MANAGED BY:
MINGGU
31 MEI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Jumat, 11 Oktober 2019 19:40
Pemerintah Tawarkan 2 Skema

Untuk Perumahan di Kawasan KBM

KOTA BARU: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat mendampingi Menteri BUMN Rini Soemarno, belum lama ini.

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Sebagai implementasi Instruksi Presiden (Inpres) 9/ 2018, percepatan realisasi pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor terus digenjot. 

 

Salah satunya terkait penyediaan perumahan di KBM Tanjung Selor. Untuk ini, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menawarkan dua skema pembangunan. 

 

Demikian terungkap saat digelar Focus Group Discussion (FGD), sebagai bagian penting dari percepatan action plan Inpres 9/2018 tentang Percepatan Pembangunan KBM di Tanjung Selor, beberapa waktu lalu.

 

FGD yang dilaksanakan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara, itu turut dihadiri perwakilan dari Direktorat Rumah Umum dan Komersial Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyediaan Perumahan dan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR RI.

 

Dikatakan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, pada FGD tersebut diinformasikan bahwa Kementerian PUPR telah menyusun rencana teknis penyedaian perumahan umum dan komersial untuk mendukung pengembangan KBM Tanjung Selor. “Tentunya, Pemprov Kaltara menyambut baik rencana tersebut,” kata Irianto.

 

Terkait rencana tersebut, Pemprov Kaltara sendiri telah melakukan pembebasan lahan untuk pengembangan KBM Tanjung Selor. Dari data DPUPR-Perkim Kaltara, total luasan lahan yang sudah dibebaskan mencapai 590,26 hektare. Sementara untuk tahun ini, tengah berproses pembebasan lahan seluas 173,55 hektare. 

 

“Pembebasan lahan dilakukan sesuai metode kerja, dan berdasarkan aturan yang berlaku,” tutur Gubernur.

 

Disampaikan pula bahwa ada 5 hal yang menjadi fokus FGD. Pertama, sinkronisasi dokumen perencanaan baik dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) baik produk dari BPIW maupun dari Dirjen Perumahan. 

 

“Terkait dengan alokasi anggaran, KBM bisa difaslitasi pembangunannya menggunakan APBN maupun anggaran lainnya. Selain itu, segala perizinan akan dipermudah oleh Ditjen yang berwenang,” ujarnya.

 

Lalu, perencanaan sarana dan prasarana perkotaan dan air bersih yang akan ditangani BPIW. “Untuk monitoring dan evaluasi serta pelaporan progres pembangunan KBM akan disampaikan kepada Presiden,” tambahnya.

 

Sementara itu, Direktur Rumah Umum dan Komersial Mohammad Yusuf Hariagung melalui Kepala Sub Direktorat Fasilitasi Penyediaan Lahan Perumahan Direktorat Rumah Umum dan Komersial Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Arbai menjelaskan, untuk penyediaan perumahan umum dan komersial di KBM Tanjung Selor, saat ini tim ahli dari Direktorat Rumah Umum dan Komersial tengah melakukan perencanaan. 

 

“Tim sedang melakukan pengukuran langsung pada lahan KBM Tanjung Selor yang rencananya dijadikan kawasan perumahan dan permukiman. Setelah dokumen perencanaan lengkap, nanti kami dorong untuk pelaksanaannya dengan melibatkan pihak pengembang,” ungkap Arbai.

 

Terkait penyediaan perumahan, ada 2 skema yang ditawarkan Direktorat Rumah Umum dan Komersial. Pertama, skema moderat yang mempertimbangkan daya tampung maksimal perumahan berdasarkan pertumbuhan dan proyeksi penduduk alami. Pada skema ini, diprediksi pada 2035 jumlah penduduk di Tanjung Selor, Bulungan bakal mencapai 96.853 jiwa. 

 

Untuk itu, kebutuhan rumah bakal mencapai 24.213 atau ada tambahan kebutuhan rumah sebanyak 14.394 unit. Kedua, skema optimis yang mempertimbangkan daya tampung maksimal perumahan berdasarkan klarifikasi perkotaan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tanjung Selor yang ditetapkan sebagai kota sedang. 

 

“Sesuai arahan klasifikasi kota sedang, minimal mencapai 400 ribu jiwa. Sementara, daya tampung maksimal pada kota sedang bisa mencapai 455.592 jiwa. Untuk itu, diperkirakan kebutuhan penyediaan rumah mencapai 104.079 unit bagi ASN dan umum,” ujarnya. (humas)


BACA JUGA

Kamis, 28 Mei 2020 19:36

Pemprov Kaltara Wacanakan Pasar Ternak

TANJUNG SELOR – Pembentukan pasar ternak dengan memprioritaskan hewan ternak…

Kamis, 28 Mei 2020 19:34

Uji Spesimen Mandiri Dipastikan Awal Juni

TANJUNG SELOR – Pemeriksaaan sampel spesimen Covid-19 secara mandiri oleh…

Kamis, 28 Mei 2020 19:32

Gubernur Pastikan akan Pilah Rekomendasi DPRD

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr H Irianto…

Kamis, 28 Mei 2020 19:31

7 Tahun Provinsi Kaltara dengan Capaian yang Telah Diraih (25)

Pemenuhan listrik di Kaltara difokuskan layanan akses ke masyarakat pedesaan…

Rabu, 27 Mei 2020 15:48

Pemerintah Plot Kaltara Siap Jalani New Normal

TANJUNG SELOR - Pemerintah terus merumuskan protokol masyarakat produktif dan…

Rabu, 27 Mei 2020 15:47

Pembangunan Pelabuhan Bunyu Terus Berproses

TANJUNG SELOR – Selain membangun Pelabuhan Pesawan di Tanjung Selor,…

Rabu, 27 Mei 2020 15:46

Dishut Bantu Paket Minyak Kayu Putih dan Madu untuk Tenaga Medis

TANJUNG SELOR – Turut berperan dalam penanganan pandemi Coronavirus Disease…

Rabu, 27 Mei 2020 15:44

Pemprov Segera Susun Renaksi Tindaklanjut Temuan BPK

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr H Irianto…

Sabtu, 23 Mei 2020 19:07

QRIS Sistem Pembayaran Baru Era Digital

TARAKAN – Dalam memberlakukan sistem pembayaran, Bank Indonesia (BI) juga…

Kamis, 21 Mei 2020 19:53

Gubernur Apresiasi Pihak yang Bantu APD untuk Para Medis

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers