MANAGED BY:
JUMAT
15 NOVEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 12 Oktober 2019 13:54
HAH KOK BISA..!! Dituntut 20 Tahun, Terdakwa Sabu Malah Divonis Bebas
Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Empat terdakwa kasus dugaan kepemilikan sabu-sabu seberat 480 gram divonis bebas pada persidangan di Pengadilan Negeri Tarakan, Jumat (11/10). Keempat terdakwa yaitu Mohammad Lalid, Nilawati, Andi Shamsir dan Rusdi.

Sebelumnya, jaksa menurut 20 tahun penjara untuk tiga terdakwa dan terdakwa Nilawati dituntut 10 tahun penjara. Dalam amar putusan yang dibacakan hakim anggota, Herbert Uktolseja, pihaknya berpedoman pada asas praduga tak bersalah. Terlebih misteri siapa yang membawa sabu ke dalam mobil dan ke rumah makan.

“Saksi penggeledahan tidak pernah diperiksa. Lalu beberapa hari kemudian polisi datang dan minta tanda tangan kepada pemilik warung. Keterangan saksi penangkap berbeda,” ujarnya.

Selain kejanggalan tersebut, lanjutnya, ada rangkaian tindak kekerasan di luar prosedur yang dilakukan saksi penangkap. Bukan saja melanggar hukum, tetapi merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Menurut pihaknya, terdakwa diborgol, diikat dan tidak melakukan perlawanan, tetapi ditembak menggunakan pistol. “Majelis hakim menyatakan tidak ada perbuatan terdakwa yang terbukti melanggar. Majelis hakim tidak melihat adanya fakta hukum yang menyentuh perbuatan pidana sesuai dalam dakwaan JPU (jaksa penuntut umum),” bebernya.

Penasihat hukum empat terdakwa, Nunung Tri Sulistyawati menyatakan akan langsung mengeluarkan kliennya dari tahanan. Pasalnya, dalam amar putusan majelis hakim berbunyi membebaskan terdakwa dan memerintahkan terdakwa dikeluarkan dari rumah tahanan setelah putusan dibacakan.

“Karena semua sesuai putusan, harus dikeluarkan,” tegasnya.

Sementara itu, jaksa Hafidz Listyo dan Dinasto menyatakan pihaknya akan banding atas putusan hakim. Karena menurutnya, polisi sudah menemukan barang bukti sabu dan timbangan digital. “Nanti kami sampaikan di memori banding,” ujarnya.

Untuk diketahui, keempat terdakwa ditangkap Tim Opsnal Direktorat Reskoba Polda Kaltara pada 23 Januari lalu, di salah satu rumah makan Jalan Yos Sudarso, Tarakan. Saat hendak dimusnahkan pada 2 Februari lalu, barang butkti sabu tertukar di gudang penyimpanan Polres Bulungan. Setelah dilakukan uji laboratorium, pemeriksaan sabu hanya tersisa 0,24 gram. (*/sas/fen)


BACA JUGA

Kamis, 14 November 2019 16:53

IPK Ikut PPG Minimal 3,0

TANJUNG SELOR – Calon guru yang akan mengikuti pendidikan profesi…

Kamis, 14 November 2019 16:51

Pembatasan demi Keselamatan Penumpang

TARAKAN – Warga yang ingin mengirim barang melalui speedboat di…

Kamis, 14 November 2019 16:50

Dua Pencuri SBW Diciduk

TANJUNG SELOR – Pencuri sarang burung walet (SBW) di Desa…

Senin, 11 November 2019 15:09

Kantor Satpol PP Akan Jadi Polsek

TARAKAN – Polsek Tarakan Tengah yang dulunya bermarkas di Jalan…

Senin, 11 November 2019 14:54

Banyak Betul Masalahnya, Kini Ada Kewajiban PLTMG Harus Bersertifikat

TANJUNG SELOR - Proses uji coba pembebanan pembangkit listrik tenaga…

Senin, 11 November 2019 14:52

Urus Data di Disdukcapil, Permudah Warga dengan Chatting di WA

TARAKAN – Untuk mempermudah pelayanan, Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil…

Senin, 04 November 2019 14:51

Kepergok di Kamar, Ngaku Istirahat

TARAKAN – Sebanyak 8 perempuan yang merupakan pemandu lagu di…

Senin, 04 November 2019 14:48

Butuh Dukungan Alumni

TARAKAN – Peran alumni diharapkan untuk dapat membantu membesarkan Universitas…

Senin, 04 November 2019 14:46

Sikapi Persoalan Jembatan Meranti

TANJUNG SELOR - Pembangunan Jembatan Meranti yang menghubungkan Kelurahan Tanjung…

Senin, 04 November 2019 14:44

Libatkan Perusahaan Bersihkan Eceng Gondok

TANJUNG SELOR - Pembersihan eceng gondok di Sungai Buaya, kembali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*