Andris

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara telah menerima surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hasil evaluasi APBD 2020. Bahkan saat ini sedang dilakukan pembahasan fraksi-fraksi.

 

Ketua Sementara DPRD Kaltara Norhayati Andris mengungkapkan, pihaknya tetap melakukan pembahasan APBD 2020 meskipun belum dibentuk badan anggaran (Banggar).

 

"Sekarang di DPRD belum ada alat kelengkapan dewan, sedangkan surat dari Kemendagri harus segera dibahas. Jadi diserahkan ke fraksi dulu untuk dibahas bersama sehingga jika ada masukan, nanti kita akan bertemu dengan ketua fraksi untuk memberikan hasil dan saran dari masing-masing fraksi,” ungkapnya, Rabu (9/10).

 

Dalam waktu dekat, lanjut dia, seluruh anggota DPRD Kaltara akan berkumpul untuk membahas lebih lanjut rancangan program untuk APBD 2020. Bukan hanya pimpinan dan anggota DPRD saja, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) juga ikut membahasnya.

 

“Wajar saja teman-teman mau tahu, karena ini akan menjadi tanggung jawab bersama nantinya. Sehingga, kami bersama TAPD akan membahas kesesuaian antara program yang direncanakan dengan anggaran,” ujarnya.

 

Ia juga mengakui pembahasan yang dilakukan fraksi di dewan cukup menyita waktu. Sebab banyak yang menjadi evaluasi dari kemendagri. “Pembahasan kami cukup sulit dan alot, syukur sekarang sudah menemukan titik temu,” kata dia.

 

Ia menjelaskan, beberapa hal yang dibahas oleh dewan di antaranya adalah persoalan pendidikan dan kesehatan. Diketahui pos anggaran untuk pendidikan dan kesehatan sebesar 20 persen. Oleh sebab itu, pihaknya akan fokus terhadap alokasi anggaran di 2020 dimana memperhatikan pelayanan kesehatan dan pendidikan. 

 

 “Kita masih akan melanjutkan pembahasan ini. Kita akan lihat apakah semua yang sudah disusun sesuai dengan visi misi dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Kita juga mau lihat seperti dana untuk kesehatan atau pendidikan apakah sudah sesuai,” jelasnya.

 

DPRD sebagai pengawas, lanjutnya, dalam penganggaran tidak boleh asal-asalan dalam melakukan fungsi tugasnya. “Jika anggaran seperti kesehatan dan pendidikan tidak sesuai, nanti kita rekomendasikan,” ujarnya. (*/fai/fen)


BACA JUGA

Selasa, 31 Desember 2019 12:42

Tindak Lanjuti Perda yang Disahkan

TANJUNG SELOR – Di penghujung tahun 2019, enam rancangan peraturan…

Selasa, 15 Oktober 2019 19:07

Berharap Uji Coba PLTMG Segera Rampung

TANJUNG SELOR - Beberapa hari belakangan ini, wilayah Bulungan sering…

Selasa, 15 Oktober 2019 18:46

Minta Pemda Beri Peringatan

TANJUNG SELOR – Anggota DPRD Bulungan, Imam Bukori meminta kepada…

Senin, 14 Oktober 2019 17:59

Apresiasi Rencana Bangun Embung

TANJUNG SELOR - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi…

Senin, 14 Oktober 2019 17:58

Upaya Lestarikan Budaya

TANJUNG SELOR - Pawai budaya untuk memeriahkan hari jadi Tanjung…

Jumat, 11 Oktober 2019 20:13

Pembagian Lapak Harus Adil

TANJUNG SELOR - Lapak jualan baru yang dibangun di kawasan…

Jumat, 11 Oktober 2019 20:12

Hari Jadi Momen Intropeksi dan Evaluasi

TANJUNG SELOR - Tepat 10 Oktober diperingati sebagai Hari Jadi…

Kamis, 10 Oktober 2019 16:58

Fokus Pendidikan dan Kesehatan

TANJUNG SELOR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara telah menerima…

Senin, 07 Oktober 2019 19:01

Berharap Dukungan Jalankan Amanah

TANJUNG SELOR - Unsur pimpinan DPRD Bulungan masa jabatan 2019-2024…

Senin, 07 Oktober 2019 19:00

Lagi, Dewan Ingatkan Perbaikan Drainase

TANJUNG SELOR - Kondisi drainase di wilayah Tanjung Selor masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers